DETAIL KOLEKSI

Optimalisasi Kebijakan Perumahan Menuju Hunian Berimbang (kasus Di Summarecon Bekasi)


Oleh : Riski Trisuci

Info Katalog

File Jurnal : 00000000000000098882.pdf

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Hanny W. Wiranegara

Pembimbing 2 : Yayat Supriatna

Subyek : Urban area planning - Housing

Kata Kunci : policy optimization, inclusive housing, housing.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_SPW_083001500040_Halaman-Judul.pdf 1018.39
2. 2019_TA_SPW_083001500040_Bab-1.pdf 446.54
3. 2019_TA_SPW_083001500040_Bab-2.pdf 349.65
4. 2019_TA_SPW_083001500040_Bab-3.pdf 199.55
5. 2019_TA_SPW_083001500040_Bab-4.pdf 1236.67
6. 2019_TA_SPW_083001500040_Bab-5.pdf 266.02
7. 2019_TA_SPW_083001500040_Bab-6.pdf 113.69
8. 2019_TA_SPW_083001500040_Daftar-Pustaka.pdf 111.11
9. 2019_TA_SPW_083001500040_Lampiran.pdf 97.69

T Terdapat ketidakkonsistenan antara tujuan dengan ketentuan-ketentuan pada kebijakan hunian berimbang yang berlaku, yaitu Peraturan Menteri Perumahan Rakyat No. 10 Tahun 2012 beserta perubahannya (Peraturan Menteri Perumahan Rakyat No. 07 tahun 2013). Kebijakan yang ada sulit untuk diimplementasikan oleh pengembang, khususnya pengembang swasta, Summarecon Bekasi menyediakan tipe rumah terkecil yang memiliki luasan sesuai dengan ketentuan luas rumah sederhana, tetapi dari segi harga sangat jauh dari ketentuan batas harga rumah sederhana yang ditetapkan oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan hunian berimbang yang optimal bagi para stakeholders pembangunan perumahan. Metode yang digunakan adalah Riset Operasional dan menggunakan perangkat analisis berupa Metode Simpleks. Data data yang dipakai untuk penelitian berupa data sekunder. Adapun sampel yang dipilih dengan teknik simple random sampling adalah dua klaster di Summarecon Bekasi, yaitu klaster Burgundy Residence dan Klaster Olive Residence. Berdasarkan hasil data yang telah dikumpulkan dan dianalisis dapat diketahui bahwa benar terdapat ketidakkonsistenan dalam kebijakan yang berlaku dan penerapan kebijakan hunian berimbang menjadi tidak optimal. Hasil pembahasan penelitian ini mengulas bahwa ketentuan dalam kebijakan hunian berimbang dari segi luasan dan segi harga tidak sinkron, ketentuan padakedua spek tersebut tidak saling mendukung sehingga sulit untuk mewujudkan hunian berimbang yang sebagaimana dicita citakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan yang berlaku tidak dapat mewujudkan hunian yang berimbang dari segi harga o. 10 Tahun2012 ahun 2013). Kebij khususnya peng ng memiliki luasa sangat jauh dari . Penelitian ini be al bagi para stake Operasional dan ang dipakai untuk knik simple rando r Burgundy Resid mpulkan dan diana ijakan yang berla imal. Hasil pemb berimbang dari s rsebut tidak saling mendukung sehingga sulit untuk mewujudkan hunian berimbang yang sebagaimana dicita-citakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan yang berlaku tidak dapat mewujudkan hunian yang berimbang dari segi harga

T There is some inconsistency lies within the inclusive housing policies i.e. Peraturan Menteri Perumahan Rakyat No. 10 tahun 2012 along with its revisions (Peraturan Menteri Perumahan Rakyat No. 97 tahun 2013). The existing policies is hard to be applied by the smallest house type which provide land area that conform the simple house area provisions, however not comform the simple house pricing provisions. This research has aim toidentify the optimal implementation of inclusive housing policy for housing development stake holders. This research used secondary datas. The choosen sample viz Burgundy Residence Cluster and Olive Residence Cluster in Summarecon Bekasi, choosed by using simple random sampling technique. Based on the compiled and analized datas, we know there is an actual inconsistencies within the current active inclusive housing policies and those condition cause the policies implementation is not optimal. Discuss from analysis results state that the provisions in technical aspects and pricing aspect within the policies are not synchronous. The provisions in the two aspects are not mutually supportive, so it is difficult to implement as inclusive housing as aspired. The research outcome shows that the current shows that the current inclusive housing policies can not actualize inclusive residential from pricing aspect. ran Menteri Peru plied by the housi modate the small provisions, howe m to identify the o evelopment stake the simplex meth sample viz. Burg asi, choosed by us lized datas, we kn ive housing polici Discuss from analy t within the polici ot mutually supp he research outco ze inclusive residential from pricing aspect.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?