DETAIL KOLEKSI

Analisis penyebaran unsur mineral logam dalam aliran air tanah di daerah Tugu-Selatan dan sekitarnya, Jakarta Utara


Oleh : Mochamad Khadafi

Info Katalog

Nomor Panggil : 495/TG/2014

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Abdurrachman Assegaf

Subyek : Metal scraps;Minerals - natural resources

Kata Kunci : water quality, well-logging, drilling, metal element


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_GL_TA_07206030_7.pdf 5002
2. 2014_GL_TA_07206030_6.pdf 297.49
3. 2014_GL_TA_07206030_5.pdf 3200.11
4. 2014_GL_TA_07206030_4.pdf 723.61
5. 2014_GL_TA_07206030_3.pdf 811.09
6. 2014_GL_TA_07206030_2.pdf 371.9
7. 2014_GL_TA_07206030_1.pdf 707.61

B Berdasarkan korelasi atas interpretasi data pemboran dan data sumur gali untuk mengetahui sebaran akifer di daerah Tugu-Selatan, Jakarta Utara. Penyebaran akifer di daerah penelitian berarah utara-selatan dengan ketebalan akifer semakin ke arah selatan relatif semakin menebal. Dari hasil pemboran dan survei sumur gali sampai dengan kedalaman 12 (duabelas) meter terdiri atas lempung dengan sisipan pasir di bagian tengah, serta tanah urukan di bagian teratas. Ketinggian muka airtanah pada daerah penelitian berkisar antara 0,3 hingga 2m, dml, dengan aliran airtanah mengalir ke arah baratlaut. Penelitian ini difokuskan terhadap penyebaran unsur logam pada airtanah yang dapat dilihat dari geologi regional, aliran muka airtanah, analisis kimiawi dan analisis kualitas airtanah. Penyebaran tersebut berupa unsur Mangan (Mn), Timbal (Pb), Besi (Fe), dan Seng (Zn) yang melebihi ambang batas standar baku mutu (Permenkes RI No.492/2010). Sumber pencemaran tersebut diperkirakan dapat berasal dari aktivitas masyarakat, material akifernya ataupun hasil aktivitas industri. Diperkirakan sumber pencemarnya berasal dari bagian timur dan bagian barat. Berdasarkan hasil kualitas airtanah pada S01-S04 kandungan mineral logam melebihi dari standar baku mutu (Permenkes RI No.492/2010) yang diperbolehkan, sedangkan kandungan mangannya tidak melebihi standart baku mutu (Permenkes RI No.492/2010). Perbandingan antara penelitian LPPM-ITB (2004), penelitian Perdanawati (2008) dan penelitian ini dapat menunjukkan bahwa kandungan mineral logam mengalami peningkatan. Kemungkinan ini disebabkan oleh pencemaran logam atau mineral-mineral dari kandungan litologi di daerah studi ataupun aktifitas industry disekitarnya.

B Based on correlation between drilling data interpretation and well-logging data to find out aquifer spreading in South Tugu, North Jakarta. Aquifer spreading in research area has orientation direction North-south and aquifer thickness is relatively thicker to south. From well-logging data and well survey until 12 meters depth consist of clay with sand inset in middle position, and soil on top position. Ground water level on research area is around 0.3 — 2 meters from datum with flow direction to Northwest. This research is focused to metal elements spreading on ground water which can be seen from Regional Geology, ground waters flow direction, chemical analysis, and Ground water Quality analysis. The metal element are Manganese (Mn), Lead (Pb), Iron (Fe), and Zinc (Zn) which surpass the standard quality Threshold (Permenkes RI No. 492/2010). The contamination source is estimated comes from civil acticity, the aquifers material, or industry activity. The source is estimated comes from East and West area. Based on Ground water quality result at S01-SO4, the metal mineral quantities are surpass Standard quality threshold (Permenkes RI No. 492/2010) which has been permitted. While the Manganese quantity doesn't surpass the Standard Quality Threshold (Permenkes RI No. 492/2010). The comparison between LPPM-ITB research (2004), Perdanawatis research (2008), and this research can shows that the metal mineral content is showing an enchancement. This can be estimated by metal contaminaton or minerals from lithology on research area or industry activity around research area.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?