DETAIL KOLEKSI

Hubungan riwayat pemberian asi eksklusif dengan obesitas pada bayi usia 7-24 bulan


Oleh : Meilani Rose

Info Katalog

Nomor Panggil : S 813

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Robert Gandasentana

Subyek : Pediatric;Obesity

Kata Kunci : breastfeeding, exclusive breastfeeding, obesity, 7-24 months baby


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_SKD_03012166_Halaman-judul.pdf 1711.79
2. 2016_TA_SKD_03012166_Pengesahan.pdf 1060.76
3. 2016_TA_SKD_03012166_Bab-1_Pendahuluan.pdf 743.5
4. 2016_TA_SKD_03012166_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 849.54
5. 2016_TA_SKD_03012166_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 839.55
6. 2016_TA_SKD_03012166_Bab-4_Metode.pdf 826.71
7. 2016_TA_SKD_03012166_Bab-5_Hasil.pdf 895.01
8. 2016_TA_SKD_03012166_Bab-6_Pembahasan.pdf 821.58
9. 2016_TA_SKD_03012166_Bab-7_Kesimpulan.pdf 734.53
10. 2016_TA_SKD_03012166_Daftar-pustaka.pdf 821.95
11. 2016_TA_SKD_03012166_Lampiran.pdf 2172.62

L LATAR BELAKANGMasa balita terutama sampai usia dua tahun pertama merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang paling pesat dibandingkan dengan kelompok umur lainnya. Obesitas menjadi salah satu masalah kesehatan yang bermakna. Prevalensi obesitas pada masa kanak-kanak di dunia meningkat. Obesitas pada anak berisiko 1,8 kali menjadi obesitas pada masa dewasa. Salah satu faktor yang dapat membantu mengurangi risiko dari obesitas adalah ASI.ASI merupakan sumber makanan yang paling tepat bagi bayiMETODEPenelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik, crosssectional. Sampel penelitian ini adalah bayi usia 7-24 bulan yang berkunjung ke Posyandu X pada tahun 2015-2016, yang berjumlah 95 orang dengan teknik pengambilan sampel consecutive non random sampling. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan data Kartu Menuju Sehat (KMS), selanjutnya di uji menggunakan analisis Chi Square dan Fisher.HASILTidak ada hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif (p = 0.928), usia ibu (p=0.953), status pendidikan (p=0.416), status pekerjaan (p=0.337) dan usia bayi (p=0.584) dengan obesitas pada bayi. Namun terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan obesitas pada bayi (p=0.035)KESIMPULANMeski secara klinis obesitass terjadi lebih banyak pada bayi yang tidak mendapatkan ASI eksklusif, namun hasil uji statistik menyatakan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan obesitas pada bayi usia 7-24 bulan

B BACKGROUNDToddlerhood especially the first two years is a period of growth and development of the most rapidly compared with other age. Obesity is become one of the significant health problems. The prevalence of obesity in childhood in the world increased. Childhood obesity is 1.8 times risk of becoming obese during adult life. Among the factors that may help reduce the risk of obesity is breastfeeding. Breastfeeding are most appropriate source of food for infantsMETHODSThis study uses observational analytic study design, cross-sectional. The sample of this study are 7-24 months baby who visited Posyandu X in 2015-2016, around 95 sample, with the consecutive non random sampling technique. Data were collected through interviews using questionnaire and Child Health Card data, and further analysis using Chi – square test.RESULTThere is no relationship between a history of exclusive breastfeeding (p = 0928), maternal age (p = 0.953), educational status (p = 0416), employment status (p = 0337) and age infants (p = 0584) with obesity in infants. But there is a relationship between gender and obesity in infants (p = 0.035).CONCLUSIONAlthough clinically obesity occur more in infants who are not use exclusive breastfeeding, but the statistical result stated there is no significant relationship between history of exclusive breastfeeding and obesity in infants aged 7-24 months

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?