DETAIL KOLEKSI

Analisis Inklinasi Dan Azimut Pemboran Berarah Pada Sumur X Lapangan Sumatera Utaramenggunakan Metode Minimum Of Curvature


Oleh : Afi Maulana

Info Katalog

Nomor Panggil : 1131/TP/2019

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Bayu Satyawira

Pembimbing 2 : Cahaya Rosyidan

Subyek : Drilling - Oil well;Petroleum engineering

Kata Kunci : directional drilling, minimum of curvature, inclination, azimuth


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_TM_071001500006_Halaman-Judul.pdf 5741.07
2. 2019_TA_TM_071001500006_Bab-1.pdf 1352.82
3. 2019_TA_TM_071001500006_Bab-2.pdf 7997.1
4. 2019_TA_TM_071001500006_Bab-3.pdf 1354.32
5. 2019_TA_TM_071001500006_Bab-4.pdf 6185.03
6. 2019_TA_TM_071001500006_Bab-5.pdf 1353.08
7. 2019_TA_TM_071001500006_Daftar-Pustaka.pdf 872.88
8. 2019_TA_TM_071001500006_Lampiran.pdf 7964.12

P Pemboran berarah merupakan suatu teknik membelokan lubang sumur dan mengarahkan nya pada target tertentu yang tidak dapat dicapai dengan pemboranvertikal. Pada sumur X lapangan Sumatera Utara, dilakukan pemboran berarah tipe Build and Hold untuk meningkatkan pengurasan produksi gas pada struktur Wampu, Pangkalan Susu. Perlu dilakukannya survey dalam pemboran berarah agarmengetahui arah dan orientasi lintasan pemboran. Tujuannya agar diperoleh lintasan sumur aktual yang sesuai dengan lintasan sumur perencanaan.Dalam perencanaan lintasan sumur pemboran dilakukan perhitungan menggunakan metode Radius of Curvature. Bedasarkan perhitungan perencanaan lintasan sumur ini akan dijadikan acuan dalam pelaksanaan pemboran agar dalam keadaan aktualpemboran dapat mencapai target yang telah ditentukan. Untuk mengetahui lintasan sumur aktual yang terbentuk beserta arah orientasi nya perlu dilakukan nya surveypemboran. Pada perhitungan survey pemboran dilakukan menggunakan metode Minimum of Curvature. Hal ini dikarenakan metode Minimum of Curvature merupakan metode yang paling akurat.Bedasarkan perencanaan lintasan sumur diharapkan lintasan sumur aktual yang terbentuk sesuai dengan perencanaan. Terdapat berbagai faktor yang dapat mempengaruhi perubahan sudut inklinasi dan azimuth. Pada penelitian ini terdapatpenyimpangan sudut inklinasi dan arah azimuth dalam pemboran sumur X. Penyimpangan terjadi pada kedalaman 310 mTVD, 850 mTVD, 1250 mTVD dan2500 mTVD. Penyimpangan terjadi dikarenakan oleh parameter pemboran sepertibesarnya nilai beban pada pahat dan kecepatan rotasi pahat.Oleh karena itu dalam pemboran berarah perlu dilakukannya survey lintasan dananalisis penyebab dari penyimpangan sudut inklinasi dan azimuth lintasan sumuraktual X dari perencanaan agar hasil penelitian dapat dijadikan acuan untukpemboran berikutnya. Pada sumur X terdapat beberapa penyimpangan baik padasudut inklinasi maupun azimuth. Penyimpangan terjadi pada kick off point, dantangent section.

D Directional drilling is a technique to bend the wellbore and direct it to aspecific target that cannot be achieved with vertical drilling. In the X well, Buildand Hold type drilling was carried out which aims to increase the drainage of gasproduction at the Wampu Field, Pangkalan Susu structure. In planning the drillingwell trajectory calculation is done using the Radius of Curvature method. Based onthe calculation of the well trajectory planning, it will be used as a reference in thedrilling so that the actual drilling conditions can reach the specified target. To findout the actual well trajectory that is formed along with the orientation direction itis necessary to do a drilling survey. In the calculation of drilling surveys carriedout using the Minimum of Curvature method. This is because the Minimum ofCurvature method is the most accurate method. Based on well trajectory planning,the actual well trajectory is expected to be formed according to the plan. Deviationsoccur at depths of 310 mTVD, 850 mTVD, 1250 mTVD and 2500 mTVD.There arevarious factors that can affect changes in the angle of inclination and azimuth.Therefore it is necessary to analyze the causes of the inclination and azimuth angledeviations from the actual X well path from the plan so that research results can beused as a reference for next drilling.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?