DETAIL KOLEKSI

Hubungan antara motivasi dengan disiplin diri terhadap kesehatan gigi dan mulut : penelitian ini dilakukan pada siswa-siswi SMA Labschool Jakarta (laporan penelitian)


Oleh : Devi Winida Riyadhini

Info Katalog

Nomor Panggil : 150 DEV h

Penerbit : FKG - Usakti

Kota Terbit : Jakarta

Tahun Terbit : 2009

Pembimbing 1 : Prof. Dr. drg. Tritana Ghondoyoewono, M. Psi, Ph.D.

Subyek : Dentistry - Psychology;Dentistry - Dental and oral health

Kata Kunci : motivation, self discipline, adolescent, dental and oral health


File Repositori
No. Nama File Ukuran (KB) Status
1. 2009_TA_KG_04005050_Halaman-Judul.pdf 3803.73
2. 2009_TA_KG_04005050_Bab-1.pdf 1297.71
3. 2009_TA_KG_04005050_Bab-2.pdf 10194.53
4. 2009_TA_KG_04005050_Bab-3.pdf 1175.15
5. 2009_TA_KG_04005050_Bab-4.pdf 1907.27
6. 2009_TA_KG_04005050_Bab-5.pdf 4515.77
7. 2009_TA_KG_04005050_Bab-6.pdf 2230.06
8. 2009_TA_KG_04005050_Bab-7.pdf 841.59
9. 2009_TA_KG_04005050_Daftar-Pustaka.pdf 1643.13
10. 2009_TA_KG_04005050_Lampiran.pdf 5074.55

M Motivasi merupakan dorongan atau penggerak dalam melakukan suatu tindakan. Seseorang yang memiliki motivasi yang tinggi tentang kesehatan gigi dan mulut cenderung memiliki disiplin diri yang kuat untuk merawat kesehatan gigi dan mulutnya. Dan semua hal diatas dapat terjadi pada remaja. Penelitian ini dilakukan pada siswa-siswi SMA Labschool Jakarta. Kuesioner yang disebarkan berisi 53 pertanyaan tentang motivasi dan 46 pernyataan tentang disiplin diri. Uji| validitas dan reliabilitas pada motivasi dilakukan pada kuesioner pertama pada 30 orang dengan 53 pertanyaan. Sedangkan uji validitas dan reliabilitas pada disiplin diri dilakukan pada kuesioner pertama pada 30 orang dengan 46 pernyataan. Berdasarkan uji validitas untuk motivasi, dari 53 butir pernyataan terdapat 18 butir yang tidak valid dan 35 pernyataan yang valid. Sedangkan uji reliabilitas didapatkan nilai alpha(α) = 0,853 yang menunjukan bahwa kuesioner tersebut tergolong handal. Uji validitas untuk disiplin diri, dari 46 butir pernyataan terdapat 16 butir yang tidak valid dan 30 pernyataan yang valid. Sedangkan uji reliabilitas disiplin diri didapatkan pilai alpha(α) = 0,806 yang menunjukan bahwa kuesioner tersebut tergolong handal. Uji analisa dilakukan pada hasil kuesioner yang kedua menggunakan uji korelasi Pearson pada 180 responden dengan 35 pertanyaan motivasi dan 30 pernyataan disiplin diri. Berdasarkan uji tersebut ternyata didapat hubungan yang positif antara motivasi dan disiplin diri, dengan nilai korelasi Pearson = 0,246.

Bagaimana Anda menilai Koleksi ini ?