DETAIL KOLEKSI

Analisis lingkungan pengendapan hubungannya terhadap kualitas batubara pada daerah Bungur Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan


Oleh : Jessyka Anggita Fitriyani

Info Katalog

Nomor Panggil : 1115/TG/2019

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Denny Suwanda Djohor

Subyek : Coal - Quality control;Environmental - Analysis

Kata Kunci : coal, maceral, depositional environment, proximate, delta plain


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TA_GL_072001500061_HALAMAN-JUDUL.pdf 5776.47
2. 2019_TA_GL_072001500061_BAB-1.pdf 1340.84
3. 2019_TA_GL_072001500061_BAB-2.pdf 7516.16
4. 2019_TA_GL_072001500061_BAB-3.pdf 1453.36
5. 2019_TA_GL_072001500061_BAB-4.pdf 11030.07
6. 2019_TA_GL_072001500061_BAB-5.pdf 1220.16
7. 2019_TA_GL_072001500061_DAFTAR-PUSTAKA.pdf 1331.36
8. 2019_TA_GL_072001500061_LAMPIRAN.pdf 3237.73

B Batubara sampai saat ini masih diperlukan sebagai bahan baku Industri di Indonesia. Dimana Indonesia memiliki sumberdaya energi batubara yang melimpah. Oleh karena itu diperlukan eksplorasi lapangan batubara baru guna memenuhi kebutuhan batubara yang semakin meningkat. Karakteristik batubara dan kualitas batubara akan berbeda pada tiap daerah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, yaitu karena adanya perbedaan asal tumbuhan pembentuk batubara, lingkungan pengendapan batubara, pengaruh struktur geologi suatu daerah, iklim dan juga geotektonik. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui asal tumbuhan pembentuk batubara, mengetahui lingkungan pengendapan dan kualitas batubara. Metode yang digunakan adalah observasi singkapan batubara di lapangan, pengambilan sampel, pengujian laboratorium, analisis hasil laboratorium dan penyusunan laporan. Pengujian laboratorium terbagi atas dua ; analisis maseral untuk mengetahui lingkungan pengendapan, dan analisis proksimat untuk mengetahui kualitas batubara. Penelitian dilakukan pada Daerah Bungur, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. Daerah penelitian termasuk kedalam Cekungan Barito, Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilaksanakan pada Formasi Warukin yang tersusun atas lapisan batubara serta batulempung dan batupasir. Dari hasil penelitian berdasarkan pengamatan singkapan, uji maseral dan uji proksimat, maka lingkungan pengendapan batubara pada daerah penelitian terbagi atas dua lingkungan pengendapan, yaitu lingkungan Upper Delta Plain dan Transisional Lower Delta Plain. Sementara kualitas batubara pada daerah penelitian berjenis Lignite A.

C Currently Coal is still needed as raw material for industry in Indonesia. While Indonesia has abundant coal energy resources. Exploration of coal field recently badly and needed to meet the needs of an ever increasing coal. Coal characteristics and coal quality will be different in each region. This can be caused by a variety of factors like differences in the origin of plants forming coal, the coal depositional environment, the influence of the geological structure of a region, climate and also geotectonics. The purpose of this study was to determine the origin of plants forming coal, knowing the depositional environment and the quality of coal. The method used is the coal outcrops in the field observation, sampling, laboratory testing, analysis of the results of laboratory and drafting the report.Laboratory testing is divided into two; analysis of maceral to know the environment of deposition, and proximate analysis to find out the quality of coal. Research conducted in Bungur District, Tapin Regency, South Kalimantan. The area contains the Barito Basin research, South Kalimantan. This research was carried out in the Warukin Formation which is composed of coal seams and claystone and sandstone. .From the results of research based on observation of outcrops, maceral test and proximate test, then coal deposition environment on the area of research is divided into two environments of deposition, i.e., the environment of the Upper Delta Plain and transisional Lower Delta Plain. While the quality of coal on the area of research is divided into Linite A.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?