DETAIL KOLEKSI

Analisis karakter matrial dan karakter produk pada pakaian dalam AIRISM dan pakaian dalam bahan katun


Oleh : Ardha Ardea Prisilla

Info Katalog

Nomor Panggil : 0010/T/2017

Subyek : Textile industry;Cotton manufacture

Penerbit : FSRD - Usakti

Kota Terbit : jakarta

Tahun Terbit : 2017

Pembimbing 1 : Yusuf Affendy D

Pembimbing 2 : Yan Yan Sunarya

Kata Kunci : AIRism, character, cotton, innerwear, material


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2017_TS_MDP_191141001_Halaman-Judul.pdf 610.66
2. 2017_TS_MDP_191141001_Bab-1.pdf 641.72
3. 2017_TS_MDP_191141001_Bab-2.pdf 2648.99
4. 2017_TS_MDP_191141001_Bab-3.pdf 352.01
5. 2017_TS_MDP_191141001_Bab-4.pdf 3475.64
6. 2017_TS_MDP_191141001_Bab-5.pdf 206.58
7. 2017_TS_MDP_191141001_Daftar-Pustaka.pdf 113.07
8. 2017_TS_MDP_191141001_Lampiran.pdf 460.87

P Perkembangan teknologi yang terjadi pada industri tekstil memberi pengaruh yang sangat besar pada perkembangan bahan tekstil. Bahan tekstil kini dapat disesuaikan dengan keinginan pasar dan tidak lagi hanya bergantung pada karakter bawaan dari material penyusun bahan tersebut. Elemen-elemen estetis pada bahan tekstil dikembangkan untuk mendapatkan karakter bahan yang sesuai dengan fungsi dan juga desain dari suatu produk tekstil. AIRism merupakan produk dari Uniqlo yang menggunakan bahan tekstil yang telah melalui proses penyesuaian karakteristik sesuai dengan fungsi produk yaitu sebagai pakaian dalam. Bahan katun dikenal sebagai bahan dengan tingkat kenyamanan yang tinggi. Hingga saat ini bahan katun sangat populer digunakan sebagai bahan baku pakaian dan juga pakaian dalam. Strategi pasar yang dilakukan oleh Uniqlo pada pakaian dalam AIRism adalah membandingkan elemen estetis yang terdapat pada AIRism dan bahan katun. Tujuan utama dari hal tersebut adalah memberi informasi bahwa produk AIRism juga menawarkan kenyamanan dan bahkan melebihi kenyamanan bahan katun. Terdapat perbedaan dan persamaan karakter estetis yang membentuk pakaian dalam AIRism dan pakaian dalam bahan katun yang menarik untuk diteliti lebih lanjut. Pengetahuan tentang bahan tekstil akan membuat konsumen lebih sensitif dalam memilih produk pakaian dalam yang akan digunakan. Maka dari itu, metode komparatif dan juga metode eksperimen akan digunakan untuk mengetahui karakter estetis yang berubah, tetap, dan hilang pada produk pakaian dalam AIRism dan pakaian dalam bahan katun.

T Technological development in the textile industry gave an enormous influence on the development of the textile materials. Textile materials can now be adjusted to market demands and no longer simply rely on the innate characteristic of the materials’ origin. The elements of aesthetic on the textile material are developed to get the character of a fabricin accordance with the function and design of a textile product. AIRismis a product of Uniqlo that use textile materials which have gone through the process of adjustment in accordance with the characteristics to fulfill the product functionas inner wear.Cotton is known as a material with a high level of comfort. Until now cotton is very popular and isused as raw material for clothing and inner wear. Market strategy conducted by Uniqlo in its AIRism productsis comparing the aesthetic elements contained in AIRism and cotton. The main purpose of this is to provide information that AIRism product also offers the convenience and comfort even more than cotton. There are differences and similarities of aesthetic characteristicsthat form AIRism innerwear and cotton inne rwear that is interesting for further study.Knowledge of textile materials would make consumers more sensitive in selecting inner wear products that they will use. The comparative methods and experimental methods will be used to determine the aesthetic characteristics that are changed, fixed, and lost in theAIRismand cotton in nerwear.,

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?