DETAIL KOLEKSI

Usulan penerapan metode failure mode and effect analysis (FMEA) dan sistem pakar untuk mengidentifikasi kegagalan proses produksi pada produk Grille Radiator Grand New Kijang Innova di PT.Sugity Creative


Oleh : Luthfiansyah Fauzan

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Dedy Sugiarto

Pembimbing 2 : Drs Johson Saragih,M.Sc

Subyek : Industrial management;Production engineering;Research methods;Marketing;Market research.

Kata Kunci : FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), RPN (Risk Priority Number), Sistem Pakar


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2012_TA_TI_06307086_Judul.pdf 1680.58
2. 2012_TA_TI_06307086_Abstrak.pdf 1231.28
3. 2012_TA_TI_06307086_Daftar-isi.pdf 3297.11
4. 2012_TA_TI_06307086_Bab1.pdf 2496.82
5. 2012_TA_TI_06307086_Bab2.pdf 8246.54
6. 2012_TA_TI_06307086_Bab3.pdf 2567.77
7. 2012_TA_TI_06307086_Bab6.pdf 1205.82
8. 2012_TA_TI_06307086_Daftar-Pustaka.pdf 836.48
9. 2012_TA_TI_06307086_Lampiran.pdf 8608.21

P PT. Sugity Creatives adalah perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur komponen plastik otomotif yang memproduksi grille radiator, moulding hood, bumper, door trim, dll. Dalam melakukan produksinya perusahaan menerapkan system perpaduan make to order dan make to stock. Setelah dilakukan pengamatan, diketahui masalah utama yang dihadapi perusahaan adalah kegagalan yang terjadi pada setiap proses pada bagian produksi painting yang menyebabkan turunnya kualitas dari hasil pada produk tersebut serta target produksi yang tidak tercapai. Hal ini terlihat darnpalcnya pada produk grille radiator Grand New Kijang Innova, dimana total persentase cacat pada proses produksi adalah 25,01%. Perusahaan berkeinginan mencari solusi dalam mengatasi masalah tersebut, untuk itu grille radiator Grand New Kijang ititiova ittithjadi foktis pdiidlitiati. Untuk membantu perusahaan dalam mengidentifikasi kegagalan pada proses produksi grille radiator digunakan metode Failure Mode and Effect Analysis untuk dapat RPN terbesar dan upaya penanggulangan yang dilaktikaii pada proses produksi. Metode ini juga akan menganalisa faktor penyebab dan efek yang ditimbulkan dari kegagalan yang terjadi pada proses produksi. Penanganan masalah akan diprioritaskan sesuai dengan nilai RPN terbesar yaitu 405 yang terdapat pada proses flash off. Setelah semua diidentifikasi, maka diperlukan rancangan sistem pakar (Expert System) yang membantu mempermudah dalam mengetahui masalah yang terjadi dari kepakaran yang telah dikumpulkan. Expert System ini juga memberikan suatu dokumentasi ke perusahaan agar kepakaran yang dimiliki saat ini tidak hilang sampai kapan pun, sehingga perusahaan dapat semakin berkembang dan pengambilan keputusan pun akan semakin cepat dan tepat bila mengalami suatu masalah dalam suatu proses produksi.

P PT. SugityCreatives is a company engaged in manufacturing automotive plastic components that produce the radiator grille, molding hood, bumpers, door trim, etc. In its production the company implements the mixing of the make to order and make to stock systems. After make observation, obtained that the main problem has faced by the company was the failures that occurs in each process of the production of painting that led to a decline in the quality of the product and unreached production targets. This impact appears on the radiator grille products of Grand New Kijanginnova, where the total percentage of defects in the production process awas25.O1%. The company wants to find a solution to overcome this problem, the radiator grille of the Grand New Kijanglnnova becomes the focus of study. To help the Company in identifying the failure of the radiator grille on the production process was used Failure Mode and Effect Analysis method. This method also will analyze the causes and effects of failures in the production process. The handling problems will be prioritized adeOfdirig to highest RPN Value. After all identified, it is necessary to design an expert system that facilitates in knowing the problems that occur from the expertise that has been gathered. Expert System also provides documentation for the company in order that current owned expertise does not go away anytime soon, so the company can grow and will to fasten in making appropriate decision when experiencing a problem in a production process.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?