DETAIL KOLEKSI

Pengaruh Desain Jendela Krepyak Pada Kecepatan Udara Dalam Ruang


Oleh : Harikrisna Ganesha

Info Katalog

Subyek : Windows - Design and construction

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : Agus Budi Purnomo

Kata Kunci : humid tropical, louver window, air veolcity, air circulation


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TS_AR_152151002_Halaman-judul.pdf 1702.58
2. 2019_TS_AR_152151002_Bab-1.pdf 1032.3
3. 2019_TS_AR_152151002_Bab-2.pdf 1552.83
4. 2019_TS_AR_152151002_Bab-3.pdf 2175.13
5. 2019_TS_AR_152151002_Bab-4.pdf 4423.42
6. 2019_TS_AR_152151002_Bab-5.pdf 784.65
7. 2019_TS_AR_152151002_Daftar-pustaka.pdf 387.16

S Sebagai negara tropis sistem ventlasi sudah lama diterapkan di Indonesia, hal inidapat dilihat dari desain ventilasi pada bangunan tradisional di Indonesia.Memasukkan angin dengan secara terus menerus ke dalam ruang sebagai prosespergantian udara dapat mempersejuk dan memberikan kenyamanan udara yang adapada dalam ruangan. Selain itu dengan adanya pergerakan udara yang langsungmenyentuh kulit kita, dapat membantu proses evaporasi pada keringat, dibandingkandengan daerah yang beriklim dingin dan beriklim subtropis, kenyamana termal padaiklim tropis lembab mempunyai tolak ukur yang berbeda, yaitu dengan adanya faktorkeringat. Sehingga tingkat kebasahan kulit karena keringat dapat menjadi salah satutolak ukur dalam menetukan kenyamanan termal. Pada kondisi iklim tropis lembab,desain bukaan jendela krepyak digunakan untuk dapat menangkal radiasi sertamengalirnya sirkulasi udara pada sebuah ruangan. Penelitian ini dilakukan untukmelihat hubungan antara variabel desain jendela krepyak terhadap kecepatan udaradalam ruang. Terdapat 8 variabel desain jendela krepyak, yaitu sudut bilah, lebarbilah, tebal bilah, jarak antara bilah, bentuk bilah, arah bilah, posisi bilah, dan bidangpada jendela. Variabel terikat berdasarkan objek penelitian dipengaruhi oleh variabeldesain yaitu kecepatan udara dalam ruang. Terdapat 3 variabel terikat yaitu maksimalkecepatan pada tampak denah, maksimal kecepatan pada tampak potongan ruangan,dan kecepatan rata-rata. Objek penelitian ini adalah jendela krepyak pada sebuahruangan berukuran 3x3x3 meter. Terdapat 120 sample desain jendela krepyak dengankecepatan udara yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa tebal pada bilahbilahjendela krepyak mempengaruhi sirkulasi udara dalam ruang daripada variabeldesain yang lainnya.

A As a tropical country the ventilation system has long been applied in Indonesia, thiscan be seen from the ventilation design of traditional buildings in Indonesia.Inserting the wind continuously into the room as a process of changing the air cancool and provide air comfort in the room. In addition, with the presence of airmovement that directly touches our skin, can help the process of evaporation insweat, compared to areas with cold climates and subtropical climates, thermalcomfort in humid tropical climates has different benchmarks, namely the presence ofsweat factors. So that the level of wetness due to sweat can be one of the benchmarksin determining thermal comfort. In humid tropical climate conditions, the design ofthe louver window openings is used to be able to ward off radiation and the flow ofair circulation in a room. This research was conducted to look at the relationshipbetween the window window design variables to the air velocity in space. There are 8louver window design variables, namely the angle of the blades, the width of theblades, the thickness of the blades, the distance between the blades, the shape of theblades, the direction of the blades, the position of the blades, and the fields on thewindow. The dependent variable based on the object of research is influenced bydesign variables, namely the velocity of air in space. There are 3 dependentvariables, namely the maximum speed on the floor plan, the maximum speed at theappearance of the pieces, and the average speed. The object of this research is thewindow louver in a room measuring 3x3x3 meters. There are 120 sample windowblinds with different air speeds. The results of the study show that thickness in theblinds of window blades affects air circulation in space rather than other designvariables.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?