DETAIL KOLEKSI

Hubungan Pemberian Vitamin A Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Puskesmas X


Oleh : Devi Dwi Puspitasari

Info Katalog

File Jurnal : 00000000000000099185.pdf

Nomor Panggil : S 1438

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Lily Marliany

Subyek : Child - Nutritional status;Lungs - Respiratory tract infections

Kata Kunci : age, gender, nutritional status, vitamin A, ARI, children under five


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_KD_03015054_Halaman-judul.pdf 829.03
2. 2019_TA_KD_03015054_Bab-1-Pendahuluan.pdf 686.05
3. 2019_TA_KD_03015054_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 831.84
4. 2019_TA_KD_03015054_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 689.13
5. 2019_TA_KD_03015054_Bab-4-Metode.pdf 746.97
6. 2019_TA_KD_03015054_Bab-5-Hasil.pdf 702.05
7. 2019_TA_KD_03015054_Bab-6-Pembahasan.pdf 689.83
8. 2019_TA_KD_03015054_Bab-7-Kesimpulan.pdf 679.49
9. 2019_TA_KD_03015054_Daftar-pustaka.pdf 688.86
10. 2019_TA_KD_03015054_Lampiran.pdf 1225.32

L Latar Belakang : Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah infeksi pada saluran pernapasan yang dipengaruhi oleh patogen penyebab, faktor lingkungan,dan faktor pejamu. Beberapa faktor yang dianggap berhubungan dengan kejadian ISPA seperti usia balita, jenis kelamin, status gizi, imunisasi, berat lahir balita,suplementasi vitamin A, durasi pemberian ASI, pendidikan ibu, pendapatan keluarga, crowding, pajanan rokok serta pengetahuan, sikap dan perilaku ibu terhadap ISPA. Metode : Analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan metode simple random sampling. Sampel berjumlah 115 balita.Data penelitian diambil berdasarkan kuesioner dan FFQ dengan wawancara pada bulan November – Desember 2018 di Puskesmas Larangan, Kecamatan Larangan,Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Uji Statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square dan Fisher program SPSS versi 21. Hasil : Sebagian besar sampel adalah golongan usia 25 – 59 bulan sebanyak 99(86,1%), jenis kelamin laki-laki sebanyak 62 (53,9%), status gizi cukup sebanyak86 (74,8%).pemberian vitamin A tablet secara lengkap 51 (44,3%) dan tidak lengkap 64 (55,7%). Pemberian vitamin A dari asupan makanan yang diberikan cukup 36 (31,3%) dan yang kurang 79 (68,7%). Balita dengan kejadian ISPA 73(63,5%) dan tidak ISPA 42 (36,5%). Hasil analisis data menggunakan uji Chi-Square terdapat hubungan yang sangat bermakna antara pemberian vitamin Atablet dengan kejadian ISPA pada balita p = 0,000 dan antara pemberian vitaminA asupan makanan dengan kejadian ISPA pada balita p = 0,000. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang sangat bermakna antara pemberian vitaminA dengan kejadian ISPA pada balita.

B Background: Acute Respiratory Infection (ARI) is an infection of the respiratory tract that is influenced by the causative pathogens, environmental factors, and host factors. Several factors are considered to be associated with ARI events such as toddler age, sex, nutritional status, immunization, birth weight of children under five, vitamin A supplementation, duration of breastfeeding, mother's education, family income, crowding, cigarette exposure as well as knowledge, attitudes and behavior of mothers towards ARI. Method: Observational analytic with cross sectional approach using simple random sampling method. The sample was 115 toddlers. The research data were taken based on questionnaires and FFQ with interviews in November - December 2018 at the Larangan Health Center, Larangan District, Brebes Regency, Central Java. The statistical test used was the Chi-Square test and Fisher SPSS program version 21. Results: Most of the samples were 25 - 59 months of age group (99 (86.1%), male gender were 62 (53.9%) , sufficient nutritional status was 86 (74.8%), giving complete vitamin A tablets 51 (44.3%) and incomplete 64 (55.7%). Provision of vitamin A from food intake was sufficiently 36 (31.3%) and less 79 (68.7%). Toddlers with ARI 73 (63.5%) and ARI 42 (36.5%). The results of data analysis using the Chi-Square test showed a very significant relationship between the provision of Atablet vitamins with the incidence of ARI in infants p = 0,000 and between the provision of vitaminA food intake with the incidence of ARI in infants p = 0,000. Conclusion: There is a very significant relationship between the provision of vitaminA with the incidence of ARI in infants.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?