DETAIL KOLEKSI

Desain alat pembuat jamu untuk rumah tangga


Oleh : Muhammad Ichsan Permana

Info Katalog

Nomor Panggil : 0004/DP/2015

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : W.A.Werdina

Pembimbing 2 : Awang E.N. Rizali

Subyek : Product design;Herbs - Equipment and supplies

Kata Kunci : tool design, herbal medicine maker, household


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2015_TA_DP_09111108_Halaman-judul.pdf 172.6
2. 2015_TA_DP_09111108_Bab-1.pdf 95.29

I Indonesia sebagai negara tropis yang memiliki sekitar 2 juta jenis tumbuhan dengan spesies endemik yang berbeda – beda di setiap penjurunya, berikut dengan penduduknya yang sangat beragam, jumlah suku bangsa di Indonesia berdasarkan data BPS 2010 mencapai angka1.340, hal – hal inilah yang membuat Indonesia menjadi sangat beragam, dari segi sosial maupun hasil alamnya. Kebudayaan didefinisikan sebagai buah pikiran manusia, dalam bentuk kelompok maupun individual, disetiap daerahnya masyarakat Indonesia memiliki kebudayaannya masing– masing, salah satu hasil pemikiran nya adalah pengobatan tradisional yang dibuat dari hasil alam yang ada di sekitar masyarakatnya itu sendiri, dan diolah dengan cara – cara yang juga berbeda di setiap daerahnya, masyarakat Jawa - Bali memiliki metode pembuatan produk medikasiyang dikenal dengan nama jamu, terbuat dari berbagai macam tumbuh –tumbuhan yang sering ditemui di daerah nya masing – masing, sesungguhnya di daerah selain jawa pengobatan tradisional yang dibuatdari berbagai macam tumbuhan juga bisa ditemui. Sekitar 500 hingga 600 tahun lalu seorang pemahat yang ikut berkontribusi pada pembangunan candi borobudur merekam sebuah kegiatan meramu obat – obatan yang biasa dilakukan oleh masyarakat didaerah dan waktu nya dulu, yang kini sudah akrab disebut dengan jamu, cara membuatnya yang perlahan dan penggunaan bahan – bahan yang alami menghasilkan pengobatan dengan kualitas terbaik, yang sampai sekarang masih sering digunakan bahkan menjadi salah satu kebudayaan dari Indonesia yang diakui dan juga dinikmati dunia. Kini masyarakat di Indonesia bertumbuh pesat jumlahnya, khususnya di Ibukota jakarta, populasi yang padat diiringi dengan pola dan gaya hidup yang serba instan membuat kualitas kesehatan masyrakatnya terbilang buruk, produk– produk farmaka yang tersedia di pasaran pun memiliki efek samping yang bisa berdampak buruk, belum lagi industri nya yang terkadang kurang bertanggung jawab dan limbahnya yang tidak bersahabat dengan lingkungan.

I Indonesia as a tropical country has about 2 million species of plants with different endemic species - different in each corners, following with a very diverse population, the number of tribes in Indonesia based on BPS 2010 reached angka1.340, this - this is what makes Indonesia to be very diverse, in terms of social and natural results. Culture is defined as the fruit of the human mind, in the form of a group or individually, each region has a culture of Indonesian people each, one of the results of his thinking is traditional medicine made from natural products that are around the community itself, and processed in a way - the way which is also different in each region, the Java community - Bali has medikasiyang product manufacturing method known as herbal medicine, made from a wide range of growing -tumbuhan frequently encountered in her area each - each, in fact in the area other than the Javanese traditional medicine which is made of various kinds of plants can also be found. About 500 to 600 years ago a sculptor who contributed to the construction of the temple of Borobudur record an activity concocting drugs - drugs commonly done by the community area and the time of her first, which is now familiarly known with herbs, how to make it slow and use of materials - materials which naturally results in the treatment of the highest quality, which is still often used even became one of the culture of Indonesia recognized and enjoyed by the world. Now people in Indonesia to grow rapidly in number, especially in the capital Jakarta, accompanied by a dense population patterns and lifestyle almost instantaneous create masyrakatnya health quality is fairly bad, farmaka the products available on the market also has side effects that can be devastating, yet again its industry that are sometimes irresponsible and wastes that are not friendly to the environment.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?