DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan fasilitas kerja untuk mengurangi risiko musculoskeletal disorders (Msds) pada operator mesin F1 PT. X


Oleh : Nadia Putri Ramadhani

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Nora Azmi

Subyek : Human engineering;Musculoskeletal diseases

Kata Kunci : nordic body map, musculoskeletal disorders (MSDs), rapid entire body assessment (REBA).


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STI_063001900126_Halaman-Judul.pdf 988.15
2. 2020_TA_STI_063001900126_Lembar-Pengesahan.pdf 1928.11
3. 2020_TA_STI_063001900126_Bab-1_Pendahuluan.pdf 755.32
4. 2020_TA_STI_063001900126_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 1369.62
5. 2020_TA_STI_063001900126_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 766.55
6. 2020_TA_STI_063001900126_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 3023.41
7. 2020_TA_STI_063001900126_Bab-5_Keismpulan.pdf 734.21
8. 2020_TA_STI_063001900126_Daftar-Pustaka.pdf 146.24
9. 2020_TA_STI_063001900126_Lampiran.pdf 711.88

P PT. X merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri pompa, dimana dalam pelaksanaan proses produksinya banyak pekerjaan berat yang masih dilakukan secara manual oleh operator. Perusahaan selalu berusaha untuk memperhatikan keselamatan dan kesehatan pekerjanya. Penelitian ini difokuskan pada operator bagian GS Moulding yang berada didalam departemen foundry PT. X. Operator mesin F1 dipilih untuk menjadi objek penelitian, karena aktivitas produksi di mesin F1 sangat bergantung pada operator yang harus membuat cetakan dengan mengoperasikan mesin F1. Setelah melakukan observasi langsung, diketahui bahwa masalah yang dihadapi oleh operator mesin F1 adalah beban kerja yang berat, aktivitas yang berulang, serta postur tubuh yang kurang efisien karena kurangnya alat bantu untuk meringankan beban kerja operator. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memberikan usulan perbaikan fasilitas kerja untuk membantu meringankan beban kerja operator mesin F1. Untuk mengetahui kondisi yang tidak ergonomis pada lingkungan kerja operator mesin F1, dilakukan identifikasi awal menggunakan kuisioner Nordic Body Map. Permasalahan yang terdapat pada postur kerja yang kurang baik akan diidentifikasi tingkat risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs)nya dengan menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Quick Exposure Checklist (QEC). Hasil identifikasi REBA menunjukkan adanya kondisi postur kerja yang kurang baik pada aktivitas membalik cetakan dan pemindahan cetakan ke conveyor dengan skor REBA masing-masing 9, dan dari hasil identifikasi QEC menunjukkan bahwa total exposure score untuk aktivitas pembalikkan cetakan adalah sebesar 112 dengan exposure level sebesar 60.227%, sedangkan untuk aktivitas pemindahan cetakan mendapat nilai exposure score 103 dan nilai exposure level 58.523%. Hasil perhitungan keduanya menunjukkan tingginya level risiko MSDs pada operator mesin F1, sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut serta perbaikan secepatnya agar mengurangi risiko MSDs. Usulan Perbaikan yang diusulkan adalah dengan menambahkan alat bantu berupa conveyor, sebuah clamp, serta dilakukan stretching sebelum memulai proses pencetakan. Dengan menggunakan software CATIA, usulan perbaikan diimplementasi dalam bentuk sebuah gambar dengan postur tubuh operator yang sudah diperbaiki. Dari hasil penilaian ulang dengan menggunakan metode REBA dan NIOSH Lifting Equation, risiko cedera untuk kedua aktivitas mengalami penurunan. Skor REBA untuk aktivitas membalik cetakan menjadi 4, sedangkan untuk aktivitas pemindahan conveyor menjadi 6. Sedangkan nilai Lifting Index untuk aktivitas membalik cetakan mengalami penurunan dari 5.291 menjadi 2.198, sedangkan untuk aktivitas pemindahan conveyor berubah dari 6.527 menjadi 1.802.

P PT. X is a company engaged in the pump industry. The company always maintains its quality by not only producing high quality pumps, but also maintaining the availability of spare parts for customers. Through an integrated quality control system, the company can guarantee its products and services. This research is focused on the operator of GS Moulding section in the Foundry Department. In GS Moulding, F1 machine operators are selected to be the research object, because the production activities are highly dependent on the operator. The production activity in the F1 machine relies heavily on operators who have to make prints by operating the F1 machine. After a direct observation, it is noted that the problems faced by the operators are heavy workloads, repetitive activities, and less efficient posture due to lack of tools to relieve the workload. The purpose of this research is to provide improvements to help ease the workload of F1 machine operators. To find the unergonomic conditions, the preliminary identification is performed using the Nordic Body Map questionnaire. Problems found in poor working posture will be identified by the risk level of its Musculoskeletal Disorders (MSDs), using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) and Quick Exposure Checklist (QEC). The results of REBA’s identification indicate that there is poor working posture on the turning mould activity and moving mould activity with a REBA score of 9, and from the QEC identification results indicate that the total exposure score for mould turning activity is 112, with an exposure level of 63.636%, while for mould transfer activity gets the exposure score of 103 and exposure level of 58.523%. The results of both calculations indicate the highrisk level of MSDs on F1 machine operators, so further inspection is required as well as immediate improvements to reduce the risk of MSDs. Proposed improvements were to add facilities such as conveyor, a clamp, and evaluation of the work environment around the F1 machine. The proposed improvement is to add tools such as conveyors, a clamp, and to stretch before starting the printing process. By using CATIA, the proposed improvement is implemented in the form of an image with the operator's posture that has been improved. From the results of the reassessment using the REBA and NIOSH Lifting Equation methods, the risk of injury for both activities had decreased. REBA score for turning mold activities to 4, while for moving mold to the conveyor activities to 6. While the Lifting Index value for the turning mold activity decreased from 5,291 to 2.198, and for the moving mold to the conveyor activity changed from 6,527 to 1,802.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?