DETAIL KOLEKSI

Pengaruh Atribut Pori Terhadap Rock Type Dan Penggunaannya Pada Prediksi Permeabilitas


Oleh : Ghanima Yasmaniar

Info Katalog

Subyek : Petroleum - Geology;Rocks

Penerbit : FTKE - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Ratnayu Sitaresmi

Pembimbing 2 : Suryo Prakoso

Kata Kunci : rock type, permeability, pore attributes, reservoir quality index, flow zone indicator


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TS_TM_Pengaruh-Atribut-Pori_Halaman-Judul.pdf 2017.17
2. 2018_TS_TM_Pengaruh-Atribut-Pori_Bab-1.pdf 732.86
3. 2018_TS_TM_Pengaruh-Atribut-Pori_Bab-2.pdf 1156.46
4. 2018_TS_TM_Pengaruh-Atribut-Pori_Bab-3.pdf 1314.66
5. 2018_TS_TM_Pengaruh-Atribut-Pori_Bab-4.pdf 1820.75
6. 2018_TS_TM_Pengaruh-Atribut-Pori_Bab-5.pdf 742.05
7. 2018_TS_TM_Pengaruh-Atribut-Pori_Daftar-Pustaka.pdf 860.1
8. 2018_TS_TM_Pengaruh-Atribut-Pori_Lampiran.pdf 3434.36

P Permeabilitas merupakan salah satu properti reservoir penting, tetapi sulit untuk diprediksi. Padabeberapa penelitian terdahulu, estimasi permeabilitas dapat dilakukan pada uncored interval denganmenggunakan metode statistik berdasarkan data log. Akan tetapi, penggunaan metode probabilistikmasih memiliki tingkat uncertanity yang tinggi sehingga perlu dibangun persamaan empiris yang dapatmemperlihatkan hubungan antara atribut pori dengan nilai permeabilitas yang akan diprediksi. Padapenelitian ini dipelajari pengaruh atribut pori terhadap rock type sehingga hubungan keduanya dapatditentukan untuk estimasi permeabilitas pada uncored interval. Penelitian ini menggunakan 191sampel core batupasir dari Formasi Cibulakan Atas di Cekungan Jawa Barat Utara. Konseppermeabilitas Kozeny dan pendekatan Mortensen digunakan untuk estimasi atribut pori pada setiapsampel core, antara lain spesific surface area, serta kombinasi shape factor dan tortuosity yangdinyatakan sebagai Konstanta Kozeny (C). Dari hasil penelitian diketahui bahwa atribut pori Fs, τ,dan Sb memiliki pengaruh yang dominan terhadap RQI (Reservoir Quality Index) dan FZI (Flow ZoneIndicator). Penelitian ini memperlihatkan bahwa semakin kompleks pori yang dimiliki maka jarak yangditempuh oleh fluida di reservoir menjadi semakin panjang, yang mengakibatkan indeks kualitasreservoir menjadi lebih rendah dan fluida mengalir lebih lambat. Hubungan antara RQI vs Fsτ2membentuk trend RQI tertentu dengan persamaan single trend yaitu y=7E+15x-22,1dengan R² sebesar0,694 sehingga estimasi RQI pada uncored interval dapat dilakukan secara sederhana karena KonstantaKozeny (C) yang dipakai untuk perhitungan merupakan fungsi dari porositas. Berdasarkan hasilpenelitian juga diketahui bahwa hasil permeabilitas dengan pendekatan yang dikembangkan tidak jauhberbeda dengan data core sehingga pendekatan ini dapat diaplikasikan pada uncored interval danmengurangi nilai uncertainty dari metoda statistik.

P Permeability is one of the important things of reservoir properties, but it isdifficult to be predicted. In some previous studies, permeability can be estimated at uncoredintervals using statistical methods based on log data. However, the probabilistic method still hasa high uncertanity level, therefore it is necessary to build an empirical equation that can showthe relationship between the pore attributes and the predicted permeability. In this thesis, itconducted the study of the effect of pore attributes on rock type, hence the relation of both canbe determined and it is used to estimate permeability at uncored intervals. This research used 191sandstone core samples from Cibulakan Atas Formation in the North West Java Basin. Kozeny’spermeability concept and Mortensen’s approach are used to estimate pore attributes on each coresample, including specific surface area, and combination of shape factor and tortuosity thatexpressed as Kozeny’s constant (C). From this study, it known that the pore attributes of Fs, τ,and Sb have a dominant influence to RQI (Reservoir Quality Index) and FZI (Flow Zone Indicator).This research shows that more complex the pores are, the traveled distance of reservoir fluidsbecomes longer. It leads to a lower reservoir quality index then the fluid will flow more slowly.The relationship between RQI vs Fsτ2 forms a particular RQI trend with the equation of single trendis y=7E+15x-22,1 with R² of 0.694 so that the RQI value on uncored intervals can be simplyestimated because the Kozeny Constant (C) used for calculation is a function of porosity. Based onthe results of this research, it also known that the permeability results from the developedapproach is not much different from the core data, therefore this approach can be applied touncored intervals to reduce the uncertainty value of statistical methods.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?