DETAIL KOLEKSI

Hubungan tingkat stres dengan perilaku mengatasi stres pada remaja SMA X

0.0


Oleh : Rizqiana Rahmawati

Info Katalog

Nomor Panggil : S 855

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Yenny

Subyek : Stress (Psychological)

Kata Kunci : adolescents, levels of stress, stress coping behavior


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_SKD_03012240_Halaman-judul.pdf 17478.91
2. 2016_TA_SKD_03012240_Pengesahan.pdf 709.02
3. 2016_TA_SKD_03012240_Bab-1_Pendahuluan.pdf 838.1
4. 2016_TA_SKD_03012240_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 888.1
5. 2016_TA_SKD_03012240_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 841.75
6. 2016_TA_SKD_03012240_Bab-4_Metode.pdf 957.75
7. 2016_TA_SKD_03012240_Bab-5_Hasil.pdf 769.78
8. 2016_TA_SKD_03012240_Bab-6_Pembahasan.pdf 843.67
9. 2016_TA_SKD_03012240_Bab-7_Kesimpulan.pdf 826.14
10. 2016_TA_SKD_03012240_Daftar-pustaka.pdf 842.24
11. 2016_TA_SKD_03012240_Lampiran.pdf 2910.41

T Tingginya prevalensi stres pada remaja (61%) perlu mendapat perhatian khusus karena akan menimbulkan dampak seperti depresi. Sampai saat ini belum diketahui perilaku coping stress pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku coping stress yang digunakan oleh remaja. Penelitian dilaksanakan dilaksanakan di SMAN 23 Jakarta Barat, pada bulan November 2015, menggunakan desain cross sectional. Sebanyak 237 responden dikumpulkan dengan cara cluster random sampling diikuti dengan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk karakteristik demografi, Perceived Stress Scale untuk tingkat stres, dan COPE untuk perilaku coping stress. Analisis univariat untuk mencari frekuensi karakteristik demografi, tingkat stres, dan perilaku coping stress. Analisis bivariat dengan uji Chi-square digunakan untuk melihat hubungan antara karakteristik demografi, tingkat stres dengan perilaku coping stress. Batas kemaknaan yang digunakan adalah p<0,05. Sebagian besar responden berusia 17-18 tahun (53,6%), berjenis kelamin perempuan (54,9%), status ekonomi menengah atas (64,1%), tingkat pendidikan kelas X (50,2%), dan stres berat (60,3%). Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara usia (p=0,589), jenis kelamin (p=0,126), status ekonomi (p=0,483), tingkat pendidikan (p=0,124) dengan perilaku mengatasi stres. terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres dengan perilaku coping stress (p=0,004*). Terdapat hubungan bermakna antara tingkat stres dengan perilaku mengatasi stres pada remaja SMA X. Tingkat stres rendah cenderung menggunakan problem-focused coping, stres sedang dan berat cenderung menggunakan emotion-focused coping.

T The high prevalence of stress in adolescents (61%) needs special attention because it will have an impact such as depression. Until now, it remains unknown stress coping behavior in adolescents. This study aims to determine the stress coping behaviors being used by adolescents. The research was conducted conducted at SMAN 23 Jakarta Barat, in November 2015, using cross sectional design. A total of 237 respondents were collected by cluster random sampling followed by simple random sampling. Data was collected by using a questionnaire for demographic characteristics, Perceived Stress Scale for the level of stress, and COPE for stress coping behavior. Univariate analysis to find the frequency of demographic characteristics, stress level, and stress coping behavior. Bivariate analysis using Chi-square test is used to examine the relationship between demographic characteristics, stress level with the stress coping behavior. The limit of significance used was p <0.05. Most of the respondents aged 17-18 years (53.6%), female (54.9%), upper middle economic status (64.1%), education level of class X (50.2%), and severe stress (60.3%). There was no significant relationship between age (p = 0.589), sex (p = 0.126), economic status (p = 0.483), educational level (p = 0.124) with the behavior of coping with stress. there is a significant relationship between the level of stress with stress coping behaviors (p = 0.004 *). There is a significant relationship between the level of stress to deal with the stress on the behavior of high school adolescent X. low stress levels tend to use problem-focused coping, moderate and severe stress tend to use emotion-focused coping.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?