DETAIL KOLEKSI

Hubungan mutu pelayanan pengobatan hipertensi dengan kepuasan pasien rawat jalan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial


Oleh : Sayyid Affan Muadzi

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.132 Mua h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Rudy Pou

Subyek : Patient satisfaction;Hypertension;Medical care - Quality control

Kata Kunci : quality of health care, BPJS, patient’s satisfication


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_SKD_03011264_Halaman-Judul.pdf 1493.35
2. 2015_TA_SKD_03011264_Pengesahan.pdf 1037.66
3. 2015_TA_SKD_03011264_Bab-1_Pendahuluan.pdf 537.65
4. 2015_TA_SKD_03011264_Bab-2_Tinjauan-Literatur.pdf 625.1
5. 2015_TA_SKD_03011264_Bab-3_Kerangka-Konsep.pdf 541.69
6. 2015_TA_SKD_03011264_Bab-4_Metode.pdf 685.32
7. 2015_TA_SKD_03011264_Bab-5_Hasil.pdf 585.82
8. 2015_TA_SKD_03011264_Bab-6_Pembahasan.pdf 546.02
9. 2015_TA_SKD_03011264_Bab-7_Kesimpulan.pdf 526.4
10. 2015_TA_SKD_03011264_Daftar-Pustaka.pdf 569.34
11. 2015_TA_SKD_03011264_Lampiran.pdf 1756.11

L LATAR BELAKANG Mutu pelayanan kesehatan adalah suatu langkah ke arah peningkatan pelayanan kesehatan baik untuk individu maupun untuk populasi sesuai dengan keluaran (outcome) kesehatan yang diharapkan dan sesuai dengan pengetahuan profesional terkini. Kepuasan pasien merupakan yang utama dari standar suatu fasilitas kesehatan dan merupakan suatu ukuran mutu pelayanan. Mutu pelayanan yang rendah memberi dampak terhadap jumlah kunjungan yang akan mempengaruhi provitabilitas fasilitas kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara mutu pelayanan dengan kepuasan pasien rawat jalan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. METODE Rancangan penelitian ini menggunakan studi cross-sectional.Jenis penelitian ini adalah analitik observasional. Pengumpulan data diperoleh dari pengisian kuesioner oleh responden di puskesmas Sindang Jaya. Jumlah responden 265 orang, analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan uji Kruskal-Wallis. Analisis diolah dengan program SPSS 21. HASIL Berdasarkan sosiodemografik, sebagian besar sampel adalah perempuan (60,8%), usia saat onset 36-45 tahun (58,1%), pasien merupakan ibu rumah tangga (45,7%), tingkat pendidikan terakhir menengah (55,1%), terdapat hubungan yang bermakna antara mutu pelayanan empathy (p = 0.000), responsiveness (p = 0.000), assurance (p = 0.000), reliability (p = 0.000), tangibles (p = 0.000) dengan kepuasan pasien. KESIMPULAN Terdapat hubungan yang bermakna antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial di puskesmas Sindang jaya.

B BACKGROUND Quality of health care is a step toward to improving health services for individuals and population according to output (outcome) of expected health and according with current professional knowledge. Patient’s satisfication is a primary standard of health facility and also a measurement to measure quality service. Low quality servise can impact to number of visit that will affect provitability of health falcilities. The purpose in this study is to determine relation between quality service and patient’s satisfication participants of BPJS. METHODS The design of this study used a cross-sectional study. This research is observational analytic. Data are collected from questionnaire respondent at puskesmas Sindang Jaya. Total respondents are 265 people, univariate and bivariate analysis are using Chi-square and Kruskal-Wallis test. Analysis processed with SPSS 21. RESULT Based on sociodemographic, most of the sample were female (60,8%), age 36-45 (58,1%), housewife (45,7%), average education level (55,1%). There is relation between empathy (p = 0.000), responsiveness (p = 0.000), assurance (p = 0.000), reliability (p = 0.000), tangibles (p = 0.000) and patient’s satisfication. CONCLUSION There is a relation between quality service and patient’s satisfication participants of BPJS at puskesmas Sindang Jaya

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?