DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara obesitas sentral dengan kadar trigliserida pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti


Oleh : Muhammad Fachri Ridha Herlan

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.398 Her h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Nuryani Sidarta

Subyek : Obesity, Abdominal

Kata Kunci : central obesity, body mass index, waist circumference, triglyceride


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_SKD_03010190_Halaman-Judul.pdf 860.54
2. 2014_TA_SKD_03010190_Pengesahan.pdf 586.03
3. 2014_TA_SKD_03010190_Bab-1_Pendahuluan.pdf 534.29
4. 2014_TA_SKD_03010190_Bab-2_Tinjauan-Literatur.pdf 733.84
5. 2014_TA_SKD_03010190_Bab-3_Kerangka-Konsep.pdf 625.85
6. 2014_TA_SKD_03010190_Bab-4_Metode.pdf 640.95
7. 2014_TA_SKD_03010190_Bab-5_Hasil.pdf 619.79
8. 2014_TA_SKD_03010190_Bab-6_Pembahasan.pdf 613.78
9. 2014_TA_SKD_03010190_Bab-7_Kesimpulan.pdf 539.55
10. 2014_TA_SKD_03010190_Daftar-Pustaka.pdf 692.68
11. 2014_TA_SKD_03010190_Lampiran.pdf 1139.56

P Penyakit kardiovaskular menempati urutan pertama penyebab kematian di Indonesia. Himpunan faktor risiko penyakit kardiovaskular yang berada bersamasama, sehingga meningkatkan risiko kejadian maupun kematian oleh penyakit kardiovaskular disebut sindroma metabolik (SM). Sindroma metabolik adalah kumpulan kelainan metabolik baik lipid maupun non-lipid yang merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskuler, yang terdiri atas obesitas sentral, dislipidemiaaterogenik (kadar trigliserida tinggi dan kadar kolesterol high-density lipoprotein (HDL) rendah), hipertensi, dan glukosa plasma yang abnormal. Penelitian menggunakan studi kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional (potong lintang) yang mengikutsertakan 158 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti. Data dikumpulkan dengan pengisian kuesioner dengan mengukur langsung indeks massa tubuh, lingkar pinggang dan kadar trigliserida. Analisis data dengan menggunakan SPSS for Mac Windows versi 22.0 dan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0,05. Hasil analisis chi-square menunjukkan terdapat hubungan antara indeks massa tubuh dengan kadar trigliserida, yaitu dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Terdapat hubungan antara lingkar pinggang dengan kadar trigliserida dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara obesitas sentral dengan kadar trigliserida pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

C Cardiovascular disease is the first cause of death in Indonesia. The set of risk factors of cardiovascular disease that are together, thus increasing the risk of occurrence and death by cardiovascular disease is called metabolic syndrome (SM). Metabolic syndrome is a collection of metabolic disorder either lipids or non-lipid which is a risk factor for cardiovascular disease, which consists of central obesity, dyslipidemia (high triglyceride levels and the levels of highdensity lipoprotein cholesterol (HDL) low), hypertension, and abnormal plasma glucose. Research using quantitative studies by using descriptive analytic method with cross sectional approach (cut latitude) that engage 158 students faculty of medicine University of Trisakti. Data collected by charging a questionnaire with direct measuring body mass index, waist circumference and triglyceride levels. Data analysis using SPSS for Windows version Mac 22.0 and the level of significance of 0.05 magnitude is used. Chi-square analysis results indicate there is a relationship between body mass index and levels of triglycerides, which is the value of p is equal to 0.000 (p < 0.05). There is a relationship between waist circumference and triglyceride levels with a value of p = 0.000 (p < 0.05). There can be summed up the relationship between triglyceride levels with Central obesity in students of Faculty of medicine, University of Trisakti

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?