DETAIL KOLEKSI

Kajian teknis pompa taki dalam memenuhi kebutuhan JIG PT Timah Tbk, desa Tanjung Gunung, Bangka Tengah


Oleh : Molyvia Stevany

Info Katalog

Nomor Panggil : 715/TT/2019

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Reza Aryanto

Pembimbing 2 : Subandrio

Subyek : Mining engineering

Kata Kunci : rain intensity, catchment area, under working water, pump head, water needs, cavitation


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_TB_073001500064_Halaman-Judul.pdf 2823.52
2. 2019_TA_TB_073001500064_BAB-1.pdf 806.61
3. 2019_TA_TB_073001500064_BAB-2.pdf 2131.64
4. 2019_TA_TB_073001500064_BAB-3.pdf 766.6
5. 2019_TA_TB_073001500064_BAB-4.pdf 1372.34
6. 2019_TA_TB_073001500064_BAB-5.pdf 634.05
7. 2019_TA_TB_073001500064_Daftar-Pustaka.pdf 631.07
8. 2019_TA_TB_073001500064_Lampiran.pdf 2424.19

P PT Timah Tbk. dalam meningkatkan produksi pada penambangan laut akan menerapkan sistem penambangan lepas pantai di laut dangkal dengan menggunakan kapal Cutter Suction Dredge. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji kemampuan pompa taki dalam menyalurkan air guna memenuhi kebutuhan jig. Lokasi penelitian ini dilakukan di area kolong air kerja di CSD-WP Desa Tanjung Gunung, Bangka Tengah. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yaitu metode yang dilakukan fokus pada angka yang diolah berupa perhitungan intensitas curah hujan dengan distribusi Gumbell dan luas daerah tangkapan hujan dengan Software Autocad 2018, serta debit limpasan dengan metode rasional. Penelitian ini dilakukan dengan parameter catchment area sebesar 19.853,2061 m2. Dengan curah hujan sebesar 80,685 mm/hari dari air limpasan dan debit settling pond F yang masuk ke kolong air kerja sebesar 12.106 m3/jam. Dengan luasan kolong air kerja sebesar 8.000 m2 dan kedalaman 4 m. Untuk kecepatan pengendapan yang terjadi pada kolong air kerja sebesar 0,00279 m/detik dengan volume padatan didapatkan sebesar 0,048 m3/detik, serta waktu pengerukan kolam dilakukan 117 hari atau setiap 4 bulan, dan untuk kebutuhan air untuk pencucian sebesar 1.390,932 m3/jam atau 0,39 m3/detik. Total head yang harus diatasi oleh pompa underwater sebesar 26,28 m. Maka, Pompa tersebut mampu untuk mengalirkan air untuk pencucian, sedangkan untuk temperatur air rata-rata di kolong air kerja sebesar 32,3oC dengan nilai NPSHa lebih kecil dari pada NPSHr. Nilai NPSHa yang di dapatkan 4,07 m dan NPSHr 12,88 m. Pada kondisi ini kavitasi terjadi pada pompa taki.

P PT Timah Tbk. in increasing production in marine mining will implement an offshore mining system in the shallow sea by using a Cutter Suction Dredge. This mining has a separate washing, on land. The water used comes from under working water, with a depth of 4 meters. This research was conducted to examine the pump's ability to supply water to meet the needs of the primary jig. The location of this research was carried out in the work underwater area at CSD-WP Tanjung Gunung, Bangka Tengah. The research method used is a quantitative approach method, the method is carried out more focused on data numbers processed in the form of calculating the intensity of rainfall with the Gumbell method and the area of the catchment area. This research was conducted with a catchment area parameter of 19.853,2061 m2. With rainfall of 80,685 mm/day from runoff water and discharge settling pond E which enters the work underwater is 12.106 m3/hour. For sedimentation rates that occur under working water by 0,00279 m/s for the volume of solids obtained by 0,048 m3/s, so the percentage of solids or % of solid produced based on the incoming flow into the pond is 0.014%. The results of the study can be the water requirement of 1390,932 m3/hour or 0,39 m3/second. The total head that must be handled by each pump is 28,48 m. As for the average water temperature in the under working water of 32,3oC with the value of NPSHa is smaller than on the NPSHr. Value of the Npsha that is get-6.72 m and Npshr 12,88 m. In this condition the cavitation occurs taki pump.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?