DETAIL KOLEKSI

Perbedaan pengisiam semen saluran akar mineral trioxide aggregate dan bioceramic dengan dua jenis gutta-percha terhadap kebocoran apikal (penelitian ekspiremental laboratoris (in vitro))


Oleh : Christian Eka Pramudita

Info Katalog

Pembimbing 3 : Dr. drg. Didi Nugroho, M.Sc.

Nomor Panggil : 617.634.2 CHR p

Subyek : Conservative dentistry;Dental restoration

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2019

Pembimbing 1 : drg. Bernard Ongki Iskandar, Sp.KG(K)

Pembimbing 2 : drg. Wiena Widyastuti, Sp.KG(K)

Kata Kunci : bioceramic, sealers, apical leakage, MTA


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2019_TS_KG_114417001_Halaman-Judul.pdf 1537.97
2. 2019_TS_KG_114417001_Bab-1.pdf 687.91
3. 2019_TS_KG_114417001_Bab-2.pdf 850.6
4. 2019_TS_KG_114417001_Bab-3.pdf 683.4
5. 2019_TS_KG_114417001_Bab-4.pdf 9130.34
6. 2019_TS_KG_114417001_Bab-5.pdf 700.55
7. 2019_TS_KG_114417001_Bab-6.pdf 689.51
8. 2019_TS_KG_114417001_Bab-7.pdf 677.05
9. 2019_TS_KG_114417001_Daftar-Pustaka.pdf 670.51
10. 2019_TS_KG_114417001_Lampiran.pdf 9280.06

L Latar belakang: Mineral trioxide aggregate (MTA) merupakan bahan yang sering digunakan dalam perawatan endodontik dan mulai digunakan sebagai bahan semen saluran akar. Salah satu pengembangan MTA sebagai semen saluran akar adalah bioceramic. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan kebocoran sepertiga apikal semen saluran akar bioceramic dan MTA terhadap gutta-percha (GP) coated bioceramic dan konvensional. Bahan dan Metode: 40 gigi premolar bawah dipotong pada bagian mahkota hingga didapatkan panjang 14mm. Seluruh sampel diacak dan dikelompokkan dalam 4 kelompok, kelompok bioceramic dengan GP coated bioceramic, bioceramic dengan GP konvensional, MTA dengan GP coated bioceramic dan MTA dengan GP konvensional. Seluruh sampel disimpan dalam inkubator dan di berikan nail varnish dan disisakan 1mm di ujung apeksnya. Seluruh sampel direndam dalam cairan methylene blue selama 72 jam dan dilakukan prosedur pembeningan gigi kemudian diamati pada stereomikroskop untuk melihat penetrasi bahan pewarna. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil: Terdapat perbedaan kebocoran apikal yang bermakna antara kelompok semen saluran akar bioceramic dan MTA serta GP coated bioceramic dan konvensional (p < 0.05). Kesimpulan: semen saluran akar bioceramic memiliki keunggulan dalam mencegah kebocoran sepertiga apikal saluran akar dibandingkan semen saluran akar MTA. Penggunaan GP coated bioceramic menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan GP konvensional namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan menandakan semen saluran akar lebih berperan dalam pencegahan kebocoran.

B Background: Mineral trioxide aggregate (MTA) is most used material in endodontic practice and recently this material used for endodontic sealer. Bioceramic is the new developed material from MTA. Purpose: This research purpose is to determine the apical leakage difference between bioceramic and MTA sealers with bioceramic coated gutta-percha (GP) and conventional GP. Meterials and Method: 40 mandibula premolar was cut corronally until the sample had 14mm working length. All samples was randomized and grouped into 4 groups, bioceramic sealres with bioceramic coated GP, bioceramic sealer with conventional GP, MTA sealer with bioceramic coated GP and MTA sealer. All sampels was stored in incubator and applied nail varnish in all root surface except 1mm at the apex. All sampels soaked in methylene blue for 72 hours and diaphanization procedure was applied. Stereo microscope was used to measure the penetration of the methylene blue. All data were analysis with ANOVA test Result: There were significant differences in apical leakege between bioceramic and MTA sealer. (p < 0.05). Conclusion: bioceramic sealer had advantage to prevent apical leakage compared to MTA. The usage of GP with bioceramic coated showed better result compared to conventional GP but no significant differences means sealer are more important to prevent apical leakage.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?