DETAIL KOLEKSI

Daya Hambat Ekstrak Anredera cordifolia (Ten.) Steenis Terhadap Biofilm Staphylococcus aureus ATCC 25923 secara in vitro


Oleh : Ira Wijayanti

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.605 IRA d

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : drg. Hartono Pudjowibowo, M.S, DURMF

Pembimbing 2 : Dr. drg.Armelia Sari, M.Kes

Subyek : Herbs - Therapeutic use

Kata Kunci : anredera cordifolia (Ten.) steenis, staphylococcus aureus ATCC 25923, infection, complication after


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_KG_040001600064_Halaman-judul.pdf 3066.11
2. 2020_TA_KG_040001600064_Lembar-Pengesahan.pdf 639.2
3. 2020_TA_KG_040001600064_Bab-1-Pendahuluan.pdf 623.42
4. 2020_TA_KG_040001600064_Bab-2-Tinjauan-Pustaka.pdf 1088.17
5. 2020_TA_KG_040001600064_Bab-3-Kerangka-Teori.pdf 699.17
6. 2020_TA_KG_040001600064_Bab-4-Metode-Penelitian.pdf 1194.79
7. 2020_TA_KG_040001600064_Bab-5-Hasil-Penelitian.pdf 936.87
8. 2020_TA_KG_040001600064_Bab-6-Pembahasan.pdf 761.96
9. 2020_TA_KG_040001600064_Bab-7-Kesimpulan-dan-Saran.pdf 598.23
10. 2020_TA_KG_040001600064_Daftar-pustaka.pdf 817.06
11. 2020_TA_KG_040001600064_Lampiran.pdf 2387.93

L Latar Belakang: Infeksi merupakan salah komplikasi yang sering terjadi pasca pencabutan gigi dan dapat disebabkan oleh mikroorganisme flora normal rongga mulut seperti S. aureus. Pencegahan infeksi dilakukan dengan pemberian antibakteri dalam bentuk obat kumur seperti chlorhexidine. Namun, chlorhexidine memiliki efek samping. Sehingga tanaman herbal dapat digunakan sebagai alternatif, salah satunya Anredera cordifolia (Ten.) Steenis mempunyai sifat antibakteri, antioksidan dan antikarsinogenik. Tujuan: Untuk mengetahui daya hambat esktrak Anredera cordifolia (Ten.) Steenis terhadap biofilm Staphylococcus aureus ATCC 25923. Metode: Penelitian eksperimental laboratorik dengan metode biofilm assay menggunakan 96 well-plate untuk mengetahui daya hambat esktrak daun binahong pada konsentrasi 50%, 25%, 12.5%, 6.25%, dan 3.125%, Chlorhexidine 0.2% sebagai kontrol positif, serta BHI Broth sebagai kontrol negatif. Dilakukan inkubasi selama 1 jam, 6 jam, dan 24 jam. Hasil Optical Density dibaca menggunakan microplate reader dengan panjang gelombang 595 nm. Hasil: Pada uji normalitas dengan Shapiro-Wilk menunjukkan data terdistribusi normal (p > 0.05). Dilanjutkan uji ANOVA satu jalan dan uji Post-Hoc LSD menunjukkan data memiliki perbedaan bermakna (p < 0.05) antara konsentrasi ekstrak dengan kontrol negatif. Kesimpulan: Seluruh konsentrasi ekstrak Anredera cordifolia (Ten.) Steenis (50%, 25%, 12,5%, 6,25%, dan 3,125%) dapat menghambat biofilm S. aureus ATCC 25923 pada inkubasi 6 jam dan 24 jam. Namun, pada inkubasi 1 jam hanya konsentrasi 6,25% yang terbukti menghambat biofilm S. aureus ATCC 25923.

B Background: Infection is a complication that often occurs after tooth extraction and can be caused by normal flora microorganisms in the oral cavity such as S. aureus. Prevention of infection is by giving antibacterials of mouthwash such as chlorhexidine. However, chlorhexidine has side effects. So that herbal plants can be used as an alternative, one of which Anredera cordifolia (Ten.) Steenis has antibacterial, antioxidant and anticarcinogenic properties. Aim: To determine the inhibition of Anredera cordifolia (Ten.) Steenis extract from the Staphylococcus aureus ATCC 25923 biofilm. Method: Laboratory experimental research using the biofilm assay method uses 96 well-plates to determine the inhibition of Anredera cordifolia (Ten.) Steenis extract at a concentration of 50%, 25%, 12.5%, 6.25%, and 3.125%, 0.2% Chlorhexidine as positive control, and BHI Broth as negative control. Incubated for 1 hour, 6 hours and 24 hours. Optical Density results are read using a microplate reader with a wavelength of 595 nm. Result: In the normality test with Shapiro-Wilk, the data were normally distributed (p> 0.05). Continuing the one-way ANOVA test and the Post-Hoc LSD test showed that the data had a significant difference (p <0.05) between extract concentrations and negative controls. Conclusion: All concentrations of Anredera cordifolia (Ten.) Steenis extract (50%, 25%, 12.5%, 6.25%, and 3.125%) can inhibit S. aureus ATCC 25923 biofilms at 6 hours and 24 hours incubation. However, at 1 hour incubation only 6.25% concentration was proven to inhibit the S. aureus ATCC 25923 biofilm.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?