DETAIL KOLEKSI

Kemampuan Hydrilla Verticillata (L.f.) Royle) dan Cadomba Caroliniana (Fanwort) dalam menurunkan COD, Ammonia, logam berat Fe dan Mn pada badan air


Oleh : Ardillas

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2002

Pembimbing 1 : Bambang Sunarko

Pembimbing 2 : Diana Hendrawan

Subyek : Water purification;Water pollution

Kata Kunci : pollution, water pollution, hydrilla verticillata, cabomba carolintana


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2002_TA_STL_08296017_Halaman-Judul.pdf 2044.6
2. 2002_TA_STL_08296017_Bab-1.pdf 875.85
3. 2002_TA_STL_08296017_Bab-2.pdf 2798.68
4. 2002_TA_STL_08296017_Bab-3.pdf 1382.76
5. 2002_TA_STL_08296017_Bab-4.pdf 5710.02
6. 2002_TA_STL_08296017_Bab-5.pdf 727.19
7. 2002_TA_STL_08296017_Daftar-Pustaka.pdf 766.51
8. 2002_TA_STL_08296017_Lampiran.pdf 3335.12

P Penurunan kualitas air sungai di wilayah DK.I Jakarta, khususnya air sungai Grogol telah mengkhawatirkan. Masalah pencemaran ini disebabkan oleh pertambahan jumlah penduduk dan limbah industri yang semakin meningkat. Hal ini dapat mengganggu kesehatan masyarakat clan lingkungan. Potensi beban limbah cair yang demikian besar diperlukan pengendalian pencemaran air yang sangat cennat baik secara mekanis, biologis maupun gabungan dari kedua cara tersebut.Netralisasi perairan yang tercemar limbah organik ini antara lain dapat mengunakan tanaman air. Menurut Soerjani ( 1980) bahwa tanaman air tipe tenggelam dapat membantu peredaran udara di dalam air melalui pross fotosintesis serta menyerap kelebihan z.at hara yang menycbabkan pencemaran air. Hydrilla verlicillata dan Cabomba carolintana melalui sistem pengakarannya yang baik dan lebat dapat menyerap unsur• unsur yang terlarut dan kemudian menyimpan unsur-unsur pencemar tersebut dalam jaringan tubuhnya. Penelitian ini menggunakan reaktor kontinyu dengan skala laboratorium dengan aliran air secara gravitasi, yang memiliki bak inlet dan bak pengolahan yang diisi oleh tanaman air. Penelitian yang dilakukan dengan menganalisis air sungai terlebih dahulu dibagi atas 2 tahap, yaitu tahap pendahuluan dan lanjutan. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk mengetahui apakah diperlukan tahap aklimatisasi jerhadap tumbuhan atau tidak. Pada penelitian lanjutan menggunakan 2 simulasi waktu tinggal untuk masing• masing tanaman yaitu 2 hari dan 4 hari. Pengambilan sampel air pada penelitian clilakukan 2 hari sekali dengan waktu tinggal 2 hari selama l 0 hari, dan setiap 4 hari sekali untuk waktu tinggal 4 hari selama 12 hari. Analisa data dihitung untuk mengetahui laju penambahan bobot clan penurunan konsentrasi pencemar setiap satu gram berat tanaman.Hasil analisis penelitian pendahuluan menunjukkan bahwa tanaman Hydrilla verticillata dan Cabomba caroliniana tidak memerlukan tahap aklimatisasi. Pada Hasil penelitian lanjutau bahwa yang paling efektif dalam menurunkan COD clan ammonia adalah tanaman Hydrilla verticillata dengan waktu tinggal 4 hari sebesar 32,9 % pada pengamatan ke 3 (hari ke 12) untuk penurunan COD clan 59,78 % pada pengamatan ke (hari ke 8) untuk penurunan ammonia. Untuk Iogam Fe yang paling efektif adalah Hydrilla verticillata dengan waktu tinggal 2 hari sebesar 46,69 % pada pengamatan ke 4 (hari ke 8), sedangkan untuk Iogam Mn yang paling efektif adalah Cabomba caroliniana dengan waktu tinggal 2 hari sebesar 67 ,45 % pada pengamatan ke I (hari ke 2).Laju penambahan bobot pada tanaman yang paling efektif adalah pada tanaman Hydrilla verticillata dengan waktu tinggal 4 hari, yaitu sebesar 0,056. Tanaman yang paling efektif dalam penurunan konsentrasi COD, ammonia, Iogam Fe dan Mn untuk setiap satu gram berat tanaman adalah tanaman Hydrilla verticillata dengan waktu tinggal 4 hari, Yaitu secara berturut-turut sebesar 65,65 mg COD/gram tanaman, 10,83 mg ammonia/gram tanaman 0,33 mg Fe/gram tanaman, dan 0,35 mg Mn/gram tanaman.

T The degradation of water quality in DKI Jakarta, specially Grogrol river are needed a lot of attentions. This pollution happened because of the increasing of population & water pollution from factories. All this problems have negative impact to our enviroment and our health.We can use Hydrilla verticillata and Cabomba Carolintana as Normalization in water.According Soerjani, 1980 is submerged plant can air circulation in water through fotosintesis and absorbing organic mater which cause the water pollution. Hydrilla verticillata and Cabomba caroliniana through its rooting system can absorb suspended mater and save it in their sel tisssue.This research using reactor continue with laboratory scale using water though gravitation, that has Reservoir and treatment tank that fulfill by Hydrilla and Cabomb; ,( submerged plant ) researched had been use to analyze the river and there are two steps whicM is prelyminary stage & advance stage. Prelyminary research are needed to know• that " Do we need acclimation for each plant or not ". In the next research using two simulation detention time for each plant within 2 until l 0 days and every 4 days with Detention time 4 until 12 days. Data Analysis are needed to knows mass increasment and riddance the concentraction of pollution every one gram of the plant.In summary all research show that Hydrilla vertickllata and Cobomba carolintana no need aclimation, ifwe useHydrilla verticallata in 4 days can reduce COD and Ammoniac 32,9% in research day 3 to reduce COD and 59,78 % in resesarch 3 (days 12) reduce Ammoniac. Hydrilla verticallata is more effective for Fe within 2 days 46,69% in research 4 day (days 8 ), but Cabomba caroltntana is more effective for Mn within days 2 is 67,45% for the research I (days 2). The most efective of mass increasment is Hydrilla vertictllata growth within 4 days 0,056. the plan which is more effective reducing the concentration COD, Amoniac, Fe and Mn for each gram of the plant Hydrtlla verttcillata within 4 days is 65,65 mg COD/gram of the plant 10,83 mg Ammoniac/gram of the plants 0,33 mg Fe/gram of the plant and 0,35 mg Mn/gram of the plant.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?