DETAIL KOLEKSI

Pengaruh pemberian aroma terapi lavender terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien pasca operasi Apendiktomi

2.8


Oleh : Lieza Ariany

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1474

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Muchtar

Subyek : Appendicitis;Aromatherapy - Therapeutics use

Kata Kunci : pain level, aromatherapy, lavender, postoperative patients


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_KD_03015102_Halaman-judul.pdf 911.76
2. 2019_TA_KD_03015102_Bab-1-Pendahuluan.pdf 691.17
3. 2019_TA_KD_03015102_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 800.54
4. 2019_TA_KD_03015102_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 685.99
5. 2019_TA_KD_03015102_Bab-4-Metode.pdf 709.94
6. 2019_TA_KD_03015102_Bab-5-Hasil.pdf 691.12
7. 2019_TA_KD_03015102_Bab-6-Pembahasan.pdf 615.91
8. 2019_TA_KD_03015102_Bab-7-Kesimpulan.pdf 605.76
9. 2019_TA_KD_03015102_Daftar-pustaka.pdf 748.15
10. 2019_TA_KD_03015102_Lampiran.pdf 1547.16

A Apendisitis merupakan penyebab tersering nyeri akut. Penatalaksanaan untuk apendisitis yang tepat adalah dengan apendektomi. Masalah yang timbul akibat luka insisi setelah dilakukan appendiktomi adalah rasa nyeri. Manajemen nyeri yang dilakukan dengan baik dapat mengurangi keluhan pasien pasca operasi dengan tujuan mengurangi nyeri menjadi sekecil mungkin yang salah satunya dapat menggunakan teknik relaksasi dengan aromaterapi lavender. Ada beberapa cara untuk manajemen nyeri pada pasien pasca operasi sehingga penulis tertarik untuk meneliti tentang “Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Apendektomi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experimental dengan one group pre dan post test dimana dilakukan sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi Lavender. Penelitian ini dilakukan di RS Sumber Waras, Jakarta Barat pada bulan Oktober – Desember 2018 dengan mengikutsertakan 35 pasien pasca operasi apendiktomi. Data yang dikumpulkan berupa nama responden, usia, tanda tangan lembar inform consent, skala nyeri sebelum diberikan aromaterapi, dan skala snyeri setelah pemberian aromaterapi. Analisis data dengan menggunakan SPSS for Windows versi 22.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. Analisis uji T berpasangan menunjukkan bahwa pemberian aromaterapi lavender menurunkan tingkat nyeri pada pasien pasca operas apendiktomi dengan nilai p-value =0,000. Penelitian ini menunjukkan penurunan tingkatan nyeri yang signifikan dengan pemberian aromaterapi lavender pada pasien pasca operasi apendiktomi. diharapkan rumah sakit dapat menerapkan pemberian aromaterapi bagi pasien pasca operasi sebagai salah satu pilihan terapi non-farmakologis.

A Appendicitis is the most common cause of acute pain. Management of appendicitis is by appendectomy. The problem that arises from an incision wound after an appendectomy is pain. Pain management can reduce postoperative patient complaints with the aim of reducing pain to the smallest extent possible, one of which can use relaxation techniques with lavender aromatherapy. There are several ways for pain management in postoperative patients so that the authors are interested in examining "The Effects of Giving Lavender Aromatherapy on Decreasing Pain Level in Patients Post Appendectomy." METHODS This study used a quasi-experimental design with one group pre and post-test which was carried out before and after the administration of Lavender aromatherapy. This study was conducted at Sumber Waras Hospital, West Jakarta in October - December 2018 by involving 35 patients post appendectomy. Data collected in the form of respondent's name, age, signature informed consent sheet, pain scale before being given aromatherapy, and scale of pain after administration of aromatherapy. Data analysis using SPSS for Windows version 22.0 and the level of significance used is 0.05. RESULTS Analysis of paired T tests showed that lavender aromatherapy administration reduced pain intensity in patients after appendectomy with p-value = 0,000.CONCLUSIONS This study showed a significant reduction in pain level with the provision of lavender aromatherapy in patients after appendectomy. It is expected that the hospital can apply the provision of aromatherapy to postoperative patients as one of the options for non-pharmacological therapy.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?