DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara kontrol gula darah diabetes melitus tipe 2 dan angka kejadian tuberkulosis paru


Oleh : Meikhel Alexander Wijaya

Info Katalog

Nomor Panggil : 614.542 Wij h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Rita Khairani

Subyek : Blood glucose;Diabetes mellitus;Tuberculosis, Pulmonary

Kata Kunci : pulmonary tuberculosis, diabetes mellitus type 2, blood sugar level


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_SKD_03010172_Halaman-Judul.pdf 1111.96
2. 2014_TA_SKD_03010172_Pengesahan.pdf 942.97
3. 2014_TA_SKD_03010172_Bab-1_Pendahuluan.pdf 615.21
4. 2014_TA_SKD_03010172_Bab-2_Tinjauan-Literatur.pdf 716.08
5. 2014_TA_SKD_03010172_Bab-3_Kerangka-Konsep.pdf 689.94
6. 2014_TA_SKD_03010172_Bab-4_Metode.pdf 962.28
7. 2014_TA_SKD_03010172_Bab-5_Hasil.pdf 693.07
8. 2014_TA_SKD_03010172_Bab-6_Pembahasan.pdf 614.56
9. 2014_TA_SKD_03010172_Bab-7_Kesimpulan.pdf 618.65
10. 2014_TA_SKD_03010172_Daftar-Pustaka.pdf 691.43
11. 2014_TA_SKD_03010172_Lampiran.pdf 1270.32

T Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan bagian bawah kronik yang dapat menyerang semua kalangan terutama mereka dengan kekebalan tubuh rendah.Salah satu penyakit yang dapat mempermudah terkena tuberkulosis paru adalah diabetes melitus ,yang menyebabkan penurunan kekebalan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara diabetes melitus dengan tuberkulosis paru di daerah BekasiMETODE:Studi analitik observasional dengan desain potong lintang yang mengikutsertakan 76 responden diabetes melitus tipe 2,di daerah Bekasi. Data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner serta rekam medis untuk melihat riwayat penyakit. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Fisher’s exact test menggunakan SPSS versi 20.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05HASIL: Analisis univariat menunjukkan dari 76 responden , terbanyak umur 51-60 tahun(44,7%), 42 responden(57,9%) wanita, terdapat 6 orang(7,9%) BMI kurang, 56 responden(73,7%)gula darah tidak terkontrol,terdapat 2 responden(2,6%) penghasilan dibawah upah minimum rata-rata, sebanyak 27 responden (35,5%) memiliki DM tipe 2 lebih dari 5 tahun,sebanyak 11 responden(14,5%) tinggal berdekatan dengan penderita TB paru dan sebanyak 5 responden(6,6%) pernah/sedang menderita TB paru. Analisis bivariat dengan Fisher’s exact test menunjukkan hubungan bermakna antara usia dengan angka kejadian tuberkulosis paru, terdapat hubungan jenis kelamin dengan angka kejadian TB paru ,terdapat hubungan antara penderita TB paru di lingkungan dengan angka kejadian TB paru. Hasil dari pengujian juga menunjukan bahwa kejadian TB paru terjadi pada pasien DM tipe 2 yang telah di diagnosa menderita DM tipe 2 selama lebih dari 5 tahun.KESIMPULAN: Karakteristik sosio-demografis seperti usia,gender, dan lingkungan penderita TB paru disekitar responden memiliki hubungan dengan kejadian TB paru . Faktor lain seperti indeks masa tubuh, riwayat minum obat, kadar gula darah, tingkat penghasilan dari responden tidak ada hubungan dengan kejadian TB paru

P Pulmonary Tuberculosis is an infectious disease of chronic lower respiratory tract that can affect all people, especially those with low immunity. One of the diseases that can facilitate pulmonary tuberculosis is diabetes mellitus, which causes decreased immunity. This study aims to determine the relationship between diabetes mellitus with pulmonary tuberculosis in Bekasi area.METHODS: Analytic observational studies with a cross-sectional design that included 76 respondents with diabetes mellitus type 2, in Bekasi. Data were collected by interviews using questionnaires and medical records to see a history of the disease. Data were analyzed using Fisher’s exact test statistic test using SPSS version 20.0 and significance levels were used as 0.05.RESULTS: Univariate analysis showed from 76 respondents, most aged 51-60 years (44.7%), 42 respondents (57.9%) women, there were 6 (7.9%) BMI less, 56 respondents (73.7%) blood sugar is not controlled, there are 2 respondents (2.6%) earning below the minimum wage on average, 27 respondents (35.5%) had type 2 diabetes over 5 years, a total of 11 respondents (14.5%) live within walking distance of pulmonary TB patients and as many as 5 respondents (6.6%) were / are suffering from pulmonary tuberculosis. Bivariate analysis with Fisher’s exact test showed a significant relationship between age and the incidence of pulmonary tuberculosis, there is a gender relationship with the incidence of pulmonary tuberculosis, there is a relationship between pulmonary tuberculosis patients in an environment with the incidence of pulmonary tuberculosis. The results of the test also showed that the incidence of pulmonary tuberculosis in patients with type 2 diabetes who had been diagnosed with type 2 diabetes for more than 5 years.CONCLUSION: Socio-demographic characteristics such as age, gender, and the environment surrounding the pulmonary TB patient respondents have a relationship with the incidence of pulmonary tuberculosis. Other factors such as body mass index, history of medication, blood sugar levels, the level of income of the respondent no association with the incidence of TB

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?