DETAIL KOLEKSI

Perhitungan beban pendingin maksimum dan simulasi CFD perubahan kecepatan aliran udara keluar evaporator terhadap distribusi suhu ruang laboratorium komputer gedung Pusdiklat XYZ


Oleh : Bagus Satrio Hutomo

Info Katalog

Penerbit : FTI - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2020

Pembimbing 1 : Rosyida Permatasari

Subyek : Air conditioning

Kata Kunci : room temperature, air conditioner, air flow pattern, temperature distribution, computer laboratoty r


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2020_TA_STM_061001800549_Halaman-Judul.pdf 805.55
2. 2020_TA_STM_061001800549_Lembar-Pengesahan.pdf 1978.31
3. 2020_TA_STM_061001800549_Bab-1_Pendahuluan.pdf 434.08
4. 2020_TA_STM_061001800549_Bab-2_Tinjauan-Pustaka.pdf 856.55
5. 2020_TA_STM_061001800549_Bab-3_Metodologi-Penelitian.pdf 705.05
6. 2020_TA_STM_061001800549_Bab-4_Analisis-dan-Pembahasan.pdf 1350.85
7. 2020_TA_STM_061001800549_Bab-5_Kesimpulan.pdf 293.19
8. 2020_TA_STM_061001800549_Daftar-Pustaka.pdf 245.33
9. 2020_TA_STM_061001800549_Lampiran.pdf 565.07

T Temperatur ruang yang ideal akan menciptakan kenyamanan dalam proses belajar dan mengajar. Dengan meningkatnya temperatur udara luar akibat perubahan iklim, maka diperlukan suatu alat pendingin ruangan guna mencapai temperatur ruang ideal dalam proses belajar dan mengajar. Alat pengkondisi udara merupakan suatu alat pendingin ruangan yang diperlukan untuk mengatur temperatur dan kelembaban udara di dalam sebuah ruangan. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui beban pendingin suatu ruangan serta mensimulasikan aliran udara dari alat pengkondisi udara sehingga dapat diketahuinya pola aliran udara serta distribusi temperatur udara di dalam ruang laboratorium komputer. Computational Fluid Dynamic (CFD) merupakan metode simulasi yang digunakan dengan menggunakan aplikasi ANSYS. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil yang didapat ruang laboratorium komputer yang meiliki ukuran panjang 12 m, lebar 12 m, chamfer 3,93 m dan tinggi 3 m memiliki jumlah beban kalor sebesar 19779,9 Watt atau setara dengan 67491,8 Btu/jam, sehingga diperlukan 4 buah alat pengkondisi udara dengan kapasitas pendingin sebesar 18800 Btu/jam. Pola aliran udara yang dihasilkan oleh alat pengkondisi udara relatif sama antara variabel kecepatan udara 2,5 m/s dan 3 m/s. Dimana udara akan bergerak lurus sesuai dengan bentuk outlet dari alat pengkondisi udara dan kemudian mengalami penurunan kecepatan di jarak tertentu serta terjadi perubahan arah aliran udara yang dikarenakan terkena properti ruangan (meja, kursi, komputer dan dinding) dan akhirnya menyebar ke seluruh ruangan. Nilai rata-rata temperatur dalam ruang laboratorium komputer untuk variabel kecepatan udara 2,5 m/s adalah 297,042 K atau 24°C. Sedangkan pada variabel kecepatan udara 3 m/s adalah 296,926 K atau 23°C.

I Ideal room temperature will create comfort in the learning and teaching process. With the increase in outside air temperatures due to climate change, we need air conditioner to reach the ideal room temperature in the learning and teaching process. An air conditioner is a machine that is needed to regulate the temperature and humidity of the air in a room. The purpose of this study was to determine the cooling load of a room and simulate the flow of air from an air conditioner so that air flow patterns and temperature distribution in a computer laboratory room can be known. Computational Fluid Dynamic (CFD) is a simulation method used by using the ANSYS application. Based on research conducted, the results obtained by a computer laboratory room that was a length of 12 m, width 12 m, chamfer 3,93 m and height 3 m has a total heat of 19779,9 Watt or 67491,8 Btu/hour, so 4 pieces of air conditioner with a cooling load capacity of 18800 Btu/hour are needed. The air flow pattern produced by the air conditioner is relatively the same between variable air velocity 2,5 m/s and 3 m/s. Where the air will move straight in accordance with the outlet from of the air conditioner and then experience a decrease in speed at certain distance and a change in the direction of air flow due to exposure to room properties (tables, chairs, computers and walls) and eventually spread throughout the room. The average temperature in a computer laboratory room for variable air velocity of 2,5 m/s is 297,042 K or 24°C. Whereas the variable air velocity of 3 m/s is 296,926 K or 23°C

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?