DETAIL KOLEKSI

Usulan perbaikan tata letak pabrik dengan menggunakan Systematic Layout Planning (SLP) dan Algoritma Craft pada PT. Adhimix Precast Indonesia Plant Pulogadung


Oleh : Reissy Annisa Naomi

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Didein Suhardini

Subyek : Factory layout

Kata Kunci : factory layout, systematic layout planning, rectilinear distance, material handling


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_STI_063001500232_Halaman-Judul.pdf 809.17
2. 2019_TA_STI_063001500232_Lembar-Pengesahan.pdf 1131.76
3. 2019_TA_STI_063001500232_Bab-1_Pendahuluan.pdf 260.79
4. 2019_TA_STI_063001500232_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 816.87
5. 2019_TA_STI_063001500232_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 252.21
6. 2019_TA_STI_063001500232_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 4590.08
7. 2019_TA_STI_063001500232_Bab-5_Kesimpulan.pdf 219.46
8. 2019_TA_STI_063001500232_Daftar-Pustaka.pdf 383.08
9. 2019_TA_STI_063001500232_Lampiran.pdf 2137.71

P PT. Adhimix Precast merupakan salah satu pabrik yang memproduksi beton siap pakai dan beton pracetak di Indonesia. Penelitian yang dilakukan berfokus pada PT. Adhimix Precast Plant Pulogadung yang menghasilkan beton ready mix. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah besarnya jarak perpindahan material pada area produksi terhadap fasilitas pabrik, khususnya jarak terhadap gudang dan area shipping yang disebabkan oleh pengaturan fasilitas dan pemanfaatan lahan pabrik yang masih kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbaikan tata letak produksi dan tata letak fasilitas keseluruhan pabrik yang efisien demi mengurangi jarak perpindahan dan biaya material handling. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Layout Planning yang kemudian dioptimalkan menggunakan algoritma CRAFT. Perbaikan tata letak produksi dimulai dengan perancangan tata letak menggunakan SLP dan Relationship Diagramming. SLP yang kemudian dioptimalkan menggunakan algoritma CRAFT. Perbaikan dimulai dengan pembuatan Peta Proses Operasi, perhitungan routing sheet, hingga analisis hubungan kedekatan dengan Activity Relationship Chart untuk melakukan perancangan tata letak menggunakan Relationship Diagramming dan mendapatkan rancangan Activity Relationship Diagram. Hasil tata letak produksi terbaik kemudian digunakan pada perancangan tata letak keseluruhan pabrik yang dijadikan satu area produksi. Perancangan tata letak keseluruhan pabrik dilakukan dengan cara yang sama dengan perancangan tata letak produksi, yaitu menggunakan metode SLP dan Relationship Diagramming yang selanjutnya digunakan sebagai dasar rancangan Area Allocation Diagram pabrik. Dirancang 3 alternatif layout yang diuji berdasarkan jarak material handling menggunakan metode Rectilinear Distance dan kriteria biaya menggunakan Material Handling Evaluation Sheet. Alternatif SLP terpilih adalah alternatif 2 yang kemudian digunakan sebagai input CRAFT untuk dioptimalkan kembali. Solusi terbaik pertukaran departemen adalah dengan melakukan exchange 2 departments dengan total biaya material handling sebesar Rp68.877.015 atau terjadi penurunan sekitar 14% dibandingkan dengan layout awal sebesar Rp80.288.807 dan penurunan total jarak menjadi 638,47 m atau sekitar 22,87% apabila dibandingkan dengan layout awal sebelumnya sebesar 827,78 m.

P PT. Adhimix Precast is one of the factories that produce ready-mix concrete and precast concrete in Indonesia. Research conducted focuses on PT. Adhimix Precast Plant Pulogadung which produces ready mix concrete. The problem faced by the company is the large distance of material movement in the production area to the factory facilities, especially the distance to the warehouse and the shipping area that caused by facilities and utilization of factory land which is still less than optimal. This research aims to improve the production layout and layout of overall factory facilities that are efficient in order to reduce the distance of displacement and material handling costs. The research method used is Systematic Layout Planning which is then optimized using the CRAFT algorithm. Improvement of the production layout begins with the layout design using SLP and Relationship Diagramming. The SLP is then optimized using the CRAFT algorithm. Improvements began with making the Operations Process Map, routing sheet calculations, to the analysis of the proximity relationship with the Activity Relationship Chart to do the layout design using Relationship Diagramming and get the Activity Relationship Diagram design. The best production layout result is then used in the design of the overall plant layout which is made into one production area. The design of overall plant layout is carried out in the same way as the production layout design, that uses the SLP method and Relationship Diagramming which is then used as a basis for the design of the Factory Area Allocation Diagram. Three alternative layouts were designed based on material handling distance using the Rectilinear Distance method and cost criteria using the Material Handling Evaluation Sheet. The selected SLP alternative is alternative 2 which is then used as CRAFT input to be optimized again. The best solution for department exchange is to exchange 2 departments with a total material handling cost of Rp68.877.015 or a decrease of around 14% compared to the initial layout of Rp80.288.807 and a decrease in total distance to 638,47 m or around 22,87% when compared to the previous initial layout of 827,78 m.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?