DETAIL KOLEKSI

Perancangan sepatu wanita yang ergonomis


Oleh : Sevianan Pertama Dewi

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2005

Pembimbing 1 : Nora Azmi

Subyek : Human engineering;Women's shoes - Designs and plans

Kata Kunci : shoe design, women's shoes, ergonomic


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2005_TA_TI_06399349_Halaman-Judul.pdf 6387.87
2. 2005_TA_TI_06399349_Bab-1.pdf 1697.97
3. 2005_TA_TI_06399349_Bab-2.pdf 11035.18
4. 2005_TA_TI_06399349_Bab-3.pdf 2340.84
5. 2005_TA_TI_06399349_Bab-4.pdf 13342.12
6. 2005_TA_TI_06399349_Bab-5.pdf 4750.65
7. 2005_TA_TI_06399349_Bab-6.pdf 2951.48
8. 2005_TA_TI_06399349_Bab-7.pdf 1452.3
9. 2005_TA_TI_06399349_Daftar-Pustaka.pdf 826.86
10. 2005_TA_TI_06399349_Lampiran.pdf 15986.34

D Dengan perkembangan jaman, tujuan dan fungsi sepatu sudah berubah, fimgsi s.epatu saat ini tidak hanya sekedar alas kaki dan mode saja. Sepatu-sepatu •tersebut juga merupakan refleksi dari perubahan jaman, kepercayaan dan kebudayaan dalam masyarakat. Secara tidak disadari peran dari sepatu ber-hak tinggi di dalam masyarakat menjadi sangat penting dewasa ini. Sepatu ber-hak tinggi merupakan cerminan dan gambaran pribadi seorang individu . Sepatu ber-hak tinggi merupakan sepatu pilihan wanita aktif yang paling dominan. Sepatu tersebut merupakan sepatu pilihan nomor satu bagi para wanita aktif yang sangat cocok di pakai untuk acara formal, pesta dan juga untuk kerja . Sayangnya, sepatu ber-hak tinggi ini pun dapat menimbulkan masalah yang berkepanjangan pada kaki si pemakai . Satu dari enam wanita mengakui bahwa sepatu ber-hak tinggi membuat kaki mereka sakit, tetapi mereka mentolerir ketidak nyamanan tersebut demi penampilan mereka. Sepatu ber­ hak tinggi dapat memberi kontribusi pada masalah kaki , punggung, otot kaki, perubahan bentuk dan fungsi pada kaki (www.happywomanmagazine .com). Untuk menemukan solusi sepatu ber-hak tinggi yang sempurna dan juga dapat memenuhi pennintaan pasar maka dilakukan penelitian . Penelitian dilakukan pertama-tama dengan melakukzn wawancara pendahuluan terhadap 30 orang responden yang kemudian diikuti dengan wawancara penelitian terhadap 100 orang responden . Kemudian dilakukan pengumpulan data mentah dari pelanggan, selanjutnya ditetapkan tingkat kepentingan. Setelah itu tahapan penelitian dilanjutkan dengan mengikiti pendekatan Quality Function Deployment (QFD) dan penilaian konsep. Pada ak:hir penelitian dibuatlah prototype dari produk yang dirancang. Penelitian ini mengumpulkan data keinginan dan permintaan beberapa wanita aktif dari segmen yang berbeda (wanita yang bekerja di kantor, ibu rumah tangga, mahasiswi, model), juga pendekatan ergonomis. Pada akhirnya dilakukan pengujian produk dan analisis performansi produk dengan cara meminta responden untuk memakai prototype sepatu selama kurang lebih 30 menit dan memberikan penilaian tingkat keergonomisan terhadap sepatu tersebut dengan menggunakan skala Likert. Sepatu dirancang merupakan sepatu yang dapat dirubah fungsinya. Hak dari sepatu ini dapat diganti­ ganti sesuai dengan situasi dan keadaan. Sistem kombinasi penggantian, pemakaian dan pengencangan hak pada sepatu ini mempermudah si pemakai untuk menggunakannya . Keuntungan dari "Sepatu yang .Dapat Digunakan Dibeberapa Kesempatan" adalah dipertimbangkannya spek kesehatan dan segi estetika. Pertimbangan-pertimbangan tersebut di desain untuk meningkatkan level kenyamanan dan kecocokan bagi si pemakai . Aspek estetika dari sepatu tersebut dapat dimodifikasi sesuai dengan tren can aplikasinya . Diharapkan para wanita aktif dapatberjalan dengan nyaman dan mengikuti tren tanpa mengkhawatirkan sepatu apa yangmereka hams pakai.

F From the beginning of time the purpose of shoes has been considered more than a protector and fashion for feet. They are symbols and codes of social interaction and change. They reflect the changing times, beliefs and cultural codes within society. The role of high heels is related to our society inmany ways. They act as a personal reflection and image of an individ and are a personal choice of apparel fur many women, for work, everyday wear, or for fonnal and special occasion dress. High heeled footwear is the predominant footwear choice for women in the workforce. It is the number one choice for formal and dress occasions as well as for work. Unfortunately , high-heeled footwear creates prolonged problems for wearer's feet, back and knees-. One in every six persons admits that high heeled footwear make their feet but they tolerate the discomfort in order to look more stylish, taller, and more professional. High heels may contribute to knee and back problems, shortening of calf muscles, increase. the incidence of fall injuries and also cause enough dianges to their feet to impair proper function (www .happywomanmagazine.com) . To achieve the perfect solution for high heeled footwear that meets market demands an observation is conducted. Initially the obseivation were assign by doing an introductory interview with 30 repondents and then followed by examination interview with l00 respondents . After all of the research interview is been conducted, then a collecting of raw data information from customers is carried out, and then ranked by its importances. The observation itself is conducted with ergonomics, scoring concept and Quality Function Deployment (QFD) approach in order to identify the problems and solutions. After gathering several numbers of active women from different segments the writer offers a solution that caters for active women (working women who work in the office, housewives, university students, models) who long wish a single pair of high heeled footwear that can act.in different type of situation and occasion such as, for work everyday wear, or for formal and special occasion dress. And at the end a protoype is build based on the problem solutions and also on the product design. A product testing, .analysis and product perfonnance examination then conducted by inquiring the respondents to wear the protoype of the shoes at least for 30 minutes and grade ergonomic level of the shoes using Likert scale. The high heeled shoes itself can convert fr m a formal type of heel into casualtype of heel with one simple twist on/off action. The combination of a tum screwfastening system allows the user to locate the hee twist and snap the heel into a secure place. Benefits of the improved and ergonomics high heel shoes are health features and information, as well as aesthetics. The features included within the product are designed to enhance the comfort and fit fur the wearer. The aesthetics of the shoe can be modified depending on current hip styles and also on the applications.The entire package of the improved and ergonomics high heel shoes caters for all types of feet by adding extra comfort and support to prevent and assist in the relief of stress and strain from high-heeled footwear. Women can now walk in comfort and style, as well as fulfills their special occasion footwear choice during and after work.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?