DETAIL KOLEKSI

Evaluasi parameter friksi pada tanah tersementasi di Jakarta berdasarkan hasil uji beban pada fondasi tiang bor


Oleh : Annisa Dwi Avisha

Info Katalog

Penerbit : FTSP - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2018

Pembimbing 1 : Hendro Yassin

Pembimbing 2 : Aksan Kawanda

Subyek : Bored pile;Instrumented load test

Kata Kunci : loading tes, instrumented load test, unit skin friction, cemented soil


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2018_TA_TS_05114012_Halaman-judul.pdf 1383.03
2. 2018_TA_TS_051001300083_Bab-1.pdf 260.3
3. 2018_TA_TS_05114012_Bab-2.pdf 2473.83
4. 2018_TA_TS_05114012_Bab-3.pdf 829.92
5. 2018_TA_TS_05114012_Bab-4.pdf 2812.01
6. 2018_TA_TS_05114012_Bab-5.pdf 667.38
7. 2018_TA_TS_05114012_Daftar-pustaka.pdf 930.93

F Fondasi tiang bor adalah suatu konstruksi pada bagian dasar struktur bangunan yangberfungsi meneruskan beban dari bagian atas struktur bangunan ke lapisan tanah yang berada di bawahnya. Daya dukung fondasi tiang bor dipengaruhi oleh daya dukung ujung tiang dan daya dukung selimut tiang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa nilai tahanan selimut tiang bor pada tanah tersementasi di Jakarta berdasarkan uji beban tiang yang terinstrumentasi dengan Vibrating Wire Strain Gauge (VWSG). Dari analisis hasil uji beban terinstrumentasi didapatkan kurva transfer beban dan kurva penurunan. Berdasarkan hasil uji pembebanan didapatkan besar persen penurunan tiang keadaan awal (recovery of test pile) sebesar 78% pada tiang TP-1 dan 83% pada tiang TP-2, hal ini menunjukkan bahwa kapasitas tiang didominasi tahanan selimutnya. Berdasarkan hasil uji instrumentasi pada tanah tersementasi yang telah termobilisasi penuh, diperoleh nilai tahanan selimut satuan yang lebih besar pada kisaran 52,3 t/m2 jika dibandingkanterhadap metode Reese & Wright (1977). Dari grafik hubungan nilai tahanan selimut dengan NSPT, berdasarkan penelitian didapatkan persamaan untuk menghitung nilai tahanan selimut pada tanah tersementasi, yaitu : qs = 0,7248 N + 1,6682 (t/m2) untuk 30 ≥ NSPT ≥ 50 dan qs = 38 t/m2 untuk NSPT > 50.

B Bored pile is a sub-structure to transmit the load from upper structure to the underlyinglayer of soil. Bored pile capacity is a function of its end bearing and shaft friction capacity. The purpose of this study is to analyze bored pile ultimate shaft friction on Jakarta cemented soil based on instrumented pile load test unit Vibrating Wire Strain Gauge (VWSG). Based on the analysis, we achieved the load transfer curves and load settlement curves. It also showed that pile settlement recovery ranged between 78% - 83% which means its ultimate capacity primarly borned by its shaft friction. Based on the result of the instrumentation test on the fully mobilized cemented soil, a larger unit skin friction value was obtained in value of 52.3 t/m2 compared to Reese & Wright method (1977). Its shown from the graph of relation unit skin friction with N-SPT,a new formula to calculate the value of unit skin friction on the cemented soil is presented as : qs = 0.7248 N + 1.6682 (t/m2) for 30 ≥ NSPT ≥ 50 and qs = 38 t/m2 for NSPT > 50.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?