DETAIL KOLEKSI

Perancangan Sistem Penjadwalan Mesin Dengan Menggunakan Algorithma Tabu Search Untuk Meminimasi Makespan Pada Pembuatan Dies Di Pt. Indomurayama Press And Dies Industries


Oleh : Ayu Astuti

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2005

Pembimbing 1 : Inten Tejasih

Subyek : Machine - Engine scheduling;Industrial engineering

Kata Kunci : PT. Indomurayama Press And Dies Industries, algorithms, system design, time management, scheduling,


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2005_TA_TI_06301021_Halaman-Judul.pdf 9245.96
2. 2005_TA_TI_06301021_Bab-1.pdf 1940.89
3. 2005_TA_TI_06301021_Bab-2.pdf 9027.54
4. 2005_TA_TI_06301021_Bab-3.pdf 2376
5. 2005_TA_TI_06301021_Bab-4.pdf 8675.7
6. 2005_TA_TI_06301021_Bab-5.pdf 80165.98
7. 2005_TA_TI_06301021_Bab-6.pdf 8422.47
8. 2005_TA_TI_06301021_Bab-7.pdf 6696.48
9. 2005_TA_TI_06301021_Bab-8.pdf 8857.77
10. 2005_TA_TI_06301021_Bab-9.pdf 934.38
11. 2005_TA_TI_06301021_Daftar--Pustaka.pdf 735.76
12. 2005_TA_TI_06301021_Lampiran.pdf 39132.22

P PT. Indomurayama Press And Dies Industries merupakan suatu perusahaan yang memproduksi dies dan membuat produk yang sesuai dengan dies yang dibuat. Sistem manufaktur yang digunakan oleh perusahaan adalah sistem make to order dengan sistem produksi jlow shop campuran. Untuk membuat suatu dies terdiri dari beberapa proses yang berbeda, namun operasi yang dikenakan pada tiap proses adalah sama yaitu melewati beberapa stasiun kerja, dimana stasiun kerja ini terdiri dari beberapa mesin paralel yang identik. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah seringnya terjadi penyimpangan dalam penyelesaian pesanan pada waktu yang telah ditentukan. Penyimpangan ini terjadi karena perusahaan belum menerapkan suatu metode yang tepat dalam menjadwalkan mesin-mesin produksinya, sehingga agar dapat menyelesaikan pesanan tepat pada waktu yang telah ditentukan, para karyawan pabrik hams bekerja di luar jam kerja mereka (lembur).Berdasarkan permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut, maka diperlukan suatu model penjadwalan yang sesuai dengan kondisi perusahaan agar dapat diterapkan pada perusahaan, yaitu dengan menggunakan algoritma Tabu Search untuk memperoleh solusi yang optimal atau mendekati optimal dalam meminimasi makespan. Algoritma yang digunakan pada pencarian solusi awal dalam tugas akhir ini adalah algoritma Branch And Bound. Pengujian program terhadap solusi awal dilakukan dengan memasukkan data yang sama dengan data yang ditunjukkan pada buku Introduction To Sequencing And Scheduling (Baker, h. 151). Karena hasil program sama dengan hasil yang ditunjukkan pada buku referensi, maka program dinyatakan valid. Solusi awal yang telah didapatkan ini kemudian dialokasikan ke mesin pada stasiun kerja 1. Setelah dialokasikan, solusi awal ini akan memasuki Algoritma Tabu Search. Algoritma Tabu Search tidak dapat langsung diterapkan pada perusahaan . Oleh karena itu dilak:ukan pengembangan terhadap model penjadwalan yang dibuat agar algoritma ini dapat diterapkan pada perusahaan.Pada stasiun kerja 1proses pencarian solusi dengan swap dan insertion tidak dapat dilakukan pada semua mesin karena adanya perbedaan ukuran material yang dapat diproses pada mesin-mesin tersebut. Sedangkan pada stasiun kerja 2 dan 4 proses pencarian solusi dapat dilakukan pada semua mesin karena tidak ada perbedaan ukuran material yang dapat diproses pada mesin-mesin tersebut. Pada stasiun kerja 3 tidak dilakukan proses pencarian solusi dengan swap dan insertion karena mesin pada stasiun ini hanya berjumlah satu buah untuk kedua proses pada mesin ini, yaitu proses pemanasan dan proses pendinginan.Dalam penelitian ini juga dirancang suatu program dengan model penjadwalan yang dipilih. Program yang dirancang perlu diuji kebenarannya dengan membandingkan hasil output program dengan perhitungan manual terhadap data pesanan yang sama. Karena hasil output program sama dengan hasil perhitungan manual maka program dinyatakan valid.Pesanan yang akan dijadwalkan berupa komponen pembentuk dies yang terdiri dari43 komponen untuk proses machining. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, model penjadwalan yang dirancang ini menghasilkan makespan 5698.64 menit. Hal ini berarti terjadi pengurangan makespan sebesar 1820.71 menit (24.21%) dari penjadwalan yang dilakukan oleh perusahaan saat ini.

P PT. Indomurayama Press And Dies Industries is a company which produce dies and make a product based on dies that have been made before . Manufacture system that have been use by the company is make to order with general flow shop production system. To make a dies consist of some different process, but they use the same operation which are through some work station, that consist of some identic parallel machine.The problem that the company faced is a frequently deviation that happened when finishing some orders at the right time. The problem occurs because the company does not have right method in scheduling their production machines, so in order to finish their job at the right time, the employee have to work overtime.Based the problem that the company faced, it required a schedule model thatappropriate with the company condition, so it can be applied in the company, which is using Tabu Search Algorithm to reach an optimal solution or near optimal in minimizing makespan. The algorithm that used to search the initial solution is Branch And Bound Algorithm. The program testing to initial solution performed by input the same data as shown in Introduction To Sequencing And Scheduling book (Baker, p. 151). Because the result of the program is same with the result that shown on the reference book, it makes the program is clarified as a valid program. These initial solution allocated to machines in work center 1. After the allocation, this initial solution will entered Tabu Search Algorithm. Tahu Search Algorithm can not applied directly in the company . Because of that, an improvement performed to scheduling model that have been made so it can applied to the company.The solution searching process in work center I with swap and insertion can not performed in every machine because there are some different material measurement that can be proceed at each of the machine. Meanwhile, in the work center 2 and 4 the solution searching process can be perform to those machines. The solution searching proce ss with swap and insertion not performed at work center 3, because there is only one machine on this station for both process, which are the heating and cooling process.In this research, a program designed with scheduling model that have beenchoosen. The validity of this program need to be examine with comparing the program result with the manual calculation of the sane order data. Because the program result is same as the manual calculation, then the program is clarified as a valid program .The order that will be scheduled shaped as 43 parts for machining process . Based on the research, designing of the scheduling model produce makespan uo to 5698.64 minutes. This means that are some makespan decrease up to 1820.71 minutes (24.21%) from the scheduling that performed by the company at this time.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?