DETAIL KOLEKSI

Kajian estetika pada lukisan kaca Cirebon

5.0


Oleh : Wulandari

Info Katalog

Nomor Panggil : 0007/T/2012

Subyek : Glass painting

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2012

Pembimbing 1 : Nanang Rizali

Pembimbing 2 : Diah Asmarandani

Kata Kunci : glass painting, Cirebon, calligraphy, aesthetic


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2012_TS_MDP_191100034_Halaman-Judul.pdf 297.64
2. 2012_TS_MDP_191100034_Bab-1.pdf 250.6
3. 2012_TS_MDP_191100034_Bab-2.pdf 1213.72
4. 2012_TS_MDP_191100034_Bab-3.pdf 151.15
5. 2012_TS_MDP_191100034_Bab-4.pdf 6569.56
6. 2012_TS_MDP_191100034_Bab-5.pdf 114.13
7. 2012_TS_MDP_191100034_Daftar-Pustaka.pdf 119.29

L Lukisan kaca Cirebon merupakan salah satu warisan budaya yang dimiliki Indonesia. Lukisan yang dibuat terbalik dan menggunakan medium kaca ini memang keberadaannya diawal adalah sebagai perlengkapan ibadah warga China yang tinggal di Cirebon, kemudian seiring dengan perkembangannya berubah fungsi menjadi sarana dakwah serta sebagai salah satu roda penggerak perekonomian. Lukisan kaca Cirebon ini merupakan akulturasi dari berbagai budaya, seperti Jawa, Arab dan Cina. Salah satu tema yang menarik dari berbagai macam tema lukisan adalah perpaduan wayang dengan kaligrafi Arab. Perpaduan ini mencerminkan bahwa begitu terbukanya budaya lokal dengan budaya luar.Tema tokoh-tokoh pewayangan banyak digabungkan kedalam kaligrafi Arab pada lukisan kaca Cirebon, dan akhirnya membentuk stilasi, seperti pada tokoh semar. Hal ini terlihat adanya akulturasi antara budaya Cirebon yaitu berupa tokoh Semar dan budaya dari Arab yaitu kaligrafi. Kajian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan multi disiplin.Proses penelitian ini mengungkapkan hal-hal dibalik lukisan kaca Cirebon yang bertemakan kaligrafi Arab dengan menggunakan pendekatan estetika. Dengan pendekatan estetika akan menjabarkan mengenai bahasa rupa, teknik berkarya, nilai kebaruan dan aspek komunikasi. Sedangkan dari sisi filsafat seni, akan diangkat sisi makna simbolik, makna budaya, serta makna religius.

C Cirebon glass painting is one of Indonesia's cultural heritage owned. Paintings made using a medium glass upside down and this is indeed the beginning of its existence as a fixture of worship Chinese citizens who live in Cirebon, then along with the development changed into a means of appealas well as one of the cogs of the economy. Cirebon glass painting is an acculturation of different cultures, such as Javanese, Arabic and Chinese. One theme that is interesting from a wide range of themes is a blend of puppet painting with Arabic calligraphy. This mix reflects the local culture that is so open to foreign cultures. The theme of many puppetcharacters combined into Arabic calligraphy on glass painting Cirebon, and eventually formstilasi, as in figure semar. This looks the acculturation between cultures Cirebon the form Semar and cultural figures of the Arab calligraphy. Qualitative study conducted by a multidisciplinary approach.The process of this study reveal things behind glass painting is themed Cirebon Arabic calligraphy using an aesthetic approach. With this approach will describe the aesthetics of language arts, engineering work, thenovelty and communication aspects. In terms of philosophy of art, will be appointed the symbolic meaning, the meaning of culture, as well as religious meaning

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?