DETAIL KOLEKSI

Mitigasi sebelum bencana gerakan tanah terjadi (studi kasus : kelurahan Baranangsiang, kecamatan Bogor Timur, kota Bogor provinsi Jawa Barat


Oleh : Oktoriza

Info Katalog

Nomor Panggil : 960/TG/2018

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Abdurrachman Assegaf

Pembimbing 2 : Aditya Utama

Subyek : Mitigation

Kata Kunci : land movement, landslide, natural disaster, mitigation


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_GL_072.11.089_Halaman-Judul.pdf 4047.97
2. 2018_TA_GL_072.11.089_Bab-1.pdf 887.67
3. 2018_TA_GL_072.11.089_Bab-2.pdf 1615.41
4. 2018_TA_GL_072.11.089_Bab-3.pdf 720.77
5. 2018_TA_GL_072.11.089_Bab-4.pdf 3601.78
6. 2018_TA_GL_072.11.089_Bab-5.pdf 607.57
7. 2018_TA_GL_072.11.089_-Daftar-Pustaka.pdf 773.28
8. 2018_TA_GL_072.11.089_Lampiran.pdf 1442.68

P Penelitian ini dilakuan di daerah Baranangsiang dan sekitarnya, KecamatanBogor Timur, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode Modifikasi Indeks Storie. Hasil penelitian ini, mencakup aspek geologi,berupa geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi dan peta geologi, peta tata guna lahan, peta kemiringan lereng, peta curah hujan serta peta zonasi gerakan tanah. Berdasarkan geomorfologi di daerah penelitian, satuan geomorfologi dibagi 3 yaitu: satuan geomorfologi perbukitan berelief halus, berelief sedang dan berelief kasar. Sedangkan berdasarkan konsep stratigrafi, daerah penelitian mempunyai 2 formasi yang dikelompokkan berdasarkan genetik dan litologi penyusunnya, dari tua ke muda yaitu: daerah penelitian terletak pada endapan permukaan Kipas Alluvium satuan ini terutama lanau, batu pasir, kerikil, kerakal dari batuan gunungapi Kuarter yang diendapkan kembali sebagai Kipas Alluvium (Qav) dan Batuan Gunungapi Pangrango endapan lebih tua, lahar dan lava, basal andesit oligoklas –andesine, labradorit olivine, piroksen dan hornblende (Qvpo). Struktur Geologi daerah penelitian tidak berkembang atau hanya terdapat struktur-struktur minor seperti kekar geologi karena kondisi daerah penelitian yang medannya lapuk diakibatkan curah hujan yang sangat tinggi. Upaya mitigasi sebelum bencana gerakan tanah sangat penting dilakukan untuk meminimalkan dampak yang terjadi. Saat ini, dikembangkan metode “Pemetaan Bahaya Gerakan Tanah berbasis Partisipasi Masyarakat”, dimana dengan adanya peta bahaya longsor masyarakat dapat mengetahui zona aman dan zona terancam bahaya sehingga mereka dapat selalu berupaya untuk memelihara lingkungan, pemanfaatan wilayah sekaligus tetap meminimalkan potensi kejadian longsor. Kesimpulannya,mitigasi sebelum bencana seperti pemantauan menggunakan program pemetaan berbasis partisipasi masyarakat dan berbagai usaha pencegahan penting dilakukan untuk meminimalkan dampak bencana yang terjadi. Sebaiknya, permukiman penduduk berlokasi di daerah yang aman dan sedang, serta dibutuhkan partisipasi masyarakat menggunakan peta kebencanaan.

T This research took place in the area of Baranangsiang and surrounding areas, East Bogor sub-district, Bogor City, West Java Province. This study using the Storie Index Modification method. The result of this study including geological aspects, such as geomorphology, stratigraphy, geological structure and geological map, land use map, slope map, rainfall map and soil movenment zonation map. Based on geomorphology unit is divided into 3: geomorphology units of smoooth – grained hills, medium and rough.while based on stratigraphy concept, the study area has 2 formations that are grouped by genetic and lithologic compilers, from old to young: the research area is located on the surface sediment Alluvium fan this unit is mainly silt, precipicated volcanic rocks back as Fan Alluvium (Qav) and Pangrango Vocano, rocks older sediments, lava and lava, basal andesite oligoklas – andesin, labradorit olivine, piroksen andhornblende (Qvpo). The geological structure of the research area is not developedor there are only minor structures such as geological stock because the conditionof the research area is weathered due to very high rainfall. Mitigation effortsprior to land movenment disasters are essential to minimaze the impact.Currently, a “Land Based Mitigation Hazard Based Community Participation” is developed, with the landslide hazard map of the community being able to identify safe zones and threatened zones so that they can always strive to preserve the environment, utilize the area while still minimizing the potential for landslide events. In conclusion, pre-disaster mitigation such as monitoring using community-based mapping program and prevention effords is important to minimize the impact of disasters. Instead, the settlement is located in a safe and moderate area, and the need for community particpation using disaster maps.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?