DETAIL KOLEKSI

Efektifitas Ekstrak Daun Dandang Gendis (clinacanthus Nutans) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Mukosa Oral Pada Tikus Sprague Dawley (in Vivo) (laporan Penelitian)


Oleh : Salsabila Hany Reskia

Info Katalog

Nomor Panggil : 611.018 SAL e

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : drg. M. Orliando Roeslan, M.Kes., Ph.D.

Subyek : Dentistry - Histology

Kata Kunci : dandang gendis extract, wound healing, fibroblast cells, deposits of collagen fibers.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_KG_04001500154_Halaman-Judul.pdf 1166.87
2. 2019_TA_KG_04001500154_Bab-1.pdf 771.47
3. 2019_TA_KG_04001500154_Bab-2.pdf 1014.23
4. 2019_TA_KG_04001500154_Bab-3.pdf 870.51
5. 2019_TA_KG_04001500154_Bab-4.pdf 955.83
6. 2019_TA_KG_04001500154_Bab-5.pdf 1626.32
7. 2019_TA_KG_04001500154_Bab-6.pdf 860.66
8. 2019_TA_KG_04001500154_Bab-7.pdf 748.72
9. 2019_TA_KG_04001500154_Daftar-Pustaka.pdf 882.85
10. 2019_TA_KG_04001500154_Lampiran.pdf 3322.61

L Latar Belakang: Clinacanthus nutans banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit. Di Indonesia daun Clinacanthus nutans yang telah direbus digunakan untuk penyakit diabetes, disuria, disentri. Daun dandang gendis (Clinacanthus nutans) mengandung senyawa flavonoid yang berperan sebagai antioksidan untuk menghambat radikal bebas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui efektifitas pemberian ekstrak dandang gendis terhadap perkembangan sel fibroblas dan serat kolagen pada penyembuhan luka bakar mukosa oral. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorium in vivo pada tikus putih (Rattus norvergicus) galur Sprague Dawley yang dilakukan pada 40 sampel tikus yang telah dibagi menjadi 8 kelompok yaitu, kelompok kontrol (K-1), kelompok perlakuan ekstrak dandang gendis 25 mg/ml (K-2), kelompok perlakuan ekstrak dandang gendis 50 mg/ml (K-3), kelompok perlakuan ekstrak dandang gendis 100 mg/ml (K-4) yang diobservasi pada hari ke 7, kelompok kontrol (K-5), kelompok perlakuan ekstrak dandang gendis 25 mg/ml (K-6), kelompok perlakuan ekstrak dandang gendis 50 mg/ml (K-7), kelompok perlakuan ekstrak dandang gendis 100 mg/ml (K-8) yang diobservasi pada hari ke 14. Hasil: Hasil uji statistik two way anova, dosis tidak mempengaruhi secara signifikan peningkatan jumlah sel fibroblas (p > 0,05), sedangkan waktu mempengaruhi secara signifikan jumlah sel fibroblas (p < 0,05). Pada kelompok perlakuan ekstrak dandang gendis 100 mg/ml (K-8) menunjukkan hasil perbedaan yang signifikan meningkat 85% dari K-5. Hasil uji statistik pada deposit serabut kolagen, dosis mempengaruhi secara signifikan peningkatan deposit serabut kolagen (p < 0,05), sedangkan waktu tidak mempengaruhi secara signifikan deposit serabut kolagen (p > 0,05). Pada kelompok perlakuan ekstrak dandang gendis 100 mg/ml (K-8) menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan meningkat sebesar 24,37% dari K-5. Kesimpulan: Adanya pengaruh pemberian ekstrak daun dandang gendis terhadap peningkatan percepatan penyembuhan luka bakar pada mukosa oral hewan coba dengan terjadinya peningkatan deposit serabut kolagen serta penurunan jumlah sel fibroblas pada hari ke-14.

B Background: Clinacanthus nutans is widely used as a traditional medicine for various diseases. In Indonesia, the boiled leaves of Clinacanthus nutans are used for diabetes, dysuria, dysentery. Dandang gendis leaves (Clinacanthus nutans) contain flavonoids which act as antioxidants to inhibit free radicals. Objective: This study aimed to determine the effectiveness of dandang gendis leaves extract to the development of fibroblast cells and collagen fibers in healing oral mucosal burns. Methods: This type of research is an in vivo laboratory experiment on white rats (Rattus norvergicus) Sprague Dawley strain which was carried out on 40 rat samples which were divided into 8 groups, namely, control group (K-1), the treatment group of dandang gendis extract 25 mg / ml (K-2), the treatment group of dandang gendis extract 50 mg / ml (K-3), the treatment group of dandang gendis extract 100 mg / ml (K-4) was observed on day 7, control group (K-5) , the treatment group of dandang gendis extract 25 mg / ml (K-6), the treatment group of dandang gendis extract 50 mg / ml (K-7), the treatment group of dandang gendis extract 100 mg / ml (K-8) gendis extract was observed on the day 14. Results: The results of the two way anova statistical test, the dose did not significantly increase the number of fibroblast cells (p > 0.05), while time significantly affected the number of fibroblast cells (p < 0.05). In the treatment group extract of dandang gendis 100 mg / ml (K-8) showed a significant difference of 85% from K-5. The results of statistical tests on the deposit of collagen fibers, the dose significantly affected the increase in collagen fiber deposits (p <0.05), while time did not significantly affect collagen fiber deposits (p> 0.05). In the treatment group of dandang gendis extract 100 mg / ml (K-8) dandang gendis extract treatment group, there were significant differences in the increase of 24.37% of the K-5. Conclusion: The effect of giving dandang gendis leaves extract to the acceleration of healing of oral mucosal burns in experimental animals with an increase in deposits of collagen fibers and a decrease in the number of fibroblast cells on day 14.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?