DETAIL KOLEKSI

Gambaran tingkat kecemasan dalam tindakan bedah mulut (kajian pada mahasiswa program sarjana Kedokteran Gigi Universitas Trisakti angkatan 2015-2018) (laporan penelitian)


Oleh : Nyimas Ratu Badari

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.605 NYI g

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : drg. Wiwiek Poedjiastoeti, M.Kes, Sp.BM.

Subyek : Oral surgery

Kata Kunci : dental anxiety, oral surgery treatments, dentistry student


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_KG_040001500132_Halaman-Judul.pdf 1281.62
2. 2019_TA_KG_040001500132_Bab-1.pdf 728.13
3. 2019_TA_KG_040001500132_Bab-2.pdf 936.16
4. 2019_TA_KG_040001500132_Bab-3.pdf 724.7
5. 2019_TA_KG_040001500132_Bab-4.pdf 707.34
6. 2019_TA_KG_040001500132_Bab-5.pdf 891.82
7. 2019_TA_KG_040001500132_Bab-6.pdf 739.2
8. 2019_TA_KG_040001500132_Bab-7.pdf 718.61
9. 2019_TA_KG_040001500132_Daftar-Pustaka.pdf 851.69
10. 2019_TA_KG_040001500132_Lampiran.pdf 1434.7

L Latar Belakang: Dental anxiety adalah rasa cemas saat mengunjungi dokter gigi untuk perawatan dan kegelisahannya bersifat tidak nyata. Prevalensi kecemasan dental berkisar antara 5% - 10% di berbagai negara, kecemasan menduduki urutan kedua yang dapat memengaruhi perawatan gigi sehingga dapat menyebabkan pasien menghindari perawatan gigi yang mungkin disebabkan karena persepsi umum masyarakat tentang perawatan gigi identik dengan prosedur invasif dan menyakitkan. Kurangnya informasi tentang kesehatan gigi dapat menyebabkan tingkat kecemasan dental yang lebih tinggi di kalangan mahasiswa non medis atau masyarakat awam. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti dalam tindakan bedah mulut. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif yang dilakukan dengan menggunakan 2 kuesioner yang dibagikan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti 2015-2018, lalu data dibuat dalam bentuk tabel distribusi frekuensi Hasil Penelitian: Kuesioner MDAS menghasilkan ratarata responden dengan tingkat kecemasan sedang dan IDAF- 4C+ menghasilkan dengan rata-rata tingkat kecemasan rendah. Kesimpulan: Responden memiliki tingkat kecemasan rendah dan sedang dalam menghadapi tindakan bedah mulut.Kata Kunci: Kecemasan terhadap Perawatan Kedokteran Gigi, Tindakan Bedah Mulut, Mahasiswa FKG

B Background: Dental anxiety is anxiety when visiting doctors for treatment and the anxiety tend to be not real. The dental anxiety prevalence is between 5% - 10% in various countries, and ranked second as condition that can affect dental care so it cause patients to avoid dental care. This may be due to general public perception about dental care that is related to painful and invasive treatment. Lack of information about dental health can lead to higher dental anxiety among nonmedical students or the general public. Objective: To determine the level of dentistry students of the Trisakti University Faculty of Dentistry in oral surgery. Research Method: This was a descriptive observational study conducted using 2 questionnaires distributed to all students of the Faculty of Dentistry, Trisakti University 2015-2018, then data was placed in frequency distribution table. Research Results: The MDAS questionnaire produced average respondents showed moderate levels and IDAF-4C + resulted the averageof low level dental anxiety. conclusions: Respondents had high and medium-level dental anxiety when undergoing oral sugery.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?