DETAIL KOLEKSI

Perancangan bangunan komersial dengan fungsi campuran di Kawasan Intermoda, BSD City Tangerang dengan pendekatan eco tech

5.0


Oleh : Tito Gusti Ramadhan

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Hardi Utomo

Pembimbing 2 : Nuzuliar Rahmah

Subyek : Architecture - Commercial building;Architecture - Eco-technology approach

Kata Kunci : eco-tech, perspective, ecosystem, sustainable, environment.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_ARS_052001500107_Halaman-Judul.pdf 1613.17
2. 2019_TA_ARS_052001500107_Bab-1.pdf 1441.31
3. 2019_TA_ARS_052001500107_Bab-2.pdf 5170.85
4. 2019_TA_ARS_052001500107_Bab-3.pdf 2243.23
5. 2019_TA_ARS_052001500107_Bab-4.pdf 4772.7
6. 2019_TA_ARS_052001500107_Bab-5.pdf 5933.65
7. 2019_TA_ARS_052001500107_Daftar-Pustaka.pdf 629.24

M Mixed-use adalah pembangunan dengan fungsi campuran yang berintegrasi, dikelompokkan untuk penggunaan beragam fungsi yang disesuaikan dengan kebutuhan suatu wilayah atau bangunan. Untuk memenuhi kebutuhan seiringnya perkembangan jaman dan global. Mixed-use merupakan solusi dari peningkatan kebutuhan dari suatu masyarakat dan disebabkan terbatasnya lahan yang tersedia. Sebagai pendekatan perancangan yang berusaha menyatukan beragam fungsi dan aktifitas yang berada di bagian suatu kota sehingga terjadi satu struktur yang kompleks dimana semua kegunaan dan fasilitas saling berkaitan dalam kerangka integrasi yang kuat. Salah satu penyebab pemanasan global adalah berkembangnya fenomena bangunan tinggi terutama di kota-kota besar. Dengan membahas konsep arsitektur eco-tech pada perancangan bangunan campuran di kawasan Intermoda, BSD City, Tangerang. Dengan beberapa fungsi campuran pada satu bangunan komersil, hunian, dan kantor. Strategi yang digunakan untuk menghadirkan rancangan bangunan yang rendah emisi dengan penggunaan teknologi yang dapat menjaga keseimbangan alam dan mampu menurunkan emisi karbon pada lingkungan sekitar. Oleh karena itu, bangunan mixed-use merupakan bentuk pengembangan dalam memanfaatkan sumber daya alam yang berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem yang menunjang kebutuhan pengguna serta bangunan dalam jangka waktu yang lama. Serta memiliki keunggulan dalam perancangan dalam hal teknis guna meningkatkan kesinambungan lingkungan yang maju dan berkembang. Dan pada era teknologi kita dapat beradaptasi dengan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan.

M Mixed-use is development with integrated mixed functions, grouped for the use of various functions that are tailored to the needs of an area or building. To meet the evolving needs of the times and global development. Mixed-use is a solution to increasing the needs of a community and is due to the limited available land. As a design approach that seeks to unite the various functions and activities that are in parts of a city so that a complex structure occurs where all the uses and facilities are interrelated within a strong integration framework. One of the causes of global warming is the development of the phenomenon of high buildings, especially in big cities. By discussing the concept of eco-tech architecture in the design of mixed buildings in the Intermoda area, BSD City, Tangerang. With several mixed functions in a commercial, residential, and office building. The strategy used to present low-emission building designs with the use of technology that can maintain the balance of nature and be able to reduce carbon emissions in the surrounding environment. Therefore, mixed-use buildings are a form of development in utilizing sustainable natural resources to create ecosystems that support the needs of users and buildings over a long period of time. As well as having advantages in design in technical terms in order to improve the sustainability of developed and developing environments. And in the era of technology we can adapt to the use of environmentally friendly technology.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?