DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara potential hydrogen air kolam renang dan erosi gigi atlet renang usia 13 – 18 tahun di Jakarta Selatan : kajian pada Kolam Renang GOR Pertamina Simprug, Kolam Renang GBK Aquatic Senayan, dan Kolam Renang GOR Ragunan (laporan penelitian)


Oleh : Renaldo Alexander Kandou

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.645 REN h

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Dr. drg. Fatimah Boenjamin, Sp.KGA.

Subyek : Tooth erosion

Kata Kunci : dental erosion, water pH level, athletes aged 13-18 years, duration of swimming


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_KG_040001500148_Halaman-Judul.pdf 1217.52
2. 2019_TA_KG_040001500148_Bab-1.pdf 664.58
3. 2019_TA_KG_040001500148_Bab-2.pdf 847.49
4. 2019_TA_KG_040001500148_Bab-3.pdf 649.67
5. 2019_TA_KG_040001500148_Bab-4.pdf 701.92
6. 2019_TA_KG_040001500148_Bab-5.pdf 682.12
7. 2019_TA_KG_040001500148_Bab-6.pdf 667.44
8. 2019_TA_KG_040001500148_Bab-7.pdf 642.44
9. 2019_TA_KG_040001500148_Daftar-Pustaka.pdf 680.04
10. 2019_TA_KG_040001500148_Lampiran.pdf 2048.97

L Latar Belakang: Erosi gigi merupakan kerusakan non-karies yang disebabkan oleh proses kimiawi yang bersifat asam, tanpa melibatkan bakteri. Pemberian klorin sebagai desinfektan yang tidak sesuai aturan dapat menyebabkan turunnya pH air kolam renang di bawah pH kritis 5,5 sehingga risiko perenang menderita erosi gigi lebih tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pH air kolam renang dan erosi gigi atlet renang usia 13-18 tahun di Jakarta Selatan. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross-sectional yang dilakukan pada 63 orang atlet renang di Kolam Renang GBK Senayan, GOR Simprug, dan GOR Ragunan. Peneriksaan erosi gigi dilakukan pada gigi anterior dan posterior dengan menggunakan indeks Lussi. Hasil: Uji Coefficient Contingency menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pH air kolam renang dan erosi gigi (p < 0,01). Hasil uji chi-square juga menunjukkan ada perbedaan status erosi dan tidak erosi yang bermakna berdasarkan lama pengalaman renang. (p < 0,05). Kesimpulan: Erosi gigi tidak hanya dipengaruhi oleh kadar pH air kolam yang asam, namun juga dipengaruhi lama waktu renang atlet.

B Background: Tooth erosion is a non-carious lesion caused by acidic chemical processes, without involving bacteria. Administration of chlorine as disinfectant not according to the rules, may decrease the pH in the swimming pools below the critical pH 5,5 that will risk swimmers to suffer from tooth erosion. Method: This study was an observational study with a cross-sectional design. Subject of the study was 63 swimming athletes at the GBK Senayan, GOR Simprug, and GOR Ragunan Swimming Pools. Dental erosion examination was performed by using the Lussi index. Results: The Contingency Coefficient test showed a significant relationship between pH in the swimming pools and tooth erosion (p < 0.01). The results of the Chi-square test showed significant differences in erosion and nonerosion status of subjects based on duration of swimming experience (p < 0.05). Conclusion: Tooth erosion is not only influenced by the pH level of acidic pond water, but also influenced by the duration of swimming time of athletes.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?