DETAIL KOLEKSI

Perencanaan desain casing sumur panas bumi NPY lapangan JGL

5.0


Oleh : Nanda Pratama Yufi

Info Katalog

Nomor Panggil : 1217/TP/2020

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Lilik Zabidi

Pembimbing 2 : Kris Pudyastuti

Subyek : Geothermal wells - Design

Kata Kunci : maximum load, grade casing, burst, collapse, thermal stress


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STP_071001500103_Halaman-Judul.pdf 2397.12
2. 2020_TA_STP_071001500103_Pengesahan.pdf 893.32
3. 2020_TA_STP_071001500103_Bab-1-Pendahuluan.pdf 593.76
4. 2020_TA_STP_071001500103_Bab-2-Tinjauan-literatur.pdf 1519.47
5. 2020_TA_STP_071001500103_Bab-3-Kerangka-konsep.pdf 666.08
6. 2020_TA_STP_071001500103_Bab-4-Metode.pdf 1907.18
7. 2020_TA_STP_071001500103_Bab-5-Kesimpulan.pdf 544.04
8. 2020_TA_STP_071001500103_Daftar-pustaka.pdf 627.37
9. 2020_TA_STP_071001500103_Lampiran.pdf 1232.05

D Dalam kegiatan pengembangan lapangan minyak, gas bumi, dan panasbumi, perlu dilakukan pengeboran untuk mengangkat fluida dari reservoir kepermukaan. Salah satu komponen utama yang berpengaruh signifikan terhadapoperasi pengeboran dan kinerja sumur panas bumi adalah rancangan casing.Pada tugas akhir ini akan dilakukan perencanaan casing sumur panasbumi “NPY” lapangan JGL, untuk menentukan rangkaian casing yang palingtepat. Langkah awal studi ini adalah dengan penentuan titik kedalaman casingberdasarkan data dan informasi dari lapangan panas bumi NPY.Perhitungan beban burst, collapse, dan tension, dilakukan denganmenggunakan metode Maximum Load. Pengaruh kondisi spesial sumur panasbumi, salah satunya adalah temperatur pada sumur dan diperhitungan denganmenggunakan thermal stress. Korelasi dari tiga faktor tersebut yaitu beban,thermal, dan safety factor operasi pengeboran yang ditentukan maka dapatditentukan grade casing pada trayek 20”, 13 3/8”, 10 ¾” yang paling tepat untukkondisi sumur NPY.Hasil perencanaan casing sumur panas bumi NPY lapangan JGL yaitutrayek 20” memakai casing L80 169 PPF, trayek 13 3/8 memakai casing S95 80,7PPF, 10 ¾ memakasi casing S95 65,7 PPF.

I In oil, gas and geothermal field development activities, drilling needs to becarried out to lift fluid from the reservoir to the surface. One of the maincomponents that significantly influence the drilling operation and geothermal wellperformance is the casing design.In this final project will be carried out planning geothermal wells "NPY"JGL field, to determine the most appropriate casing series. The initial step of thisstudy is to determine the casing depth based on data and information from theNPY geothermal field.Burst, collapse, and tension load calculations are performed using theMaximum Load method. The influence of special conditions of geothermal wells,one of which is the temperature in the well and is calculated using thermal stress.Correlation of the three factors, namely load, thermal, and safety factor of thedrilling operation determined, it can be determined the grade of the casing on the20 ", 13 3/8", 10 ¾ "routes that are most appropriate for NPY well conditions.The results of the JGL field geothermal well casing planning in JGL are 20"route using L80 169 PPF casing, route 13 3/8 using S95 80.7 PPF casing, 10"using S95 65.7 PPF casing.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?