DETAIL KOLEKSI

Analisis Risiko Ergonomi Dan Beban Kerja Fisik Pekerja Pada Stasiun Penyablonan Pt. Candi Cipta Pramuda


Oleh : Rizki Ananda

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2009

Pembimbing 1 : Winnie Septiannie

Subyek : Work design;Human engineering

Kata Kunci : ergonomics, physical workload, workers, printing stations, PT. Candi Pramuda Cipta


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2009_TA_TI_06303265_Halaman-Judul.pdf 6336.35
2. 2009_TA_TI_06303265_Bab-1.pdf 2624.65
3. 2009_TA_TI_06303265_Daftar-Pustaka.pdf 789.9

P PT.Candi Cipta Paramuda merupakan perusahaan percetakan yang bergerak di bidang penyablonan. Sebagian besar kegiatan dalam proses produksinya dilakukan dengan manual, dan berulang-ulang . Secara garis besar terdapat lima departemen pada lantai produksi yang terdapat di PT. Candi Cipta Paramuda yaitu departemen afdruk, printing, mixing cat,finishing, dan packing. Dari hasil wawancara dan observasi terindikasi bahwa departemen printing pada stasiun penyablonan mengalami beban fisik yang berat yang menimbulkan resiko ergonomi karena aktivitas dalam proses produksinya dilakukan secara manual,berulang-ulang, dan statis dengan penggunaan otot yang sering. Berdasarkan hasil kuesioner Nordic Body Map pada tahap awal penelitian pendahuluan menunjukan pekerja pada stasiun penyablonan sering mengeluhkan sakit pada bagian bahu 66,67%, punggung 62,5%, lengan atas 66,67%, pinggang 50%, lengan bawah 66,67% dan pergelangan tangan 83% setelah bekerja.Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur dan menganalisis beban kerja fisik yang menimbulkan resiko ergonomi pada pekerja proses penyablonan, memberikan usulan perbaikan dan mengimplementasikan lalu di evaluasi. Tahap selanjutnya dilakukan identifikasi menggunakan Ergoweb Jet. Tools yang digunakan dalam Ergoweb Jet antara lain AA.MA Metabolic Model menunjukan bahwa konsumsi energi yang yang dikeluarkan oleh pekerja lebih besar yaitu sebesar 6.02 kkal/menit dari yang dianjurkan, hasil dari Liberty Mutual Maximum Acceptable Lifting I Low ering Weight Tool Analysis menyatakan bahwa berat beban yang diangkat dikatagorikan aman yaitu kurang dari 17 kg, hasil dari Walkthrough Check/ist for Upper Extrimity Cummulative Trauma Disord ers Checklist dinyatakan bahwa pekerja pada stasiun penyablonan tinggi terkena Cumulative Trauma Disorder dengan persentase 71.43% dan hasil dari RULA menunjukan bahwa pekerja berada pada level 4 sehingga dibutuhkan tindakan;:erbaikan secepatnya. Selanjutnya dilakukan pengukuran denyut jantu_rig untuk dilakukanI/ erhitungan konsumsi energi rata-rata pekerja pada stasiun penyablonan. Rata-rata konsumsienergi pekerja yaitu 5.34 kkal/menit. Berdasarkan analisis dengan tools Ergoweb Jet danperhitungan konsumsi energi maka diberikan usulan perbaikan. Usulan yang diberikan adalah dengan perancangan alat bantu (gagang screen) yang berdasarkan dari tools Rula, dan berdasarkan persentase keluhan yang terbesar yaitu pada pergelangan tangan. Usulan tambahan periode istirahat hal ini berdasarkan analisis tools AMMA dan perhitungankonsumsi energi. Setelah dilakukan usulan perbaikan maka usulan tersebut diimplementasikan. Objek implementasi adalah pekerja pada stasiun penyablonan. Setelah dilakukan implementasi maka dilakukan kembali penghitungan konsumsi energi. Basil penghitungan konsumsi energi menunjukan bahwa terjadi penurunan konsumsi energi yaitu dari 5.34 kkal/menit menjadi 5,1 kkal/menit. Kemudian dilakukan penyebaran kuesiner Nordic Bodi Map hasilnya menunjukan penurunan keluhan pada bagian bahu 20,83%, punggung 45,83%, lengan atas 10,42%, pinggang 41,67% dan pergelangan tangan 10,42%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa beban kerja pada stasiun penyablonan tergolong berat yang dapat menimbulkan permasalahn resiko ergonomi dengan adanya usulan perbaikan berupa gagang screen dan penambahan periode istirahat terjadi penurunan beban fisik dan penurunan keluhan pada anggota tubuh pekerja pada pergelangan tangan.

P PT. Candi Cipta Paramuda company is specializing in the printing . Most of the activities in the production process was done manually, and repetitive . Basicly there are five departments on the production for located in the PT. Candi Cipta Paramuda Company such ass afdruk department, printing, paint mixing, finishing and packing. From the results of interviews and observations indicated that the printing department of printing stations having a heavy physical burden is caused due to ergonomic risk in the process of production activities carried out manually, repeatedly, and static with the frequent use of muscle. Based on the results of the questionnaire Nordic Body Map in the early stages of the preliminary research showed the printing station workers often complain of pain penyablonan on the shoulders of 66.67%, back 62.5%, 66.67% upper arm, waist 50%, 66.67% of the forearm and wrists after 83% after work. The purpose of this study is to measure and analyze the physical workload posing risks to the worker ergonomics printing proce ss, provide and implement the proposed improvements and the evaluation . The next stage identified using Ergoweb Jet. Tools that are used in Jet Ergoweb including AAMA Metabolic model shows that the energy consumption incurred by workers is greater in the amount of 6.02 kcal I min from the recommended, the results from Liberty Mutual Maximum Acceptable Lifting I Lowering Weight Analysis Tool stated that the heavy burden lifted safe at less than 17 kg, the results of the Walkthrough Checklist for Upper Extrimity Cummulative Trauma Disorders Checklist was stated that workers at the affected printing station high Cumulative Trauma Disorder, •with 71.43% and the percentage of the RULA results show that workers are at level 4 so that immediate corrective action required . Furthermore heart rate measurements were taken for the calculation of energy consumption is the average worker in printing station The average energy consumption of the workers 5.34 kcal I min. Based on the analysis with tools and Ergoweb Jet energy consumption calculation is given the proposed improvements . The proposal was given to the design tool (handle screen) is based on the tools Rula, and based on the largest percentage of complaints at the wrist. Additional proposal s that rest periods are based on analysis and calculation tools AMMA energy consumption. After the proposed improvements to the proposal being implemented . Object implementation is working on printing station. After a re-implementation is carried out calculations of energy consumption. Energy consumption calculation results show that a decline in energy consumption is from 5:34 kcal I min to 5.I kcal I min. Then performed the spread of Nordic Body Map kuesiner results showed a decrease of complaints on the shoulders of 20.83%, 45.83% back, arms up 10.42%, 41.67% waist and wrists 10.42%. So that it can be concluded that the workload on printing stations which can cause severe problems with the risk of ergonomic improvements of the proposed receiver screen and the addition of a rest period of physical decline and decrease the burden on members of the body's complaints of workers, especially at the wrist.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?