DETAIL KOLEKSI

Faktor availibilitas dan aksesibilitas terhadap persepsi kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Kebon Jeruk


Oleh : Muhammad Dhira Septo Aji

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1490

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Rina Kurniasri Kusumaratna

Subyek : Health Services

Kata Kunci : accessibility, perceived quality of health services, availability


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_SKD_03015120_Halaman-judul.pdf 1315
2. 2019_TA_SKD_03015120_Pengesahan.pdf 825.2
3. 2019_TA_SKD_03015120_Bab-1_Pendahuluan.pdf 625.92
4. 2019_TA_SKD_03015120_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 790.59
5. 2019_TA_SKD_03015120_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 770.14
6. 2019_TA_SKD_03015120_Bab-4_Metode.pdf 1329.13
7. 2019_TA_SKD_03015120_Bab-5_HAsil.pdf 755.86
8. 2019_TA_SKD_03015120_Bab-6_Pembahasan.pdf 774.22
9. 2019_TA_SKD_03015120_Bab-7_Kesimpulan.pdf 616.37
10. 2019_TA_SKD_03015120_Daftar-pustaka.pdf 743.04
11. 2019_TA_SKD_03015120_Lampiran.pdf 3804.07

L LATAR BELAKANG Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis dinas kabupaten/kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan disuatu wilayah kerja. Saat ini masyarakat sebagai pengguna pelayanan kesehatan termasuk puskesmas bukan hanya sekedar mendapatkan pelayanan tetapi mereka memiliki harapan memperoleh pelayanan yang baik. METODE Penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Stratified random sampling pada pengguna layananan kesehatan di puskesmas kecamatan dan tujuh puskesmas kelurahan di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk, pada bulan Oktober sampai Desember 2018. Jumlah responden sebanyak 229 orang pengguna layanan kesehatan. Pengambilan data menggunakan data pertanyaan dengan melakukan wawancara dan observasi. Analisis data dengan menggunakan program SPSS 25 for Windows dengan uji Chi-Square.HASILSebanyak 85,7% pengunjung dengan aksesibilitas mudah dicapai merasa puas dengan pelayanan puskesmas dan 30,8% pengunjung dengan aksesibilitas susah dicapai puas dengan pelayanan Puskesmas. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor aksesibilitas terhadap persepsi kualitas layanan kesehatan (p = 0,000). Sementara sebanyak 71,4% provider memiliki ketersediaan yang tidak memenuhi standar akan tetapi merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Hasil menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara faktor availibilitas terhadap persepsi kualitas layanan kesehatan (p=0,550). KESIMPULAN Terdapat hubungan antara faktor aksesibilitas dan persepsi kualitas layanan kesehatan terhadap pengguna layanan kesehatan Puskesmas di Kebon Jeruk

B BACKGROUND Community Health care is a subdistrict / city official technical implementation unit that responsible for organizing health development in a work area. At present the community as users of health services, including community health care, is not only getting services but they have hopes of getting good service. METHOD This study used analytic observational studies with cross-sectional design. Sampling was carried out by stratified random sampling on health service users in sub-district health centers and seven kelurahan health centers in the Kebon Jeruk sub-district, from October to December 2018. The number of respondents was 229 people using health services. Data retrieval uses question data by conducting interviews and observations. Data analysis using SPSS 25 for Windows with the Chi-Square test. RESULT As many as 85.7% of visitors with easily accessible accessibility were satisfied with the puskesmas service and 30.8% of visitors with difficult accessibility were achieved satisfied with the Puskesmas service. The results show that there is a relationship between accessibility factors to the perception of the quality of health services (p = 0,000). While as many as 71.4% of providers have availability that does not meet the standards but are satisfied with the services provided. The results show that there is no correlation between availability factors on perceptions of health care quality (p = 0.550). CONCLUSION There is a relationship between accessibility factors and perceptions of the quality of health services for health care users of Puskesmas in Kebon Jeruk

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?