DETAIL KOLEKSI

Studi laboratorium pengaruh temperatur tinggi terhadap sifat-sifat rheologi lumpur padatan rendah (low solid mud)


Oleh : Nicolas Christian Parlindungan

Info Katalog

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2016

Pembimbing 1 : Bayu Satyawira

Pembimbing 2 : Cahaya Rosyidan

Subyek : Type of drilling mud;Drilling mud functions

Kata Kunci : drilling mud, rheological properties, density


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2016_TA_TM_07111375_Halaman-judul.pdf 2801.74
2. 2016_TA_TM_07111375_Bab-1.pdf 525.33
3. 2016_TA_TM_07111375_Bab-2.pdf 912.84
4. 2016_TA_TM_07111375_Bab-3.pdf 34171.36
5. 2016_TA_TM_07111375_Bab-4.pdf 2460.1
6. 2016_TA_TM_07111375_Bab-5.pdf 548.12
7. 2016_TA_TM_07111375_Bab-6.pdf 537.05
8. 2016_TA_TM_07111375_Daftar-pustaka.pdf 598.08
9. 2016_TA_TM_07111375_Lampiran.pdf 2320.95

L Lumpur pemboran merupakan bagian yang sangat penting di dalam suatukegiatanpemboran. Pemboran dapat berjalan dengan lancar, aman, dan ekonomis sangat dipengaruhi oleh kondisi dan sistem lumpur pemboran yang digunakan. Kondisi yang dimaksud adalah bagaimana sifat-sifat rheologi lumpur tersebut. Terdapat beberapa jenis lumpur pemboran yang digunakan pada operasi pemboran minyak bumi dan gas bumi, seperti lumpur berbahan dasar air (water base mud) dan lumpur berbahan dasar minyak (oil base mud). Dari segikeekonomisan, lumpur berbahan dasar air lebih sering digunakan dalam prosespemboran. Dalam tugas akhir ini, dilakukan penelitian laboratorium pengaruhtemperatur tinggi terhadap sifat-sifat rheologi lumpur padatan rendah (low solidmud). Bahan yang digunakan adalah air tawar (fresh water), Bentonite, Soda Ash, Caustic Soda, Ben-ex, CMC-LV, CMC-HV, Resinex, dan Barite. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan dua komposisi lumpur yaitu lumpur A dan lumpur B, dengan masing-masing komposisi dilakukan penambahan barite sebanyak 0gr, 20gr, 40gr, dan 60gr. Dari hasil penelitian laboratorium didapat bahwa semakin tinggitemperatur maka sifat fisik lumpur pemboran seperti densitas, viskositas, Plastic Viscosity, Yield Point, Dial Reading 600 RPM, Dial Reading 300 RPM, dan Gel Strength akan menurun. Tidak semua sifat fisik lumpur pemboran mengalami penurunan, hal ini terjadi pada beberapa aspek sifat fisik lumpur pemboran lainnya, yaitu terjadi peningkatan nilai pada water loss, mud cake, dan pH. Dari hasil penelitian laboratorium maka dipilih lumpur B2 dengan komposisi barite 40gr, karena lumpur tersebut adalah lumpur yang masuk dari spesifikasi yang ada dalam standarisasi penelitian.

D Drilling mud is the most important part in drilling activity. Drilling couldwork fluently, save, and economical on fluence by system and condition ofdrilling mud. It means the chracteristic of the mud rheology. There are some kind of drilling mud that can be use on oil and gas drilling operation, such as water base mud and oil base mud. In terms of economical, water base mud is usually use in drilling process. In this thesis, conducted laboratory research of the influence of high temperature with the rheological properties of the low solid mud. Materials used are Fresh Water, Bentonite, Ash Soda, Caustic Soda, Ben-ex, CMC-LV, CMCHV, Resinex, and barite. In this research, conducted two comparasion composition of drilling mud, there is mud A and mud B, with each composition get barite replenishment as much as 0gr, 20gr, 40gr, and 60gr.From the result of laboratory research found that the higher the temperature, the drilling mud physical properties like density, viscosity, plastic viscosity, yield point, dial reading 600 RPM, dial reading 300 RPM, and gel strenght decrease. But not all the physical properties decreased, it happens insome aspects of physical properties of drilling mud that is an increase in the value of water loss, mud cake and pH. From the results of laboratory research, then selected mud B2 with the composition of 40gr barite. It’s because the mud is coming from the existing spesification in the standarization of research

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?