DETAIL KOLEKSI

Pembuatan suffaktan natrium ligno sulfonat (NALS) dari ampas dan aplikasinya untuk peningkatan perolehan minyak


Oleh : Emmy Fatmi Budhya

Info Katalog

Subyek : Application to increase oil earnings;Sodium lignosulfonat surfactants

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2014

Pembimbing 1 : M. Taufiq Fathadin

Pembimbing 2 : Sugiatmo Kasmungin

Kata Kunci : NALS, process centrifuge, experiment


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2014_TS_TM_Pembuatan-Surfaktan-Natrium_Halaman-Judul.pdf 7225.6
2. 2014_TS_TM_Pembuatan-Surfaktan-Natrium_Bab-1.pdf 672
3. 2014_TS_TM_Pembuatan-Surfaktan-Natrium_Bab-2.pdf 885.8
4. 2014_TS_TM_Pembuatan-Surfaktan-Natrium_Bab-3.pdf 1029.58
5. 2014_TS_TM_Pembuatan-Surfaktan-Natrium_Bab-4.pdf 2983.71
6. 2014_TS_TM_Pembuatan-Surfaktan-Natrium_bab-5.pdf 1428.46
7. 2014_TS_TM_Pembuatan-Surfaktan-Natrium_Bab-6.pdf 645
8. 2014_TS_TM_Pembuatan-Surfaktan-Natrium_Daftar-Pustaka.pdf 677.29

I Injeksi surfaktan dapat menurunkan tegangan permukaan minyak fluida supaya perolehan minyak meningkat. Ampas tebu adalah salah satu bahan dasar yang memiliki kandungan lignin yang cukup tinggi, lignin adalah bahan dasar pembuatan Surfaktan Natrium Ligno Sulfonat (NaLS). Berdasarkan hasil percobaan, dari 100 gram ampas tebu ukuran 40 mesh dan 60 mesh diekstraksi dengan bensen + etanol (2 : 1), yang menghasilkan lignin terbanyak adalah pada saat menambahkan NaOH 80% dan 75% dari massa ampas tebu, sebagai zat pengaktivasi lignin/delignifikasi; menghasilkan lignin masing - masing 54,46% dan 16,80% dari massa ampas tebu; Sedangkan dari 100 gram Ampas tebu ukuran 80 mesh, diekstraksi dengan etanol, dengan menambahkan NaOH 50%, menghasilkan lignin 24,88% dari massa ampas tebu. Semua lignin terbanyak dihasilkan dengan proses saring oven. RF total (Efektivitas Pengurasan Total) pada temperatur yang sama, NaLS 1,0% lebih besar dibandingkan dengan RF total pada konsentrasi 0,15%, 0,10% dan 0,05%. Injeksi Surfaktan NaLS dilakukan pada temperatur 300C, 400C, 600C, 700C, dan 800C. RF total minyak optimum terjadi pada injeksi Surfaktan NaLS temperatur 600C. Pada uji FTIR, dari 14 percobaan pembuatan lignin, yaitu 8 percobaan dengan proses saring, oven dan 6 percobaan dengan proses sentrifuga, oven; hanya 2 percobaan yang tidak berhasil, sedangkan 12 percobaan dapat menghasilkan lignin; Dari 8 percobaan pembuatan NaLS, 4 percobaan berhasil dan 4 percobaan lainnya gagal menghasilkan NaLS.

I Injection of surfactants can lower the surface tension of the fluid oil so that the acquisition of oil increase. Bagasse is one of the basic ingredients that have a fairly high lignin content, lignin is the basic substance of making Sodium Lignosulfonate (NaLS) Surfactants. Based on the experiment’s results, from 100 grams of bagasse size 40 mesh and 60 mesh extracted by bensen + ethanol (2:1), that produce lignin the most is when adding 80% of NaOH and 75% bagasse, as a lignin activating substance; produce lignin each 54,46% and 16.80% of the bagasse mass; while from 100 grams of bagasse extracted with ethanol and adding 50% of NaOH, produce lignin 24,88% of bagasse’s mass. All of the mostly gained lignin are generated by the process of straining the oven. Total RF (effectiveness draining total) at the same temperature, NaLS 1% is larger than the total RF gained at the concentration of 0,15%, 0,10%, and 0,05%. Injection of NaLS Surfactants performed at temperature of 30°C, 40°C, 60°C, 70°C, and 80°C. Optimum RF total occurs at the injection oil Surfactants NaLS temperature 60°C. Through the FTIR test, from the 14th trial manufacture of lignin, i.e. 8 experiment with process strain, oven and 6 experiment with process centrifuge, oven; only two trials were not successful, while 12 experiments can produce lignin; from the 8 experiments of making NaLS, 4 experiments succeeded and other 4 experiments failed producing NaLS.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?