DETAIL KOLEKSI

Hubungan obesitas dan migrain pada orang dewasa


Oleh : Tiara Larasati Jaya Putri

Info Katalog

Nomor Panggil : S 1061

Penerbit : FK - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Ronny Yoesyanto Pragono

Subyek : Obesity;Migraine

Kata Kunci : obesity, migraine


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TA_KD_03013191_halaman-judul.pdf 1329.72
2. 2017_TA_KD_03013191_bab-1-pendahuluan.pdf 622.67
3. 2017_TA_KD_03013191_bab-2-tinjauan-literatur.pdf 798.14
4. 2017_TA_KD_03013191_bab-3-kerangka-konsep.pdf 738.11
5. 2017_TA_KD_03013191_bab-4-metode.pdf 834.81
6. 2017_TA_KD_03013191_bab-5-hasil.pdf 707.56
7. 2017_TA_KD_03013191_bab-6-pembahasan.pdf 677.84
8. 2017_TA_KD_03013191_bab-7-kesimpulan.pdf 615.12
9. 2017_TA_KD_03013191_daftar-pustaka.pdf 745.3
10. 2017_TA_KD_03013191_Lampiran.pdf 2095.72

S Seiring berjalannya waktu, prevalensi migrain terus meningkat. Diketahui dari 50% orang di dunia yang mengalami sakit kepala, dapat diperkirakan 30% nya menderita migrain. Migrain merupakan suatu penyakit yang multifaktorial. Salah satu faktor yang diketahui mempengaruhi kejadian migrain adalah obesitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan obesitas dan migrain. Penelitian menggunakan studi observasional dengan pendekatan cross sectional yang mengikutsertakan 110 peserta di Balai Besar Kimia dan Kemasan Jakarta. Data dikumpulkan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner migrain yang disesuaikan dengan kriteria diagnosis migrain dan pengukuran tinggi badan dan berat badan menggunakan microtoise dan timbangan serta kuesioner PSS-10. Variabel yang diteliti adalah usia, jenis kelamin, tingkat stres, obesitas dan migrain. Analisis data menggunakan uji Chi-square dan diolah dengan program SPSS for Windows dengan tingkat kemaknaan yang digunakan besarnya 0.05. Hasil analisis antara obesitas dan migrain berdasarkan uji Chi-Square menunjukkan tidak adanya hubungan yang bermakna (p = 0.533). Penelitian ini menunjukkan tidak adanya hubungan obesitas dan migrain pada orang dewasa.

O Over time, the prevalence of migraines continues to increase. It is known that from 50% of people in the world who experience headaches, it can be estimated that 30% suffer from migraine. Migraine is a multifactorial disease. One factor that is known to affect the incidence of migraine is obesity. This study was conducted to determine the relationship of obesity and migraine. The study used an observational study with a cross sectional approach involving 110 participants at the Jakarta Center for Chemistry and Packaging. Data were collected by interview using a migraine questionnaire that was adjusted to the criteria for migraine diagnosis and height and weight measurements using microtoise and scales and the PSS-10 questionnaire. The variables studied were age, gender, stress level, obesity and migraine. Data analysis using Chi-square test and processed with SPSS for Windows program with the significance level used is 0.05. The results of the analysis between obesity and migraine based on the Chi-Square test showed no significant relationship (p = 0.533). This study shows no association between obesity and migraine in adults.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?