DETAIL KOLEKSI

Bioremediasi tanah tercemar klorpirifos oleh aspergillus fumigatus : studi awal dalam skala laboratorium


Oleh : Chandra Dwi Anggreini

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Astri Rinanti

Pembimbing 2 : Tazkiaturrizki

Subyek : Bioremediation;Soil contamination

Kata Kunci : bioremediation, chlorpyrifos, aspergillus fumigatus, chlorpyrifos removal, land treatment


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_STL_082001500015_Halaman-Judul.pdf 888.02
2. 2019_TA_STL_082001500015_Bab-1.pdf 67.87
3. 2019_TA_STL_082001500015_Bab-2.pdf 450.99
4. 2019_TA_STL_082001500015_Bab-3.pdf 558.69
5. 2019_TA_STL_082001500015_Bab-4.pdf 747.01
6. 2019_TA_STL_082001500015_Bab-5.pdf 51.27
7. 2019_TA_STL_082001500015_Daftar-Pustaka.pdf 314.89
8. 2019_TA_STL_082001500015_Lampiran.pdf 11596.01

K Klorpirifos dengan rumus molekul C9H11Cl3NO3PS merupakan insektisida organofosfat, toksik, dan dapat menyebabkan kerusakan syaraf apabila terakumulasi di dalam tubuh hewan dan manusia. Penelitian dalam bidang bioteknologi lingkungan untuk menyisihkan klorpirifos oleh Aspergillus fumigatus telah dilakukan dalam media cair Potato Dextrose Broth (PDB) dan tanah steril yang mengandung klorpirifos dengan konsentrasi yang telah ditetapkan secara artifisial. Optimasi kondisi lingkungan dalam media cair dilakukan dengan tiga parameter, yaitu temperatur, konsentrasi A. fumigatus, dan waktu kontak sebagai penunjang dalam optimasi waktu kontak pada media tanah steril. Variasi yang dilakukan dalam media cair yaitu temperatur (oC) 20, 25, 30, dan 35, konsentrasi A. fumigatus (w/v; %) 0,5; 1; dan 1,5; serta variasi waktu kontak (hari) 3, 5, 7, dan 9 yang juga dilakukan dalam media padat. Residu klorpirifos dianalisis dengan menggunakan metode Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Penelitian secara bertahap ini memberikan informasi bahwa A. fumigatus mampu menyisihkan klorpirifos dengan kisaran 40% hingga 99% dalam media cair dan50% hingga 99% dalam media tanah. Penyisihan klorpirifos tertinggi dalam media cair dengan penambahan 1,5% dan 0,5% A. fumigatus masing-masing mencapai mencapai 99,65% dan 98,23% terjadi pada temperatur temperatur 25oC selama 9 hari dari konsentrasi awal klorpirifos sebesar 33,6 ppm. Dengan demikian, A. fumigatus sebesar 0,5% dipilih sebagai konsentrasi optimum yang digunakan dalam penelitian untuk menentukan waktu kontak optimum pada media tanah agar meminimalisir penggunaan A. fumigatus. Penyisihan klorpirifos tertinggi dalam media tanah menggunakan 0,5% A. fumigatus mencapai 99,43%. Perhitungan menggunakan persamaan Monod dan mengikuti kinetika penyisihan orde pertama menghasilkan konstanta laju penyisihan klorpirifos (k) sebesar 0,4249/hari, sehingga diperkirakan waktu tinggal (t) yang dibutuhkan oleh A. fumigatus untuk dapat menyisihkan klorpirifos hingga mencapai 0,05 ppm (BMR) pada tanah yang terpapar oleh 31,37 ppm klorpirifos adalah selama 15 hari. Studi awal ini membuktikan bahwa A. fumigatus berperan sebagai bioremediator land treatment, sebagai alternatif untuk menyisihkan paparan klorpirifos di tanah

C Chlorpyrifos with the molecular formula C9H11Cl3NO3PS is an organophosphate insecticide, toxic, and can cause nerve damage if accumulated in the body of animals and humans. Research in the field of environmental biotechnology to remove chlorpyrifos by Aspergillus fumigatus has been carried out in Potato Dextrose Broth (PDB) liquid media and sterile soil containing chlorpyrifos with concentrations that have been artificially determined. The optimization of environmental conditions in liquid media was done with three parameters: temperature, concentration of A. fumigatus, and contact time as a support in optimizing contact time on sterile soils media. Variations made in liquid media were temperature (oC) 20, 25, 30, and 35, concentration of A. fumigatus (w/v; %) 0.5; 1; and 1.5, and variations in contact time (days) 3, 5, 7, and 9 which were also carried out in soils media. Chlorpyrifos residues were analyzed using the Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) method. This complete research provides information that A. fumigatus was capable of removing chlorpyrifos in the range of 40% to 99% in liquid media and 50% to 99% in soil media. The highest chlorpyrifos removal in liquid media using 1.5% and 0.5% A. fumigatus respectively reached 99.65% and 98.23% occurred at 25oC for 9 days from the initial chlorpyrifos concentration was 33.6 ppm. Thus, 0.5% A. fumigatus was chosen as the optimal concentration which used in the study to determine the optimal contact time on soil media in order to minimize the use of A. fumigatus. The highest of chlorpyrifos removal in soil media using 0.5% A. fumigatus reached99.43%. Calculations using the Monod equation and following the first-order kinetics removal produce a chlorpyrifos removal rate constant (k) of 0.4249/day, so that, the estimated time (t) that required by A. fumigatus to be able to remove chlorpyrifos until reach 0.05 ppm (BMR) in soils exposed to 31.37 ppm of chlorpyrifos is 15 days. This initial study proves that A. fumigatus acts as a bioremediator of land treatment, as an alternative to remove exposure of chlorpyrifos in the soil.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?