DETAIL KOLEKSI


Efek Hambatan Bromelain Isolat Ananas Comosus Terhadap Pertumbuhan Enterococcus Faecalis

3.0


Oleh : Dewi Liliany

Info Katalog

Kategori Koleksi (ComboBox) :

Nomor Panggil : 333

Pengarang Pertama : Dewi Liliany

Subyek : Medicinal plants;herbs - therapeutic use;dentistry

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Erni Erfan

Pembimbing 2 : Melanie S. Djamil

Kata Kunci : isolat Ananas comosus, bromelain, enterococcus faecalis


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 2015_TS_KG_Efek-Hambatan-Bromelain_1.pdf 2807 (KB)
2. 2015_TS_KG_Efek-Hambatan-Bromelain_2.pdf 982.7 (KB)
3. 2015_TS_KG_Efek-Hambatan-Bromelain_3.pdf 3135.3 (KB)
4. 2015_TS_KG_Efek-Hambatan-Bromelain_4.pdf 767.24 (KB)
5. 2015_TS_KG_Efek-Hambatan-Bromelain_5.pdf 2713.92 (KB)
6. 2015_TS_KG_Efek-Hambatan-Bromelain_6.pdf 2134.76 (KB)
7. 2015_TS_KG_Efek-Hambatan-Bromelain_7.pdf 2461.2 (KB)
8. 2015_TS_KG_Efek-Hambatan-Bromelain_8.pdf 5692.59 (KB)

T Tujuan: mengetahui karakteristik bromelain isolat Ananas comosus dan mengevaluasi adanya efek hambatan terhadap pertumbuhan Enterococcus faecalis. Metode: Bonggol nanas dikeringkan dan diekstraksi dengan air selarna 24 jam menggunakan metode maserasi. Setelah itu, dilakukan metode purifikasi dengan fraksinasi amonium sulfat, dialisis, kromatografi penukar ion, Sodium Dodecyl Sulphate - Polyacrylamide Gel Electrophoresis (SDS-PAGE) dan zimogram. Untuk mengetahui efek hambatan terhadap Enterococcus faecalis digunakan metode difusi. Nilai aktivitas spesifik bromelain setelah proses fraksinasi amonium sulfat, dialisis dan kromatografi penukar ion adalah 44,79 U/mg; 81,96 U/mg dart 344,64 U/mg dengan nilai fold setelah proses fraksinasi amonium sulfat, dialisis dan kromatografi penukar ion adalah 9,40; 17,21 dan 72,40. Hasil identifikasi SDS-PAGE menunjukkan berat molekul bromelain pada 33 kDa dan zimogram membuktikan adanya zlna bening akibat degradasi enzim protease pada 19,2 kDa dan 34,1 kDa. Hasil ANOVA 2 jalan terhadap Enterococcus faecalis terlihat kelompok antara konsentrasi dan kelompok antara waktu ada perbedaan bermakna (F:566,41 p< 0,000) dan (F:8,27 p< 0,001) sedangkan tid terdapat interaksi antara kelompok konsentrasi dengan kelompok waktu (F:8,27 p<0,596). Kesimpulan: Nilai aktivitas spesifik bromelain isolat Ananas comosus lebih besar dibandingkan crude ekstrak dan mempunyai kemampuan menghambat pertumbuhan E.faecalis pada konsentrasi 12,5%

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?