DETAIL KOLEKSI

Kajian pemakaian bahan bakar alat supporting system pada temporary stockpile bucket wheel excavator system di Muara Tiga Besar Utara PT Bukit Asam Tbk.


Oleh : Irvan Ramadhan

Info Katalog

Nomor Panggil : 726/TT/2020

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Hermanto Saliman

Pembimbing 2 : Sulistyah

Subyek : Fuel consumption

Kata Kunci : support tools, fuel usage, working hours, not constant, fuel ratio, tool allocation, swabakar


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STP_073001300106_Halaman-Judul.pdf 1301.39
2. 2020_TA_STP_073001300106_Pengesahan.pdf 550.86
3. 2020_TA_STP_073001300106_Bab-1_Pendahuluan.pdf 545.49
4. 2020_TA_STP_073001300106_Bab-2_Tinjauan-Literatur.pdf 1456.51
5. 2020_TA_STP_073001300106_Bab-3_Kerangka-Konsep.pdf 697.06
6. 2020_TA_STP_073001300106_Bab-4_Metode.pdf 1773.17
7. 2020_TA_STP_073001300106_Bab-5_Kesimpulan.pdf 497.46
8. 2020_TA_STP_073001300106_Daftar-Pustaka.pdf 675.48
9. 2020_TA_STP_073001300106_Lampiran.pdf 1446.66

P Pada temporary stockpile Muara Tiga Besar Utara PTBA menyediakan dua paket alat SPPH 7063-1 dan SPPH 5592. Fungsi alat pada kedua paket tersebut terdiri atas tiga fungsi, yaitu perapihan batubara masuk (bulldozer PIM-02, bulldozer PIM-04, dan excavator LMT-67), penanganan losses batubara dibawah belt conveyor (Wheel Loader PIM-01 dan BOBCAT PIM-03), dan membantu kinerja alat support lain serta kinerja satuan kerja lain (excavator PIM-05 dan PIM-06). Kebutuhan bahan bakar dan jam kerja alat support tidak tetap perhari. Kebutuhan bahan bakar dan jam kerja yang tidak tetap mengakibatkan fuel consumption alat support tergolong tinggi (high). Penyebab kebutuhan bahan bakar dan jam kerja ketujuh alat support menjadi tidak tetap dapat diketahui dengan menggunakan perhitungan fuel ratio. Hasil korelasi antara tanggal kenaikan nilai fuel ratio yang melebihi standar fuel ratio bulan April 2018 dengan laporan pemakaian alat, akan diketahui penyebab kebutuhan bahan bakar dan jam kerja alat support menjadi tidak tetap. Pada bulan April 2018 kenaikan nilai fuel ratio terjadi pada tanggal 1, 2, 9, 10, 12, 19, 21, 27, 28, 29, dan 30 April 2018 dengan standar fuel ratio sebesar 0,072 lt/ton. Penyebab kenaikan nilai fuel ratio adalah kemampuan operator kurang optimal saat batubara banyaknya batubara yang masuk dan keluar melebihi target perhari pada temporary stockpile. Pada bulan April 2018 fuel ratio tertinggi terjadi pada tanggal 12 April 2018 dengan fuel ratio sebesar 0,145 lt/ton, fuel ratio terendah terjadi pada tanggal 24 April 2018 dengan fuel ratio sebesar 0,050 lt/ton.

I In the temporary stockpile, Muara Tiga Besar Utara PTBA provided two SPPH 7063-1 and SPPH 5592 tool packages. 67), handling coal losses under conveyor belts (Wheel Loader PIM-01 and BOBCAT PIM-03), and assisting the performance of other support tools and the performance of other work units (PIM-05 and PIM-06 excavators). Fuel requirements and support tool working hours are not fixed per day. Needs of fuel and work hours are not fixed resulting in fuel consumption support tools classified as high (high). The cause of the need for fuel and working hours of the seven support tools is not fixed can be determined by using the fuel ratio calculation. The results of the correlation between the date of the increase in the value of the fuel ratio that exceeds the standard fuel ratio in April 2018 with a report on the use of the tool, will find out the cause of fuel needs and working hours of support tools to be not fixed. In April 2018 the increase in the value of the fuel ratio occurred on 1, 2, 9, 10, 12, 19, 21, 27, 28, 29, and 30 April 2018 with a fuel ratio of 0.072 lt / ton. The reason for the increase in the value of the fuel ratio is the operator's ability to be less optimal when the amount of coal entering and leaving exceeds the target per day in the temporary stockpile. In April 2018 the highest fuel ratio occurred on April 12, 2018 with a fuel ratio of 0.145 lt / ton, the lowest fuel ratio occurred on April 24, 2018 with a fuel ratio of 0.050 lt / ton.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?