DETAIL KOLEKSI

Analisa fatigue untuk optimasi BHA sumur horizontal di lapangan Mandau


Oleh : Lenno Veda

Info Katalog

Nomor Panggil : 2178/TP/2014

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : Abdul Hamid

Subyek : Drilling (technique);Drilling wells

Kata Kunci : bottom hole assembly, dog leg severity, fatigue analysis, horizontal well


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TA_TM_07109138_8.pdf 470.28
2. 2014_TA_TM_07109138_7.pdf 388.99
3. 2014_TA_TM_07109138_6.pdf 241.9
4. 2014_TA_TM_07109138_5.pdf 392.88
5. 2014_TA_TM_07109138_4.pdf 677.18
6. 2014_TA_TM_07109138_3.pdf 790.3
7. 2014_TA_TM_07109138_2.pdf 289.2
8. 2014_TA_TM_07109138_1.pdf 620.27

P Pada pemboran berarah, baik directional maupun horizontal, sering sekali menemui permasalahan berupa putusnya sambungan BHA (Bottom Hole Assembly) pada bagian yang akan dibelokkan. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut dapat terjadi, mulai dari koneksi antar BHA yang terlalu kaku, adanya vibrasi hingga adanya pertambahan Dog Leg Severity (DLS). Hal tersebut dapat mengurangi waktu pakai dari BHA tersebut dan rangkaian tersebut lebih cepat mengalami fatigue (lelah). Maka dari itu penting bagi seorang engineer untuk menganalisa BHA sebelum memulai operasi pemboran agar kita dapat mengoptimalkan masa penggunaannya sehingga dapat digunakan untuk mengebor banyak sumur secara ekonomis dan lebih efisien. Dari hasil analisa dan perhitungan untuk mengoptimasi masa penggunaan BHA pada sumur T-66 dan T-28 didapatkan hasil untuk sumur T-66 didapatkan masa penggunaan optimum untuk konfigurasi lama Surface BHA adalah 3 sumur dan dengan konfigurasi BHA baru sebesar 5 sumur. Untuk Intermediate BHA-nya yaitu sebesar 5 sumur. Pada sumur T-28, untuk Surface BHA didapatkan umur optimum masa penggunaan konfigurasi lama sebesar 10 sumur, sedangkan masa penggunaan konfigurasi barunya sebesar 17 sumur. Untuk Intermediate BHA sebesar 21 sumur.

I In directional drilling , directional and horizontal well , often encounter problems such as breaking the connection BHA ( Bottom Hole Assembly ) on the part to be deflected . Many factors that cause it can happen , from the connection between the BHA is too stiff , the presence of vibrations to the presence of accretion Dog Leg Severity ( DLS ) . This can reduce the life time of the BHA and the circuit faster experience fatigue ( fatigue ) . Thus it is important for an engineer to analyze the BHA before starting drilling operations so that we can optimize the future use so that it can be used to drill more wells and more economically efficient . From the analysis and calculation to optimize the use of BHA on well past the T - 66 and T - 28 the results obtained for wells T - 66 got past the optimum use for the old configuration Surface BHA is 3 wells and the new BHA configuration by 5 wells . For his Intermediate BHA is equal to 5 wells . At T - 28 wells , for Surface BHA obtained optimum age for a long period of use of 10 well configuration , whereas the duration of the new configuration of 17 wells . For Intermediate BHA for 21 wells .

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?