DETAIL KOLEKSI

Perbedaan patologis antara dilantin hiperplasia gingivitis dengan fibromatosis gingiva herediter (studi pustaka)


Oleh : Tizara Nivico Agustha

Info Katalog

Nomor Panggil : 616.07 TIZ p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2007

Pembimbing 1 : drg. Janti Sudiono, MDSc.

Subyek : Dentistry - Anatomical pathology

Kata Kunci : gingivitis dilantin, hereditary gingivitis, clinical feature, histopatology feature


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2007_TA_KG_04004201_Halaman-Judul.pdf 3070.73
2. 2007_TA_KG_04004201_Bab-1.pdf 1292.35
3. 2007_TA_KG_04004201_Bab-2.pdf 8934.48
4. 2007_TA_KG_04004201_Bab-3.pdf 2531.85
5. 2007_TA_KG_04004201_Bab-4.pdf 1545.93
6. 2007_TA_KG_04004201_Daftar-Pustaka.pdf 1283.56

G Gingiva yang mengalami hiperplasia menimbulkan perubahan bentuk dan ukuran pada gingiva. Peningkatan serat kolagen jaringan ikat dan epitel menimbulkan pembesaran gingiva. Penyakit yang menyebabkan hiperplasia gingiva yaitu dilantin hiperplasia gingivitis dan fibromatosis gingiva herediter. Dilantin gingivitis merupakan kelainan yang disebabkan oleh karena efek obat yang dikonsumsi penderita epilepsi. Ada pula kondisi penyakit lain yang hampir serupa namun penyakit ini dipengaruhi oleh faktor genetik dalam suatu keluarga, yang lebih dikenal dengan nama fibromatosis gingiva herediter atau gingivitis herediter. Keduanya memberikan gambaran yang mirip. Pembesaran yang hampir serupa inilah yang harus diketahui lebih lanjut oleh dokter gigi untuk menentukan diagnosa pasti yang tepat. Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan klinis dan histopatologi secara cermat. Penatalaksanaan terhadap kedua penyakit ini secara umum dilakukan dengan menjaga kebersihan mulut secara baik, profilaksi dental yang rutin, untuk kasus yang berat diperlukan gingivoplasti dan gingivektomi, dan pencabutan gigi dapat dilakukan sebagai usaha terakhir jika perawatan sebelumnya gagal.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?