DETAIL KOLEKSI


Evaluasi Efektifitas Kinerja Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Citanggulun Kabupaten Kuningan


Oleh : Agus Subagja

Info Katalog

Kategori Koleksi (ComboBox) :

Nomor Panggil :

Pengarang Pertama : Agus Subagja

Subyek : Irrigation citanggulun;Regional;Performance assessment

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2015

Pembimbing 1 : Jane Sekarsari

Pembimbing 2 :

Kata Kunci : Irrigation citanggulun, declining performance, irrigation system


File Repositori
No. Nama File Ukuran Status
1. 151111702-HALAMAN-JUDUL.pdf 603.21 (KB)
2. 151111702-BAB-I.pdf 233.55 (KB)
3. 151111702-BAB-II.pdf 353.15 (KB)
4. 151111702-BAB-III.pdf 358.53 (KB)
5. 151111702-BAB-IV.pdf 1473.54 (KB)
6. 151111702-DAFTAR-PUSTAKA.pdf 243.6 (KB)
7. 151111702-BAB-V.pdf 140.7 (KB)

B Bendung Citanggulun berada di Desa Maleber Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Kuningan, luas areal Potensial / bebaku 7.126 ha, telah mengalami alih fungsi dan areal yang ada sekarang seluas 6.899 ha, mencakup 9 Desa dan 1 Kecamatan. Tidak optimalnya hasil produktifitas pertanian di Daerah Irigasi Citanggulun merupakan dampak dari tidak optimalnya intensitas tanam, permasalahannya disebabkan oleh menurunnya kinerja jaringan irigasi pada sistem irigasi. Selain itu juga disebabkan kurang seimbangnya antara debit yang tersedia, dengan debit yang dibutuhkan. Kerusakan sarana dan prasarana yang akibatnya pengaturan air irigasi tidak efektif dan efesien, sehingga terjadi penurunan terhadap produktifitas tanam. Metode yang digunakan untuk mengungkap dan sebagai alternatif dalam menyelesaikan dan atau sebagai upaya mendapat solusi terhadap permasalahan sebagaimana diuraikan di atas adalah dengan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-induktif, dimana dalam pemecahan masalahnya menggambarkan subjek dan atau objek penelitian berdasarkan fakta – fakta yang diperoleh selama penelitian dalam kinerja sistem irigasi dan usaha mengemukakan hubungan secara mendalam dari aspek – aspek yang diteliti. Tujuan penelitian ini adalah berupaya mengoptimalkan kembali fungsi sistem dan jaringan irigasi, sehingga diharapkan dapat memaksimalkan intensitas tanam dan pada akhirnya dapat meningkatkan produktifitas pertanian. Hasil dari penelitian ini : Berdasarkan hasil evaluasi dan pembahasan disimpulkan sebagai berikut : (1)Kondisi jaringan irigasi Daerah Irigasi Citanggulun dari tahun 2004 sampai 2013 berfungsi sedang, dengan ditunjukan presentase rata – rata sebesar 61%. (2)Kondisi bangunan irigasi Daerah Irigasi Citanggulun dari tahun 2004 sampai 2013 berfungsi sedang, dengan ditunjukanpresentase rata – rata sebesar 65%. (3)Intensitas Tanam pada Daerah IrigasiCitanggulun dari tahun 2004 – 2013 rata – rata adalah 211,30%. (4)Debit tersedia( 52.697,7 l/detik ) , debit andalan ( 52.697,6 l/detik), debit kebutuhan ( 42.714,7l/detik ). (5)Tenaga pengelola Daerah Irigasi Citanggulun tidak sesuai dengankebutuhan ( SDM yang dibutuhkan kurang dari SDM yang ada ) dimana tenagayang ada 33 orang dan tenaga yang dibutuhkan 48 Orang.

C Citanggulun weir, located in the Village District of Lebakwangi CitanggulunKuningan District, the area of potential / bebaku 7126 ha, has experienced over thefunction and the existing area covering 6,899 hectares, covering 9 villages and 1subdistricts.Not optimal agricultural productivity results in Citanggulun Irrigation Area isthe impact of not optimal cropping intensity, The problems due to declining performanceof declining performance declining in the irrigation system. It also caused less imbalance betweenavailable discharge, the discharge is needed. Damage to facilities and infrastructure as aresult of irrigation water management is ineffective and inefficient, resulting in adecrease of the plant productivity.The method used to reveal and as an alternative or as an effort to settle and geta solution to the problems described above is a qualitative method with descriptiveinductiveapproach, where the solution of the problem and describe the subject or objectof research based on facts - facts obtained during the study the irrigation systemperformance and effort put forward the relationship in depth of aspects - aspects studied. The purpose of research / study is to optimize the function returns the systemand irrigation network, which is expected to maximize the intensity of cropping and canultimately increase agricultural productivity.The results of this study: Based on the analysis and discussion summarized asfollows: (1) The condition of the irrigation network Irrigation Area Citanggulun from2004 through 2013 are functioning, the indicated percentage of the average - average by61%. (2) Condition Citanggulun irrigation irrigation area from 2004 through 2013 arefunctioning, the indicated percentage of the average - average by 65%. (3) The intensityof the Irrigation Area Planted Citanggulun from the 2004-2013 average - average is211.30%. (4) Debit available (52697.7 l / sec), discharge mainstay (52697.6 l / sec),discharge requirements (42714.7 l / sec). (5) Power Irrigation Area managerCitanggulun not in accordance with the requirements (HR takes less than humanresources) in which there are 33 people power and energy needed 48 people.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?