DETAIL KOLEKSI

Perbaikan kualitas pada proses produksi pipe api spec 10 inch pada mesin kt - 24 dengan menggunakan Metode Six Sigma di PT Bakrie Pipe Industries


Oleh : Wita Tasya Aliyani

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Johnson Saragih

Subyek : Pipes - Quality control;Six sigma (Quality control standard)

Kata Kunci : quality control, six sigma, failure mode & effect analysis


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_TI_0063001600120_Halaman-Judul.pdf 904.33
2. 2020_TA_TI_0063001600120_Lembar-Pengesahan.pdf 3274.14
3. 2020_TA_TI_0063001600120_Bab-1.pdf 893.62
4. 2020_TA_TI_0063001600120_Bab-2.pdf 1663.98
5. 2020_TA_TI_0063001600120_Bab-3.pdf 1019.96
6. 2020_TA_TI_0063001600120_Bab-4.pdf 16889.83
7. 2020_TA_TI_0063001600120_Bab-5.pdf 791.28
8. 2020_TA_TI_0063001600120_Daftar-Pustaka.pdf 788.91
9. 2020_TA_TI_0063001600120_Lampiran.pdf 3582.73

P Persaingan bisnis kini semakin bersaing. Hal ini membuat beberapa pihakdalam bidang industri harus meningkatkan kualitas pada produknya. Salah satu carameningkatkan kualitas dalam suatu produk adalah perusahaan dapat menurunkanpersentase produk cacat. PT. Bakrie Pipe Industries merupakan perusahaan yangbergerak dalam memproduksi pipa baja dengan berbagai fungsi. Perusahaan inijuga memiliki sejumlah mesin yang digunakan dalam membuat pipa. Mesin-mesinini dapat dibedakan dari spesifikasi range diameter yang mampu dihasilkan.Penelitian ini hanya difokuskan kepada produk API SPEC pada Mesin KT-24karena memiliki persentase cacat sebesar 20.83% sedangkan target yang ditentukanperusahaan 4% pada bulan Januari 2019 – Juni 2019. Penelitian ini menggunakanMetode Six Sigma yang bertujuan dapat mengurangi persentase cacat padaperusahaan. Untuk mencapai keadaan tersebut, dilakukan perbaikan menggunakanMetode Six Sigma dengan tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, danControl. Pada tahap define dilakukan pembuatan diagram SIPOC (Supplier-Input-Process-Output-Control), mengidentifikasi menggunakan CTQ (Critical toQuality). Selanjutnya tahap measure menggunakan Peta Kendali C yangdilanjutkan dengan menghitung nilai DPMO dan tingkat sigma dengan nilai sigmayang didapatkan 3.26 sigma. Tahapan berikutnya, analyze, menggunakan DiagramPareto dan didapatkan hasil cacat dominan pada cacat outer dan inner. Selanjutnyadilanjutkan dengan Diagram Ishikawa dan Failure Mode and Effect Analysis(FMEA). Hasil nilai RPN FMEA terbesar yaitu mata pahat gompal pada kecacataninner dengan nilai 245. Berdasarkan tahapan-tahapan sebelumnya, dapat ditentukanusulan berupa penggantian mata pahat dan pemasangan kamera pada jig mata pahatinner. Kemudian didapatkan nilai sigma setelah dilakukan implementasi selama 7hari menjadi sebesar 3.39 sigma.

B Business competition is now increasingly competitive. this makes severalparties in the industry have to increase their product quality. One of the ways toincrease their product quality is that the company can decrease the percentage of defective products so that the product can compete. PT. Bakrie Pipe Industries is acompany that engages in producing steel pipes with various functions. Thiscompany also has several machines used in making steel pipes. These machines canbe distinguished by their diameter range specifications that can be produced. Thisresearch is only focused on product API SPEC 10 Inch on K-24 plant because theyhave 20.83% of defect percentage, while the target set by the company is 4% inJanuary-June 2019. This research is using six sigma method aiming to decrease thecompany’s defect percentage. To reach that state, improvements are made by usingthe six sigma method with define, measure, analyze, improve, and control stages.On define stage, SIPOC diagrams are made, identified by using Critiqal to Quality(CTQ). The next step is the measure step, using control chart C, continued bycounting DPMO value with sigma level obtained at 3.26 sigma. The next step,analyze, using pareto diagram and the results obtained are dominant defects in theouter and inner defects. Next step is using cause and effect diagram and FMEAdiagrams. Based on the previous stages, proposals can be determined in the form ofbead remover replacement and mounting a camera on an inner bead remover. Thenthe sigma value obtained after 7 days of implementation is 3.39 sigma.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?