DETAIL KOLEKSI

Uji kinerja bioreaktor lekat diam terendam bermedia bambu terhadap proses nitrifikasi pada pengolahan air buangan domestik


Oleh : Asro Dewita

Info Katalog

Penerbit : FALTL - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 1998

Pembimbing 1 : Ir. Ratnaningsih, MTL

Pembimbing 2 : Ir. Samuel Patisenda, MSc

Subyek : Wastewater treatment;Sewage disposal

Kata Kunci : pollutant, ammonia, bioreactor


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 1998_TA_STL_08291007_Halaman-Judul.pdf 1419.71
2. 1998_TA_STL_08291007_Bab-1.pdf 738.86
3. 1998_TA_STL_08291007_Bab-2.pdf 1226.79
4. 1998_TA_STL_08291007_Bab-3.pdf 884.11
5. 1998_TA_STL_08291007_Bab-4.pdf 2571.01
6. 1998_TA_STL_08291007_Bab-5.pdf 614
7. 1998_TA_STL_08291007_Daftar-Pustaka.pdf 624.12
8. 1998_TA_STL_08291007_Lampiran.pdf 2415.5

S Sisa metabolisme tubuh, deterjen bekas cucian, sisa makanan dan lain-lain apabila dibuang secara langsung ke dalam badan air akan menimbulkan dampak negatif, seperti pedangkalan saluran dan menimbulkan pencemaran badan sungai karena konsentrasi zat yang terlalu besar sehingga tidak mengolah sendiri.Salah satu zat pencemar yang terdapat dalam air buangan yaitu senyawa nitrogen dalam bentuk ammonia; nitrit dan nitrat. Kehadiran senyawa nitrogen dalam air dapat menyebabkan keracunan pada bayi. Nitrif dan nitrat bersama phosphat dan karbon organik dapat menimbulkan alga dalam sungai sehingga dalam perairan proses fotosintesa menjadi terhambat. Senyawa ammonia dalam perairan dapat menyebabkan penurunan kelarutan oksigen dalam sungai dan bersifat toksit pada kehidupan biota air.Agar badan air tidak tercemar dari air buangan domestik maka hendaknya sungai diberi perlindungan yaitu air buangan diolah dahulu sebelum dibuang ke badan air.Salah satu jerus pengolahan air buangan yaitu dengan menggunakan bioraktor lekat diam terendam bermedia bambu untuk menurunkan senyawa senyawa tersebut. Bioreaktor ini merupakan salah satu jenis pengolahan biologis secara aerobik yang memanfaatkan mikroorganisme tumbuh dan melekat pada media bambu.Kondisi operasional yang dilakukan dalam penelitian ini dengan memvariasikan waktu tinggal hidrolis, Tujuannya untuk mengetahui kemampuan bioreaktor dalam menguraikan senyawa nitrogen dalam proses nitrifikasi.Hasil yang diperoleh menunjukkan efisiensi proses nitrifikasi pada bioreaktor ini sebesar 32-62 %. Makin Iama waktu tinggal hidrolis diharapkan efisiensi nitrifikasi semakin baik.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?