DETAIL KOLEKSI

Preparasi saluran akar bengkok dengan teknik crown down menggunakan jarum nickel titanium (studi pustaka)


Oleh : Edward Makmur

Info Katalog

Nomor Panggil : 617.6342 EDW p

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2008

Pembimbing 1 : drg. H. M. Bernard O. Iskandar, Sp. KG.

Pembimbing 2 : drg. Didiek Andris, Sp. KG.

Subyek : Dentistry - Conservative dentistry;Dentistry - Crown down

Kata Kunci : preparation of bent root canal, crown down, NiTi files.


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2008_TA_KG_04005063_Halaman-Judul.pdf 809.52

P Perawatan endodontik terdiri dari tiga tahap yaitu preparasi saluran akar, sterilisasi saluran akar, dan pengisian saluran akar. Preparasi saluran akar meliputi pembersihan dan pembentukan. Tahap ini merupakan tahap yang penting di dalam perawatan endodontik maka dari itu untuk mencapai kesempurnaan dalam mempreparasi bentuk saluran akar telah dikembangkan beberapa metode seperti teknik step back, balanced force, preparasi ultrasonic, preparasi sonic, double flared, dan crown down. Teknik step back dapat membentuk saluran akar yang corong dan kecil kemungkinannya untuk terjadi perforasi dibanding metode yang lain. Akan tetapi, pada teknik step back, jarum seringkali susah untuk menembus kedalam saluran akar karena kurangnya ruang antara dinding saluran akar dan instrumen. Ini menyebabkan gerakan instrumen jadi tersendat. jarum mudah patah dan terdorongnya debris ke arah apikal sewaktu irigasi. Banyak metode lain telah dikembangkan untuk menyempurnakan kekurangan dari teknik step down dan diantaranya adalah teknik crown down. Berbeda dengan teknik step back, teknik crown down dapat mencegah komplikasi-komplikasi tersebut karena dapat membentuk askes masuk jarum yang lebih besar. Disamping itu, teknik ini tidak mendorong debris ke apeks karena dapat membuang debris sebelum instrumen masuk ke regio apikal. Dalam dekade terakhir ini dapat terlihat pesatnya perkembangan dalam bidang endodontik, tidak hanya dalam kesempurnaan teknik tapi juga dalam efesiensi alat seperti jarum NiTi.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?