DETAIL KOLEKSI

Hubungan Antara Kadar Kolesterol Dengan Kejadian Hipertensi Pada Guru Sma


Oleh : Azahrah Purnamaladi

Info Katalog

File Jurnal : 00000000000000098640.pdf

Nomor Panggil : S 734

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Alvina

Subyek : Hypertension;Cholesterol;Blood

Kata Kunci : cholesterol level, hypertension, high school teachers


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_KD_03012044_Halaman-judul.pdf 1507.47
2. 2016_TA_KD_03012044_Bab-1-Pendahuluan.pdf 737.42
3. 2016_TA_KD_03012044_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 1018.66
4. 2016_TA_KD_03012044_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 808.91
5. 2016_TA_KD_03012044_Bab-4-Metode.pdf 843.04
6. 2016_TA_KD_03012044_Bab-5-Hasil.pdf 819.29
7. 2016_TA_KD_03012044_Bab-6-Pembahasan.pdf 811.17
8. 2016_TA_KD_03012044_Bab-7-Kesimpulan.pdf 727.38
9. 2016_TA_KD_03012044_Daftar-pustaka.pdf 868.04
10. 2016_TA_KD_03012044_Lampiran.pdf 1019.6

L LATAR BELAKANG Hipertensi merupakan penyakit dengan multifaktor dengan penyebab kematian nomor tiga setelah stroke dan tuberkulosis, yakni mencapai 6,7% kematian pada semua umur di Indonesia. Secara umum penyebab kejadian hiperetnsi adalah umur, jenis kelamin, perilaku dan aktifitas fisik tingginya kadar kolesterol darah dan diabetes melitus. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kadar kolesterol dengan kejadian hipertensi pada guru. METODE Penelitian ini dilakukan di SMAN 85 Jakarta pada bulan November 2015 menggunakan desain cross-sectional. Sebanyak 46 data primer yang didapatkan dari pengambilan tes kadar kolesterol dan pengukuran tekanan darah berhasil dikumpulkan secara consecutive sampling. Analisis univariat digunakan untuk mencari prevalensi karakteristik sosiodemografi. Analisis bivariat digunakan untuk mencari hubungan antara hubungan kadar kolesterol dengan kejadian hipertensi pada guru. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman dengan nilai sig. >0.05 . HASIL Berdasarkan sosiodemografik, sebagian besar sampel adalah perempuan (65.2%). Responden yang berpartisipasi dalam studi ini lebih banyak memiliki kadar kolesterol yang meningkat (>200mmHg) yaitu sebanyak 26 dari 46 responden (56.5%) dan 20 responden lainnya memiliki kadar kolesterol yang normal (<200mmHg) (43.5%). Dan pada katagori hipertensi dialami oleh 32 dari 46 responden (69.6%) Terdapat korelasi antara kadar kolesterol dengan kejadian hipertensi adalah sedang, signifikan dan searah. KESIMPULAN Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar kolesterol dengan kejadian hipertensi pada guru SMA.

B BACKGROUND Hypertension is a multifactorial disease and currently the third major death cause after stroke and tuberculosis in Indonesia, where the mortality rate reaches 6,7% on all age ranges. Generally, causal factors of hypertension are age, gender, lifestyle, physical activity, cholesterol levels and diabetes mellitus. This study aims to determine the correlation between cholesterol levels and hypertension in teachers. METHOD This study is held in SMAN 85 Jakarta on November 2015 using a cross-sectional design. A sum of 46 primary data of cholesterol levels and blood pressure examination are obtained through consecutive sampling. Univariate analysis is used to determine the sociodemographic characteristics prevalence. Bivariate analysis is used to determine the correlation between cholesterol levels and hypertension in teachers. Spearman test is used for statistical analysis with a significant value of <0.05. RESULTS Based on sociodemographic data, the majority of the samples are women (65,2%). Study respondents with a high cholesterol level (>200 mg/dl) founded are 26 from 46 respondents (56,5%), while 20 respondents have a normal cholesterol level (<200 mg/dl) (43,5%). Hypertension is found in 32 from 46 respondents (69,6%). There is a significant correlation between cholesterol levels and hypertension. CONCLUSION There is a significant correlation between cholesterol levels and hypertension in high school teachers.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?