DETAIL KOLEKSI

Hubungan pria perokok dengan kadar kolesterol total darah karyawan PT. Hutama Prima


Oleh : Dimas Arya Pradana

Info Katalog

Nomor Panggil : 613.85/PRA/h

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Triseno Dirasutisna

Subyek : Smokers;Employees - Cholesterol

Kata Kunci : male, smokers, cholesterol


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_SKD_03011078_Halaman-judul.pdf 3439.84
2. 2015_TA_SKD_03011078_Pengesahan.pdf 797
3. 2015_TA_SKD_03011078_Bab-1_Pendahuluan.pdf 2175.53
4. 2015_TA_SKD_03011078_Bab-2_Tinjauan-literatur.pdf 5031.35
5. 2015_TA_SKD_03011078_Bab-3_Kerangka-konsep.pdf 995.19
6. 2015_TA_SKD_03011078_Bab-4_Metode.pdf 1950.88
7. 2015_TA_SKD_03011078_Bab-5_Hasil.pdf 1147.7
8. 2015_TA_SKD_03011078_Bab-6_Pembahasan.pdf 1289.2
9. 2015_TA_SKD_03011078_Bab-7_Kesimpulan.pdf 751.38
10. 2015_TA_SKD_03011078_Daftar-pustaka.pdf 1698.18
11. 2015_TA_SKD_03011078_Lampiran.pdf 3443.56

M Menurut data Kemenkes pada tahun 2010, lebih dari sepertiga populasi (34,7 %) dengan usia diatas 15 tahun adalah perokok. Rokok juga dapat merangsang beberapa macam penyakit, terutama bila dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, seperti kanker paru-paru, penyakit jantung koroner, dan stroke.Penelitian di Jakarta pada 1988 menunjukkan bahwa kadar rerata kolesterol total pada wanita adalah 206.6 mg/dl dan pria 199,8 mg/dl, tahun 1993 meningkat menjadi 213,0 mg/dl pada wanita dan 204,8 mg/dl pada pria. Dari data ini dapat dilihat bahwa peningkatan kadar rata-rata kolesterol total, baik pada pria dan wanita, mengindikasikan bahwa akan semakin besar faktor risiko terkena berbagai penyakit. Mengetahui hubungan derajat merokok dengan kadar kolesterol darah total. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini bersifat retrospektif dengan memanfaatkan data dari kuesioner dengan sampel di PT. Hutama Prima.Jumlah responden yang terkumpul sebanyak 89 orang dimana analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan P<0,05. Analisis diolah dengan program SPSS 21.0. Perokok ringan lebih banyak dari perokok sedang-berat dan penderita dislipidemia lebih banyak dari yang normal. Tidak terdapat hubungan antara perokok pria dengan derajat kolesterol darah total (p = 0,915). Tidak terdapat hubungan bermakna antara derajat merokok dengan kadar kolesterol darah total karyawan PT. Hutama Prima.

A According to data from the Ministry of Health in 2010, morethan a third of the population (34.7%) withage above 15 years are smokers. Cigarettes also can stimulate some kinds of diseases, especially when consumed inthe long term, such aslung cancer, coronary heart disease, and stroke. Research in Jakarta in 1988 showed that the average total cholesterol levels in women was 206.6 mg/dl and men 199.8 mg/dl, 1993 increased to213.0 mg/ dl in women and 204.8 mg/dl in men. From this data it can be seen that the increase in the average levels of total cholesterol in both men and women indicated that the greater the risk factors for various diseases. To knows relationship between level of smoking and total blood cholesterol level. This study is an observational-analytic study with cross-sectional design. This is a retrospective study in which data are collected from. Total respondents are 100 people. Univariate and bivariate analysis are done using Chi-square test at a significance level P<0.05. Data are analyzed by using SPSS for Windows version 21.0. Mild smokers are more than mid and heavy smokers and dyslipidemia are more than normal. There was no relationship between male smokers with total blood cholesterol levels (p = 0.915). There was no correlation between level of smoking with total blood cholesterol levels of employees of PT. Hutama Prima.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?